Kelebihan dan Kekurangan Unit Link Dibandingkan Term Life

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan unit link jika dibandingkan dengan asuransi jiwa berjangka murni tanpa unsur investasi (term life).

,

Kelebihan Unit Link

1. Asuransi jiwanya berlaku seumur hidup (99 tahun atau 100 tahun). Jadi tidak ada istilah dana hangus, karena uang pertanggungan pasti cair. Dalam asuransi berjangka, ada istilah “kalau tidak ada klaim premi hangus”. Kalau ada klaim bagaimana? Ya sebetulnya preminya tetap hangus, hanya tergantikan oleh uang pertanggungan (UP) yang jumlahnya jauh lebih besar daripada total premi yang telah disetorkan. Di unit link, klaim kematian bisa dikatakan pasti terjadi (atau hampir pasti, karena mungkin saja ada orang yang usianya 100 tahun), sehingga premi pasti terganti dengan uang pertanggungan.

2.Karena asuransi jiwanya berlaku seumur hidup, maka unit link bisa dijadikan persiapan warisan, yang hasilnya bisa dinikmati oleh anak/keluarga yang ditinggalkan. Orang yang usianya mendekati 40 atau lewat dari itu, sudah selayaknya meninjau aset-aset yang dimilikinya, cukupkah sbg warisan. Jika belum, berapa lama waktu yang tersisa baginya untuk mengumpulkan harta agar tersedia jumlah yang cukup untuk dibagi-bagi di antara anak-anaknya. Jika mengumpulkan harta baik dengan cara menabung ataupun berinvestasi akan memakan waktu lama, maka dengan unit link tak sampai satu bulan akan sudah tersedia sejumlah uang yang bisa ditentukan sendiri besarnya dan siap diwariskan kapan pun “kejadian itu” datang.

3. Memiliki rider (asuransi tambahan) yang banyak dan variatif, sehingga memungkinkan nasabah cukup memiliki satu polis untuk melindungi keuangannya dari seluruh potensi risiko. Rider yang lazim ditambahkan di antaranya rawat inap RS, kecelakaan, cacat total, dan sakit kritis.

4. Preminya bisa dibayar secara bulanan. Cocok bagi orang dengan keuangan terbatas. Atau kalaupun punya uang, membayar secara bulanan memungkinkan sisa uang yang ada dijadikan modal usaha dulu atau diinvestasikan.

5. Ada fasilitas cuti premi mulai tahun ketiga, sehingga jika nasabah mengalami kesulitan keuangan dan tak mampu membayar premi selama beberapa bulan, tak usah khawatir polis akan lapse (batal, putus) karena ada porsi investasi yang membayari biaya asuransi. Jika kondisi keuangan telah pulih, pembayaran bisa dilanjutkan tanpa harus bayar premi utk bulan-bulan yang tertunggak. Bisa dikatakan, porsi investasi pada unit link merupakan asuransi atas asuransi, karena dia memproteksi polis dari putus mendadak karena nunggak bayar beberapa bulan.

6. Skema perpaduan dengan investasi memungkinkan masa bayar menjadi lebih singkat (misal 10 tahun atau 15 tahun) untuk manfaat hingga seumur hidup.

7. Hasil investasi dapat diambil sebagian jika ada keperluan. Namun asuransi unit link (seperti umumnya asuransi jiwa) adalah komitmen jangka panjang, sehingga tidak disarankan mengambil dana di masa awal kepesertaan.

8. Secara umum unit link lebih praktis daripada asuransi yang dipisah dengan investasi. Satu polis utk perlindungan terhadap seluruh risiko, sekaligus berinvestasi.

9. Dengan ikut unit link, nasabah sudah otomatis berinvestasi di pasar modal, sehingga dipandang dari sisi ekonomi makro, para peserta unit link telah ikut andil memperkuat porsi dana investor lokal di Bursa Efek Indonesia.

10. Unit link cocok untuk orang-orang yang tidak punya waktu, pengetahuan, dan kesiapan untuk melakukan investasi sendiri.

11. Bagi orang-orang yang peduli dengan sisi syariah dari aktivitas ekonomi, unit link pada umumnya sudah tersedia dalam produk syariah, sedangkan pilihan produk syariah pada term life sangat terbatas (mungkin hanya perusahaan asuransi yg murni syariah yang punya produk term life sesuai syariah).

,

Kekurangan Unit Link

1. Preminya sedikit lebih mahal dibanding premi asuransi murni yang tanpa investasi/tabungan. Hal ini karena komponen biaya pada unit lebih banyak dan lebih besar, antara lain biaya administrasi, biaya akuisisi (biaya penerbitan polis, surat-menyurat, dan terutama untuk komisi agen), dan biaya pengelolaan investasi. Tinggal dilihat dan dibandingkan, apakah premi yang sedikit lebih mahal itu sepadan dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan.

2. Hasil investasi tidak dijamin, sehingga jika investasinya rugi terus-menerus, bisa saja nasabah membayar premi lebih lama dari yang direncanakan atau bahkan seumur hidup. Namun dipandang dari sisi lain, apa yang tidak dijamin itu memberikan potensi keuntungan yang lebih besar. Di unit link, kerugian ditanggung nasabah, keuntungan pun dinikmati nasabah.

Untuk tulisan lain tentang unit link, silakan baca:

1. 9 Alasan Membeli Unit Link + 3 Catatan

2. 10 Pertanyaan Mengenai Unit Link

2. Unit Link dan Term Life dalam Perbandingan

3. 355 Ribu Dapat UP 1 Miliar, Mau?

About these ads

One thought on “Kelebihan dan Kekurangan Unit Link Dibandingkan Term Life

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s