MAU JADI NASABAH ATAU AGEN ASURANSI ALLIANZ?

Foto Asep Sopyan 2018 - CopyPerkenalkan, saya Asep Sopyan, agen asuransi resmi dari Allianz Life Indonesia. Saya menjadi agen pada tanggal 12 November 2011. Saya memiliki lisensi dari AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) dan AASI (Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia), dengan nomor 11541117S. Saat ini saya berposisi sebagai Senior Business Partner (SBP).

Jika anda ingin menjadi nasabah Allianz, atau tertarik membangun bisnis dengan menjadi agen asuransi Allianz, silakan menghubungi saya di:

  • HP/WA: 082-111-650-732
  • Email: myallisya@gmail.com

Atau klik ikon di bawah untuk berbincang langsung dengan saya lewat WA:

Chat WA

Selengkapnya profil saya bisa dibaca di “Profil Agen: Asep Sopyan”.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agen Allianz, Bisnis Asuransi | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Asuransi Apa yang Anda Cari? Ini Solusinya.

Terima kasih atas kunjungannya ke blog myallisya.com.

Apakah anda sedang mencari asuransi? Jika ya, asuransi apa yang anda cari? Semoga informasi berikut ini dapat menjadi solusi atas kebutuhan asuransi anda.

Klik pada nama produk untuk keterangan lebih lengkap, dan anda pun dapat membaca penjelasannya di bagian bawah. 

No Asuransi yang Dicari Produk atau Cara yang Disarankan
1 Asuransi Jiwa Tapro Allisya Protection Plus
2 Asuransi Kesehatan Rawat Inap Cashless 1. Rider HSC+ pada Tapro Allisya Protection Plus

2. Allisya Care

3. Maxi Violet

4. Smartmed Premier

3 Asuransi Penyakit Kritis 1. Rider CI+ pada Tapro Allisya Protection Plus

2. Rider CI100 pada Tapro Allisya Protection Plus

4 Asuransi Kecelakaan dan Cacat Tetap 1. Rider ADDB pada Tapro Allisya Protection Plus

2. Rider TPD pada Tapro Allisya Protection Plus

3. Personal Care

5 Santunan Harian Rawat Inap Rider Flexicare Family pada Tapro Allisya Protection Plus
6 Asuransi yang lengkap: Asuransi jiwa, rawat inap cashless, penyakit kritis, kecelakaan dan cacat tetap, santunan harian, dan bebas premi Tapro Allisya Protection Plus, tambahkan rider:

1. HSC+

2. CI+ atau CI100

3. ADDB

4. TPD

5. Flexicare Family

6. Payor benefit

7 Asuransi Kesehatan Kumpulan Blue Sapphire
8 Asuransi Rawat Jalan JKN-BPJS, atau siapkan dana darurat, atau rider Rawat Jalan pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
9 Asuransi Rawat Gigi JKN-BPJS, atau siapkan dana darurat, atau rider Rawat Gigi pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
10 Asuransi Melahirkan JK-BPJS , menabung, atau rider Melahirkan pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
11 Asuransi Pendidikan Bukan ranah asuransi. Sebaiknya investasi saja. Pada saat yang sama, ortu punya asuransi jiwa.
12 Asuransi Pensiun Bukan ranah asuransi. Sebaiknya investasi saja.

Jika anda berminat dengan salah satu produk asuransi di atas, silakan mengisi formulir berikut:

Anda pun dapat menghubungi saya secara langsung untuk konsultasi GRATIS.

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

***

PENJELASAN PRODUK 

Saya juga menyediakan penjelasan atas setiap saran di atas. Silakan dibaca lebih lanjut.
Baca lebih lanjut

Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Mengapa Istri Seharusnya Membelikan Asuransi Jiwa untuk Suaminya?

Berikut adalah video edukasi dari Miliana, seorang agen asuransi dan MDRT di Indonesia.

 

Saya Miliana, saya agen asuransi Indonesia. Topik saya kali ini adalah “Why Women Should Buy Life Insurance for Her Husband”.

Banyak wanita berkata, wah kalau untuk urusan asuransi, tanya saja sama suami saya. Membicarakan tentang asuransi memang bukan topik yang menyenangkan, karena ini berbicara tentang topik kematian, cacat, atau sakit kritis. Wanita harus punya kepentingan untuk membeli asuransi jiwa untuk suaminya.

Ada tiga alasan mengapa wanita harus membeli asuransi untuk suaminya.

Alasan yang pertama, harapan hidup bagi wanita adalah lebih lama dibandingkan pria. Secara statistik, usia harapan hidup bagi wanita di Indonesia adalah 73 tahun. Sedangkan harapan hidup bagi pria adalah 68 tahun. Kemungkinan suami akan meninggal lebih dahulu, dan wanitalah yang akan menjadi janda. Jadi, wanitalah yang akan mengurus klaim asuransi, dan wanitalah yang akan lebih besar kemungkinan mengalami kondisi yang ditinggalkan.

Yang kedua, karena biasanya pencari nafkah utama adalah pria. Jika pencari nafkah satu-satunya tiada, maka sama sekali tidak ada sumber penghasilan bagi keluarga. Kalaupun suami dan istri bekerja, maka ketiadaan income dari suami tentu juga akan mempengaruhi kestabilan keuangan keluarga.

Alasan yang ketiga, secara umum seorang janda jarang menikah kembali. Betapa pun susah hidupnya, tidak mudah bagi wanita untuk memiliki keinginan mencari suami yang baru. Wanita tidak mudah mencintai pria lain. Dengan kondisi ini, tentunya harus ditopang dengan keuangan yang cukup. Andai tidak ada keuangan yang cukup, maka mau tidak mau janda harus menikah lagi karena tidak sanggup secara finansial menghidupi dirinya dan anak-anaknya.

Sekarang, andaikan wanita ini memutuskan untuk menikah lagi, coba pikirkan mudahkah seorang janda untuk mencari pria yang mau menikah dengan wanita yang sudah janda dan tidak muda lagi usianya dan memiliki anak. Tentu itu juga sebuah kendala. Andai suami meninggalkan uang asuransi yang cukup, saya yakin jarang sekali wanita mau menikah lagi, dan kalaupun menikah lagi itu hanyalah sebuah pilihan, bukan karena terpaksa dari tekanan kondisi finansial.

Jadi sekarang, hai para istri, kita lebih sadar tentang perlunya membeli asuransi jiwa untuk suami, karena sesungguhnya asuransi jiwa dibeli untuk melindungi istri dan anak-anak yang dicintai.

Saya Miliana, saya bangga menjadi agen asuransi Indonesia. []

 

Kematian bisa datang kapan saja.

Segera hubungi rekan yang membagikan video ini sekarang juga.

Ya, sekarang juga.

Karena bisa jadi besok sudah terlambat.

Segera miliki asuransi untuk keluarga anda sebelum terlambat.

Asuransi jiwa seperti apa yang harus dimiliki? Berikut dua penawaran mengenai asuransi jiwa dengan menggunakan produk Tapro Allisya Protection Plus dari Allianz Syariah:

  1. 300 Ribu Per Bulan Dapat UP Jiwa 1M
  2. 750 Ribu Per Bulan Dapat UP Jiwa 2,5M

Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

 

Dipublikasi di Asuransi Jiwa | Tag , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Kenapa Asuransi Ada?

A: Kenapa asuransi ada?tidak-ada-orang-bangkrut

Z: Menurutmu kenapa?

A: Karena orang tidak mau rugi besar.

Z: Kalau rugi kecil orang mau?

A: Sebetulnya tidak mau juga, tapi rugi kecil masih bisa ditoleransi daripada rugi besar.

Z: Contohnya bagaimana?

A: Jika kamu diminta bayar premi 1 juta tiap bulan, sanggup?

Z: Sangguplah.

A: Tapi jika kamu diminta bayar biaya rumah sakit sekaligus 50 juta, sanggup?

Z: Rasanya kalau dipaksakan masih sanggup, tapi berat dan sayang sekali.

A: Itu baru 50 juta, yang berarti masih sakit biasa. Bagaimana kalau terpaksa harus keluar 500 juta atau 1 miliar, yang berarti sakit berat semacam kanker dan stroke, apakah masih sanggup?

Z: Waduh, jelas tidaklah. Mobil dan rumah bisa lenyap kalau kayak gitu.

A: Jadi, pilih rugi 1 juta tiap bulan atau rugi 500 juta sekaligus? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Edukasi Asuransi | Tag , , , , , , | 2 Komentar

Tung Desem Waringin: Kenapa Orang Menunda Membeli Asuransi?

Video ini saya peroleh dari akun Didik Mulato, seorang leader asuransi di Palangkaraya. Kebetulan penanya di acara ini adalah Pak Didik sendiri. 

Tanya:

Pak Tung, saya Didik dari Palangkaraya. Saya datang hari ini spesial untuk acara ini. Kebetulan saya di bidang asuransi, saya sering ketemu nasabah-nasabah yang dia tahu persis sebenarnya asuransi itu penting, dia tahu biaya kesehatan itu mahal, tapi menunda-nunda, nanti ya nanti ya. Ada saran gak dari Bapak untuk kami yang bekerja di bidang asuransi, apa yang bisa kami sampaikan kepada para nasabah yang sebenarnya sangat tahu tentang pentingnya asuransi?

Jawab TDW:

Begini bapak-ibu, kalau ini saya ingat kisah pribadi saya. Saya dulu juga menunda-nunda asuransi. Ternyata begini, orang menunda karena dia merasa untungnya buat dia tidak jelas. Saya untungnya apa, saya kan asuransi keluar terus nih. Lalu untungnya apa? Nanti kalau mati, kan gak enak.

Tapi satu hari saya gabung asuransi karena agen asuransinya sakti mandraguna. Pada waktu itu saya tunda tunda, tapi orangnya ulet sekali. Padahal telepon sudah saya persulit, tetap dia datang lagi. Dia tanya kapan saya kosong, wah saya tidak tahu kosongnya kapan. Satu hari dia nongol di rumah saya, wah ini mesti karyawan saya yang bocorin. Saya bilang, sori ya sekarang ini waktu untuk keluarga. Dia tetep oke, tetep baik, dia tangguh.

Dan karena saya gak enak hati, lama-lama saya nerima juga. Saya heran. Saya itu kalau ada orang yang dahsyat tangguh, saya jadi kepengen tahu kenapa kok tangguh. Kenapa sih, kalau orang lain saya tolak satu kali dua kali, anda terus menerus dahsyat luar biasa?

Dia langsung cerita. Pak Tung, saya dulu juga gak setangguh ini. Tapi hari ini saya tangguh karena kenapa?  Satu hari pada waktu saya mau nawarkan asuransi juga, hampir close, saya merasa bahwa orang ini penting, bahwa dia harus punya asuransi, ternyata orang ini sibuk jadi gak bisa ketemu. Pada waktu itu sudah hampir ya, tapi dia sibuk lagi dan sibuk lagi. Akhirnya saya merasa gak enak hati, saya jadi lupa untuk tangguh, saya gembos, saya pikir nanti kalau butuh dia akan telpon sendiri, dan ini orang adalah saudara saya.

Ternyata dia tabrakan dan meninggal dunia. Ini sodara pak. Waktu saya datang, saya kecewa pak. Saya nangis lebih kenceng dari istrinya. Kenapa? Karena saya datang hanya membawa ucapan duka dan bunga doang. Mestinya saya datang harus ngasih dia 2 miliar.

Mulai hari itu saya janji pada diri saya sendiri, bahwa kalau saya merasa bahwa yang saya jual ini penting, saya harus sungguh-sungguh, saya tidak mau menunda-nunda, saya akan ketemu, kalau akhirnya dia nolak ya terserah dia. Akan saya usahakan terus, akan saya uber, karena saya tahu bahwa ini penting untuk dia. Nah, kalau saya melihat Pak Tung, Pak Tung ini mirip saudara saya.

Cilaka gak bapak ibu?

Ternyata begini lho bapak ibu. Orang menunda karena tidak jelas untungnya tidak tahu ruginya. Ketika orang tahu ruginya, aduh kalau aku nunda-nunda, something happen, mestinya anak istri saya bisa menerima banyak ternyata enggak, itu sangat painful.

Manusia itu otaknya mencari nikmat menghindari sengsara. Kalau tidak jelas nikmatnya, actionnya (pun tertunda). Tapi sayangnya 80% motivasi datang karena menghindari sengsara. Oo kalau anda gini dapat sekian sekian, anda gak peduli. Tapi kalau mendadak anda meninggal, keluarga anda gak dapat apa-apa cuma dapat karangan bunga, lha itu bapak-ibu. Langsung saya eksekusi, sini mana tanda tangan!

Untuk konsultasi mengenai asuransi Allianz, silakan menghubungi saya: 

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Iklan Smartmed

Dipublikasi di Edukasi Asuransi | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar