Saya Meniru Buffett. Kesalahannya.

Pada pertemuan tahunan Berkshire 1992, ia (Warren Buffett) berkata, “Saya kira keputusan terburuk saya adalah ketika saya pergi ke bengkel saat saya berusia 20 atau 21 tahun. Dan saya kehilangan 20% dari nilai kekayaan bersih saya. Jadi, bengkel itu membebankan biaya pada saya sekitar 800 juta dolar saat ini, saya rasa.” (Dari buku Mark Tier, The Winning Investment Habits of Warren Buffett & George Soros)

Ternyata saya pun melakukan apa yang dilakukan Buffett muda. Pada 12 Februari 2012 lalu, saya pergi ke bengkel Honda di BSD untuk mengambil motor yang beberapa hari sebelumnya ditunda di sana. Bengkel membebankan kepada saya biaya Rp 112.696.788!

112 juta?

Ya. Padahal harga motornya saja cuma sepersepuluh dari itu.

Kok bisa?

Sepanjang karirnya, Warren Buffett, investor terkaya dunia asal Amerika, meraih hasil investasi tahunan rata-rata sebesar 24,7%. Angka 112 juta yang saya keluarkan untuk bengkel adalah hasil penggandaan jika saya pun meraih retur investasi yang sama seperti Buffett, 20 tahun kemudian. Nilai yang saya bayar saat ini tentunya tidak sebesar itu, melainkan “hanya” 1,7 juta.

Pesan yang ingin saya camkan dari peristiwa ini adalah: hati-hati dengan pengeluaran kita. Jika uang itu kita investasikan, di masa depan ia akan menjadi berlipat-lipat lebih dari apa yang bisa kita bayangkan.

Seperti ditulis Mark Tier dalam buku The Winning Investment Habits, sikap Buffett terhadap uang berorientasi masa depan. Saat ia merugi – atau bahkan saat membelanjakan – satu dolar pun, ia tidak berpikir tentang dolar itu, tapi dolar itu dapat menjadi apa. Kata Buffett, “Ini bukan karena saya menginginkan uang. Ini karena menyenangkan sekali bisa menghasilkan uang dan melihatnya tumbuh.”

Kehilangan uang, bagi Buffett, adalah sebuah pelanggaran besar atas tugas hidupnya, yaitu “melihat uang tumbuh”.

Ternyata saya baru saja mengulangi pelanggaran besar Buffett di masa muda. Tapi saya tidak boleh meniru kesalahannya saja. Saya pun harus meniru keberhasilannya. Tentu. []

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Investasi dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s