Para Pengingat Kematian

Mengingat kematian (dzikrul maut) dapat melembutkan hati dan melenyapkan kesombongan, melapangkan hati yang sempit, menghalangi dari perbuatan maksiat, serta mendorong pada ketaatan.

Inilah orang-orang yang paling sering mengingat kematian:

  1. Para pekerja di pemakaman (penggali kubur, kuncen, tukang baca doa, tukang sapu, dll).
  2. Para pekerja di rumah sakit (dokter, perawat, penjaga kamar mayat, dll).
  3. Orang yang rajin mendirikan salat lima waktu dan salat tahajud dengan khusyuk. Sabda Nabi: “Beribadahlah engkau seolah-olah engkau akan mati besok.”
  4. Agen asuransi jiwa. Setiap kali dia menawarkan produknya, dia akan menyebut-nyebut kematian.
  5. Peserta asuransi jiwa. Dengan ikut asuransi jiwa, dia sadar bahwa setiap saat kematian bisa menjemputnya. Hal ini akan teringatkan terus setiap kali dia menyetor premi. []

Tentang Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Blog: myallisya.com dan asepsopyan.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Menjadi agen asuransi Allianz sejak November 2011.
Pos ini dipublikasikan di Asuransi Jiwa dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s