Laporan dan Evaluasi Bermen Saham (April 2012)

m

Tentang Nama

Untuk mempersingkat penyebutan, nama “reksadana” pribadi saya yang tadinya Bermen Dana Saham saya revisi menjadi Bermen Saham. Singkatan dari “Bermain dan Menganalisis Saham”, hehe.

Tujuan Investasi

Meraih hasil investasi maksimal dalam jangka pendek maupun panjang.

Strategi Investasi

Intensifikasi dana pada saham-saham berkategori kecil-tumbuh dan murah-prospektif yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).

Informasi Umum

–          Tanggal peluncuran: 2 Januari 2012

–          Dana kelolaan (total modal disetor): Rp 5,950,500.-

–          Jumlah unit: 5,195.4358

Kinerja Investasi

Sejak peluncuran: 49.60%

Harga per unit (per 30 April 2012): Rp 1,495.9958

Bulan tertinggi: Maret 2012 (16.4%)

Bulan terendah: Februari 2012 (2.56%)

(klik utk memperbesar)

Portofolio

 

(klik untuk memperbesar)

Evaluasi

Pertama, kinclongnya kinerja Bermen Saham bulan ini terutama ditopang oleh meroketnya harga satu emiten, yaitu CTRS (Ciputra Surya). Saya mulai membeli saham ini pada bulan Februari di harga 860, kini harganya di atas 2,000. Dulu PBV-nya masih di bawah 1, kini telah di atas 2. Saya tidak tahu apakah saham ini masih akan naik atau tidak, tapi saya masih akan menahannya setidaknya sampai CTRS melaksanakan RUPS pada tanggal 22 Mei 2012. Mungkin akan ada pembagian dividen nanti, dan itu bisa bikin harga saham naik.

Pada laporan bulan lalu, saya meyakini harga CTRS akan mencapai 2,000. Tapi sayangnya keyakinan ini tidak dilanjutkan dengan membeli saham ini sebanyak-banyaknya. Sejak awal saya hanya pegang 2 lot. Seandainya beli lebih banyak, tentu keuntungan saya akan lebih besar dari yang ada. Tapi sudahlah, tak baik berandai-andai.

Kedua, kinerja Bermen Saham juga didukung oleh mulai naiknya harga saham BULL (Buana Listya Tama). Saya mengoleksi saham ini mulai Februari 2012. Sampai awal April, harganya masih tertahan di kisaran 68-70. Kini harganya 87, setelah beberapa hari sebelumnya pernah 95. Ketika harganya naik, saya melakukan beberapa kali pembelian lagi sehingga koleksi saya kini mencapai 65 lot dari tadinya 32 lot. Saya melihat harga saham BULL sepantasnya berada di atas 150. Jadi saya masih akan menahan saham ini hingga harganya mencapai 200.

Tindakan ini (melakukan pembelian ketika harganya naik) saya lakukan untuk menebus kesalahan saya dengan saham CTRS. Mulai kini, tindakan saya harus konsisten dengan keyakinan saya.

Ketiga, saham GZCO (Gozco Plantation) mengalami penurunan dalam seminggu terakhir. Tadinya posisi saya untung, sekarang posisinya rugi. Saya belum mempelajari penyebab penurunan ini. Saya telah membeli saham ini sejak Februari. Saya masih cukup percaya saham ini akan dihargai lebih baik lagi oleh pasar.

Keempat, saya telah melepas sejumlah saham yang pada bulan lalu masih bercokol di portofolio saya, seperti MDLN, ETWA, ARNA, RALS, MICE… Semuanya saya jual pada posisi untung antara 3-11%. Sebagian saham naik harganya setelah saya jual, sebagian lagi masih stagnan. Tapi okelah.

Kelima, kini koleksi saya telah berkurang setengahnya dari laporan bulan lalu, dari 14 emiten menjadi 7. Saya akan menerapkan strategi intensifikasi pada saham-saham yang masih murah dan saya yakini atau saya perkirakan masih akan melanjutkan tren kenaikan harga. Intensifikasi adalah salah satu strategi yang dilakukan Warren Buffett, sebagai kebalikan dari strategi diversifikasi. Dengan diversifikasi, risiko kerugian memang berkurang, tapi begitu pula potensi keuntungan. Sedangkan dengan intensifikasi, risiko kerugian memang lebih besar, tapi potensi keuntungan juga meningkat. Namun risiko kerugian bisa dikelola dengan pemilihan saham-saham secara tepat.

Keenam, dengan strategi intensifikasi, mulai kini saya akan meminimalkan aksi jual-beli harian (day trading). Jual-beli harian terkadang menghasilkan untung, tapi terkadang berakibat rugi. Saya merasa hal itu seperti perjudian. Selain itu, energi yang tersita dan emosi yang terserap karena memelototi pergerakan harga, mending saya salurkan ke hal-hal yang lebih positif, seperti menganalisis suatu emiten dari berbagai aspeknya, atau mencari saham-saham baru yang murah dan prospektif untuk menggantikan saham lama yang mungkin sudah mentok kenaikan harganya.

Terakhir, karena saya seorang agen asuransi, tak lupa saya ingin mengingatkan kepada para investor dan calon investor agar selalu melindungi aset berharga anda dengan asuransi, terutama asuransi jiwa dan kesehatan. Dalam hirarki perencanaan keuangan, asuransi harus didahulukan daripada investasi. Tanpa itu, bisa-bisa seluruh kekayaan anda habis dalam sekejap jika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi – semoga tidak – pada diri anda.

Demikian. []

 

Tulisan terkait:

Laporan dan Evaluasi Bermen Dana Saham (Maret 2012)

Laporan dan Evaluasi “Reksadana” Pribadi Saya (29 Februari 2012)

Reksadana Pribadi Saya

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Investasi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Laporan dan Evaluasi Bermen Saham (April 2012)

  1. Ping balik: Laporan dan Evaluasi Bermen Dana Saham (Maret 2012) | Allianz Syariah

  2. Nana berkata:

    Saya tertarik mengikuti reksadana pribadi P. Asep, sayang laporannya berhenti sampai April 2012. Bagaimana kelanjutannya P. Asep?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s