Mengubah Unit-Link Menjadi YRT (Yearly Renewable Term)

Unit-link adalah produk asuransi yang terdiri dari dua unsur, yaitu asuransi jiwa dan investasi. Dua unsur ini ditautkan (linked) sehingga disebut unit-link.

Unsur investasi pada unit-link memiliki karakteristik yang sama dengan reksadana (mutual fund). Sedangkan unsur asuransi jiwa pada unit link adalah YRT (Yearly Renewable Term), yaitu term-life tahunan bergaransi perpanjangan. Dikatakan term-life tahunan, karena biaya asuransi ditetapkan hanya untuk satu tahun dan akan berbeda untuk tahun berikutnya. Metode ini disebut actual premium.

Pada term-life yang berjangka waktu beberapa tahun (5, 10, 15, atau 20 tahun), premi merupakan hasil perata-rataan dari biaya tiap tahun dibagi jumlah tahun. Oleh karena itu, premi di separuh masa kontrak pertama akan lebih tinggi dari biaya aktualnya, dan di separuh masa kontrak kedua akan lebih rendah dari biaya aktualnya. Metode ini disebut level premium.

Term-life tahunan adalah jenis asuransi yang paling sederhana dan karena itu paling murah. Contoh paling jelas misalnya asuransi mobil: anda membayar untuk satu tahun itu saja. Tahun depan, anda membayar untuk biaya tahun depan, dan tahun berikutnya lagi anda hanya membayar untuk biaya tahun berikutnya.

Bagi anda yang telah mengenal wacana pemisahan asuransi dan investasi, sesungguhnya unit-link pun dapat dipisahkan dari investasinya. Caranya, dengan mengubah unit-link tsb menjadi YRT. Prinsip dari cara ini ialah anda hanya membayar biaya-biayanya saja agar manfaat proteksinya tetap berjalan.

 

Biaya-biaya pada Unit-link

Untuk menjalankan cara ini, anda perlu tahu apa saja biaya-biaya yang dikenakan dalam produk unit-link, yaitu:

  1. Biaya akuisisi.

Biaya ini dikenakan selama 5 tahun dihitung dari premi dasar unit-link, dengan porsi terbesar di dua tahun pertama. Di dua tahun pertama, biaya akuisisi dipotong dari premi sehingga polis akan lapse jika nasabah terlambat bayar premi hingga melewati masa tenggang. Pada tahun ketiga sampai kelima, biaya akuisisi relatif kecil dan teknisnya dipotong dari saldo investasi.

  1. Biaya administrasi.

Biaya ini dikenakan selama polis masih aktif, mulai dari tahun pertama polis (ada juga yang mulai tahun kedua) sampai tahun terakhir (polis ditutup, tertanggung meninggal dunia, atau maksimal sd usia 100 tahun).

  1. Tabarru atau biaya asuransi (cost of insurance, cost of rider).

Tabarru atau biaya asuransi dikenakan untuk setiap manfaat proteksi yang diambil, baik asuransi dasar maupun rider. Untuk asuransi dasar istilahnya COI (Cost of Insurance), untuk rider istilahnya COR (Cost of Rider). Besarnya biaya asuransi tergantung uang pertanggungan, usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan kondisi kesehatan tertanggung. Biaya asuransi berlaku untuk satu tahun dan akan berubah (cenderung naik, tapi tidak selalu) pada tahun berikutnya. Karakteristik inilah yang menjadikan unsur asuransi pada unit-link bisa digolongkan sebagai YRT.

Itulah tiga biaya yang perlu diperhitungkan dalam konteks keperluan mengubah unit-link menjadi YRT. Karena biaya akuisisi hanya dikenakan di lima tahun pertama, maka mulai tahun keenam dan seterusnya biaya yang dihitung hanya Tabarru dan administrasi.

Selain tiga itu, ada beberapa biaya yang lazim pada unit-link yaitu biaya pengelolaan investasi, biaya top up (ada yang mengenakannya dalam bentuk selisih harga jual-beli unit), biaya penarikan dana, pajak, dan biaya pengalihan jenis dana. Tapi angkanya relatif kecil sehingga boleh diabaikan dalam konteks ini.

 

Langkah-langkah Mengubah Unit Link Menjadi YRT

Langkah-langkah berikut ini hanya berlaku di unit-link Tapro Allianz (Allisya Protection Plus dan Smartlink Flexi Account Plus), tapi di unit link lain pun pada prinsipnya tak jauh berbeda. Unit-link Tapro Allianz belum memotong biaya asuransi tahun pertama dari premi tahun pertama, tapi memotongnya separuh di tahun kedua dan separuh lagi di tahun ketiga. Jadi, di tahun pertama tidak ada potongan biaya asuransi, di tahun kedua dan ketiga akan ada potongan dobel.

Langkah-langkah mengubah unit-link menjadi YRT menggunakan produk Tapro Allianz:

  1. Pada tahun pertama dan kedua, bayarlah premi seperti biasa.
  2. Pada tahun ketiga, anda boleh membayar hanya Tabarru tahun ketiga + setengah Tabarru tahun pertama + administrasi + biaya akuisisi tahun ketiga sebesar 15% dari premi awal.
  3. Pada tahun keempat, anda boleh membayar Tabarru tahun keempat + administrasi + biaya akuisisi tahun keempat sebesar 7,5% dari premi awal.
  4. Pada tahun kelima, anda boleh membayar Tabarru tahun kelima + administrasi + biaya akuisisi tahun kelima sebesar 7,5% dari premi awal.
  5. Mulai tahun keenam dan seterusnya, anda boleh membayar hanya Tabarru tahun berjalan + administrasi.
  6. Kapan pun anda tidak butuh proteksi lagi, anda boleh berhenti bayar. Anda hanya akan menerima nilai investasi yang jumlahnya pasti kecil sekali (hampir hangus, atau anggap saja hangus karena niat awal anda adalah berasuransi murni layaknya term-life).

 

Contoh Perhitungan

Tuan Z umur 30 tahun membuka polis unit link Tapro Allisya untuk mendapatkan UP jiwa 1 miliar dengan premi 350 ribu per bulan. Ilustrasinya bisa dilihat di SINI.

Maka:

a). Pada tahun pertama dan kedua, Tuan Z membayar premi 350 ribu per bulan.

Di akhir tahun kedua, Tuan Z telah membayar biaya-biaya yang seluruhnya dipotong dari premi, yaitu:

  1. Biaya akuisisi tahun pertama sebesar 75% dari premi awal 350 ribu, yaitu 262.500 per bulan.
  2. biaya akuisisi tahun kedua sebesar 40% dari premi awal 350 ribu, yaitu 140.000 per bulan.
  3. Tabarru (biaya asuransi) tahun kedua sebesar 145.000 per bulan,
  4. Setengah Tabarru tahun pertama sebesar 72.500 per bulan.
  5. Biaya administrasi tahun kedua sebesar 26.500 per bulan (tahun pertama gratis).

Nilai investasi yang tersisa di akhir tahun kedua anggaplah sebagai dana cadangan. Jumlahnya kecil, mungkin hanya sekitar 500-800 ribuan (di bawah 1 juta).

b). Pada tahun ketiga, tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun ketiga (usia 32) sebesar 145.000/bulan
  2. Setengah Tabarru tahun pertama sebesar 72.500/bulan
  3. Administrasi 26.500/bulan
  4. Biaya akuisisi tahun ketiga sebesar 15% dari premi awal 350 ribu, yaitu 52.500/bulan

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun ketiga adalah: 296.500/bulan.

c). Pada tahun keempat, tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun keempat (usia 33) sebesar 145.000/bulan
  2. Administrasi 26.500/bulan
  3. Biaya akuisisi tahun keempat sebesar 7,5% dari premi awal, yaitu 26.250

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun keempat adalah 197.750/bulan

d). Pada tahun kelima, Tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun kelima (usia 34) sebesar 151.677/bulan
  2. Administrasi 26.500/bulan
  3. Biaya akuisisi tahun kelima sebesar 7,5% dari premi awal, yaitu 26.250

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun kelima adalah 204.327/bulan

e). Pada tahun keenam, Tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun keenam (usia 35) sebesar 160.000/bulan
  2. Administrasi 26.500/bulan

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun keenam adalah 186.500/bulan

f). Pada tahun ketujuh, Tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun ketujuh (usia 36) sebesar 170.000/bulan
  2. Administrasi 26.500/bulan

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun ketujuh adalah 196.500/bulan

g). Pada tahun-tahun selanjutnya, hanya dua biaya itulah yang harus dibayar.

h). Tuan Z dapat menghentikan pembayaran Tabarru dan administrasi kapan pun ia menginginkan, dan proteksi pun berakhir.

 

Tanya Jawab

Tanya: Apakah hal seperti ini diperbolehkan?

Jawab: Ya. Karena kewajiban peserta pada dasarnya hanyalah membayar biaya-biaya yang diperlukan agar polis unit-link tetap berlaku. Sedangkan investasi adalah hak nasabah. Hak boleh tidak diambil dan perusahaan asuransi pun tidak berhak menagih.

Tanya: Maksudnya, apakah membayar premi dengan angka ganjil (contoh: 196.500) itu diperbolehkan?

Jawab: Baik, tentu petugas admin di Allianz akan bingung menerima premi ganjil. Biasanya mereka akan konfirmasi ke nasabah jika menemukan setoran yang berbeda dengan premi awal. Cara yang saya sarankan adalah tetap menyetor sesuai premi awal tapi tidak rutin (selang-seling sesuai kebutuhan). Misal: Tabarru+admin tahun berjalan adalah 186.500, maka kita boleh menyetor premi 350 ribu untuk dua bulan. Nanti bulan ketiga kita setor lagi 350 ribu. Tidak pas tidak apa-apa, karena kita akan dibantu oleh dana cadangan yang tersimpan sejak akhir tahun kedua.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga nilai investasi tetap ada walaupun kecil. Misalnya saya, polis unit-link pertama yang saya miliki selalu saya jaga saldonya di kisaran 500 ribuan. Jika saldo sudah di bawah 500 ribu, saya setor premi. Jika saldo masih di atas 500 ribu, saya tidak setor premi.

Tanya: Bagaimana cara mengetahui saldo unit-link saya?

Jawab: Anda bisa mengetahuinya melalui laporan transaksi yang dikirim tiap bulan atau setiap kali anda melakukan transaksi. Laporan transaksi bisa dikirim ke alamat rumah atau email. Anda pun dapat memantau sendiri saldo investasi unit-link anda melalui customer portal yang biasanya disediakan tiap perusahaan asuransi. Di Allianz, customer online portal bisa dibuka di Customer Online Portal.

Tanya: Apa saja biaya-biaya yang dikenakan pada unit link Tapro?

Jawab: Biaya-biaya yang dikenakan pada unit link Tapro adalah:

1) Biaya akuisisi, dikenakan di 5 tahun pertama. Besarnya 75% (tahun pertama), 40% (tahun kedua), 15% (tahun ketiga), dan 7,5% (tahun keempat dan kelima).

2) Biaya administrasi Rp 26.500, dikenakan mulai tahun kedua.

3) Biaya asuransi atau Tabarru, dikenakan untuk tiap manfaat asuransi yang diambil. Besarnya tergantung UP, jenis kelamin, dan usia.

4) Biaya pengelolaan investasi 2% per tahun.

5) Selisih jual-beli unit sebesar 5%.

Tanya: Kenapa pada dua tahun pertama harus membayar premi seperti biasa?

Jawab: Pada dua tahun pertama, biaya akuisisi masih besar (75% dan 40%). Dan begitulah yang disyaratkan dalam polis.

Tanya: Biaya pengelolaan investasi 2% per tahun belum dihitung pada contoh di atas, mengapa?

Jawab: Karena nilai investasi kita sangat kecil, biaya 2% bisa diabaikan.

Tanya: Bagaimana dengan selisih jual-beli unit sebesar 5%?

Jawab: Biaya ini hanya dikenakan pada 5 tahun pertama, karena mulai tahun keenam, setoran kita akan ditambahi sebesar 5,26% untuk menutup selisih tersebut. Selain itu nilainya relatif kecil sehingga bisa diabaikan.

Tanya: Mengapa pada tahun ketiga, kita masih membayar setengah Tabarru tahun pertama?

Jawab: Tabarru tahun pertama ditagihkan mulai bulan ke-13 sampai bulan ke-36 (dicicil selama 2 tahun). Di unit-link lain, aturannya mungkin berbeda.

Tanya: Apakah pembayaran Tabarru+Administrasi harus bulanan atau boleh tahunan?

Jawab: Penagihan Tabarru dan admin dilakukan secara bulanan, walaupun kita bayar premi secara tahunan.

Tanya: Bagaimana cara mengetahui besarnya Tabarru pada tahun-tahun berikutnya?

Jawab: 1) Dapat ditanyakan ke agen (saya, penulis artikel ini, khusus nasabah); 2) Dapat ditanyakan ke CS Allianz menjelang ulang tahun polis; 3) Anda pun akan mendapat kiriman surat yang berisi informasi biaya Tabarru tahun berikutnya setiap menjelang ulang tahun polis.

Tanya: Apakah suatu saat, Tabarru+admin akan lebih tinggi dari premi awal? Kapan itu?

Jawab: Ya. Tepatnya kapan, tergantung usia masuk dan besarnya premi awal. Untuk kasus Tuan Z di atas, Tabarru+admin akan lebih tinggi dari premi awal 350 ribu pada usia 45 tahun.

Tanya: Berapa kenaikan rata-rata Tabarru?

Jawab: Tabarru untuk proteksi jiwa naiknya sekitar 8-9% per tahun. Tabarru untuk rider berbeda-beda. Khusus untuk rider ADDB, Tabarrunya flat sampai akhir kontrak (usia 65 tahun).

Tanya: Polis unit-link saya telah berjalan selama 5 tahun. Apakah saya bisa mengubahnya menjadi YRT?

Jawab: Bisa. Pertama cek dulu saldonya. Jika saldonya cukup banyak, anda boleh cuti premi (berhenti bayar premi untuk sementara) sampai saldonya mengecil menjadi sekitar 2-3 kali Tabarru bulanan. Setelah itu boleh lakukan cara yang ditunjukkan dalam artikel ini.

Jika anda tidak sabar, boleh tarik dananya hingga tersisa saldo minimal yang diperkenankan (amannya sekitar 2-3 kali Tabarru bulanan). Setelah itu, anda boleh membayar premi secara tidak rutin sekadar supaya tersedia saldo yang cukup untuk membayar Tabarru dan administrasi.

Tanya: Polis unit-link saya telah berjalan selama 10 tahun dan telah cuti premi. Apakah bisa diubah menjadi YRT?

Jawab: Bisa. Prinsipnya sama dengan kondisi di atas.

Tanya: Apa keuntungan menjadikan unit link sebagai YRT?

Jawab: Keuntungannya adalah:

  1. Biaya asuransi yang rendah mulai tahun ketiga hingga 10-20 tahun masa kepesertaan (tergantung premi awal dan usia masuk).
  2. Penagihan biaya dilakukan secara bulanan, sehingga terasa lebih ringan.
  3. Biaya asuransi dikenakan sesuai usia sehingga lebih adil. Biaya asuransi tahun sekarang ditagihkan tahun sekarang, biaya asuransi tahun depan ditagihkan tahun depan. Tidak dirata-ratakan seperti pada term life 10 atau 20 tahunan.
  4. Dapat memperoleh benefit asuransi yang bagus dari unit-link, yang sebagian tidak bisa diperoleh di asuransi murni tradisional (term-life). Di antara benefit unit-link yang jarang terdapat di produk term-life adalah proteksi penyakit kritis.
  5. Dapat memperoleh produk yang bagus dengan cara bayar secara bulanan tanpa harus membayar lebih mahal. Pada produk tradisional, jika disediakan cara bayar bulanan, preminya akan lebih mahal.
  6. Bebas menentukan kapan ingin menutup polis, tanpa sedikit pun dirugikan.
  7. Jika diperlukan, dapat menikmati perlindungan hingga umur 99 tahun.

Tanya: Apa kerugian mengubah unit link menjadi YRT?

Jawab: Kerugiannya, jika harus dianggap kerugian, adalah:

  1. Hanya bisa dilakukan mulai tahun ketiga.
  2. Biaya asuransi akan naik seiring usia, dan selewat 10-20 tahun akan lebih tinggi dari premi awal.
  3. Selalu menghitung biaya mungkin dirasa tidak praktis.
  4. Tidak cocok untuk orang yang keberatan dengan premi hangus.

 

Pos ini dipublikasikan di Pengetahuan Asuransi, Unit Link dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

17 Balasan ke Mengubah Unit-Link Menjadi YRT (Yearly Renewable Term)

  1. @JrPlanner berkata:

    Nice posting Mas Asep, menambah pengetahuan saya dalam perasuransian. Untuk skema ini sendiri, apakah benar-benar officially diterapkan di Allianz? Ataukah tidak semua agen memahami skema ini?

    Suka

    • Asep Sopyan berkata:

      Salam, terima kasih Bung JP atas kunjungan dan komentarnya. Ini bukan skema resmi, tapi sah untuk diterapkan, bukan hanya di unit link Allianz, tapi di semua unit link. Cara seperti ini saya tujukan khusus bagi yang memahami unit link dan menginginkan benefit asuransinya saja. Tidak semua agen memahami skema ini. Demikian.

      Salam,
      Asep S

      Suka

      • Adhi Purwono berkata:

        Boleh membayar seperti itu per bulannya? Misalnya bila tagihan kita 300 rb per bulan tapi kita hanya bayar 175 rb per bulan untuk mengikuti skema di atas apakah bisa seperti itu? Apakah di perusahaan unit link yang lain bisa begitu juga? Setahu saya, kita hanya bisa ambil cuti premi (misal di tahun ke -3) lalu mengawasi pergerakan unit kita, jika terancam tidak bisa membiayai biaya asuransi dll, maka kita harus top up porsi premi investasinya.

        Mohon pencerahannya. Terimakasih.

        @Salam, Pak Adhi, terima kasih atas komentarnya. Menurut saya mestinya bisa seperti itu, karena itulah kewajiban nasabah. Hanya mungkin pihak admin di sana akan bingung jika menerima pembayaran yg angkanya ganjil dan berbeda dg premi, jadi kita harus beri tahu tujuan pembayarannya.

        Kalau misalnya tidak boleh, tak masalah juga. Kita bayar saja sebesar premi, lalu tunggu sampai mau habis baru bayar lagi sebesar premi. Contoh: Jika premi 350rb/bulan, tabarru + admin kita di tahun tsb 175rb/bulan, maka bayar premi sebesar 350rb akan cukup untuk dua bulan, jadi kita bisa bayarnya selang-seling.

        Demikian.

        Salam,
        Asep S

        Suka

  2. J T berkata:

    Setelah membaca beberapa postingan anda, saya pikir anda menguasai dunia asuransi di atas rata rata. Tampaknya memang tidak banyak agen asuransi mengerti dunia asuransi sampai urusan detail. Kebetulan saya ingin membeli asuransi jiwa, tetapi saya tinggal di surabaya. Sebab saya ingin memastikan saya membeli asuransi melalui agen yang benar benar mengerti apa yang dilakukannya. Terima kasih.
    J T

    Suka

    • Asep Sopyan berkata:

      Salam, Pak JT

      Terima kasih atas komentarnya dan pujiannya. Kebetulan saya punya satu klien di Surabaya. Untuk pendaftaran, form aplikasi saya kirimkan melalui ekspress. Setelah diisi, dikirim kembali berikut lampiran-lampirannya ke kantor saya. Demikian.

      Salam,
      Asep S

      Suka

  3. diyan berkata:

    Assallamu’alaikum wr, wb. saya sangat beruntung membaca tulisan ini. Tapi saya msh blm banyak nyambungnya (duh telmi banget…). Bisa gak bapak merekomendasikan agen asuransi allianz lain yg seperti bapak di Palembang, karena saya sdh keliling ke 5 tempat asuransi semuanya tidak menguasai term life, unit link (minimum investasi), dan produk syariah. Disini sy ke kantor Alianz tanya produk Allisya penjelasannya sangat minim sekali.
    Terimakasih banyak atas bantuannya
    Wassallamu’alaikum wr,wb

    @Waalaikumussalam,

    Terima kasih Bu Diyan atas kunjungannya. Salut dengan Ibu yg telah menyurvai hingga ke 5 perusahaan asuransi. Investasi waktu, tenaga, pikiran, dan uang yang telah dikeluarkan tentunya tidak sedikit. Semoga terbayar dengan ditemukannya produk asuransi yang terbaik sekaligus cocok dengan kebutuhan Ibu.

    Sayangnya saya tidak punya kenalan di Palembang yang seperti saya.

    Salam,
    Asep S

    Suka

  4. Ping balik: Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Pertama [3] | Allianz Syariah

  5. Ping balik: Term Life vs Unit Link: Beberapa Catatan dari Sudut Pandang Lain | Allianz Syariah

  6. anthonallianz berkata:

    Sallaamualaykum pak asep..

    Posting mantabz pak. Saya dapat ilmu ini wkt msh di hsbc.. skrg di share utk umum.. luar biasa..
    Meskipun beda team di allianz, tp pak asep ini udah banyak bantu saya dgn sharing ilmu nya..
    Recommended deh bwt teman2 pengunjung blog myallisya yg mau ambil asuransi ataupun baru mau bergabung jd agent.

    Congratz pak skrg udh BM
    Salam Sukses.

    @Waalaikumussalam, Mas Anthon, terima kasih atas komentarnya. Semoga sukses.

    Asep S

    Suka

  7. Rahayu Rosgiyanti berkata:

    nah ini dia nih, sedari sekian perusahaan asuransi yg saya survey sampai agenx rata2 mereka tidak bisa menjawab pertanyaan saya ttg pilihan jenis investasi, baru ini saya mendapat jawabannya anda yg slama ini dicari. namun saya masih belum mendapat jawaban ttg kinerja investasix kenapa sampe bisa menurun hasil investasi tersebut dluar dari yg dperhitungkan pada polis. Karena (sebelumnya maaf) orang tua saya mengikuti asuransi allianz non syariah di balikpapan, yang contohnya dengan premi tunggal sekian ratusan juta pd tahun ke 10 malah berkurang dari sekian ratusan juta tadi. bisa anda jelaskan bagaimana itu terjadi? dan sepahaman saya barangkali jenis investasi yg dambil adalah resiko tinggi. mendengar berita ini saya jadi ingin mendalami lg apa itu fluktuasi dsb krna sebenarnya saya tertarik pada allianz palg ada manfaat rawat jalan ke praktek umum dibandingkan kompetitor lain.
    sekian dan terima kasih

    @Salam, Bu Rahayu, kinerja investasi tidak dijamin, jadi untuk mengetahuinya silakan ditelusuri historinya. Terima kasih atas ketertarikannya pada Allianz. Sebetulnya yang menjadi kelebihan bukan manfaat rawat jalan yang notabene bukan asuransi yang penting, tapi di asuransi jiwanya (UP meninggal dunia, kecelakaan, cacat, dan penyakit kritis).

    Ttg tidak perlunya asuransi rawat jalan, silakan dibuka di sini: https://myallisya.wordpress.com/2013/06/05/asuransi-rawat-jalan-perlukah/

    Salam,
    Asep S

    Suka

  8. rezuzovka berkata:

    “6. Mulai tahun keenam dan seterusnya, anda boleh membayar hanya Tabarru tahun berjalan + administrasi.
    7. Kapan pun anda tidak butuh proteksi lagi, anda boleh berhenti bayar.”

    no 6 tolong dijelaskan seterusnya sampe kapan agar polis tidak lapse apa sampe seumur hidup? krna ada pda suatu ilustrasi uda bayar premi / bln selama 10thn n tdk pernah withdrawl, di tahun ke 35 nilai2 akun tidak mencukupi biaya2 lain (seumpamanya) ?
    no 7 penulisannya apa bener “kapan pun tdk butuh proteksi lg” dan tolong dijelaskan jg boleh berhenti bayar agar polis tdk lapse ?

    @Penjelasan no. 6: Sampai seterusnya berarti seumur hidup.
    Penjelasan no. 7: Orang tidak butuh proteksi lagi, misalnya jika dia sudah meninggal.
    Ini skemanya kalau unit link dijadikan YRT (sejenis asuransi murni), jadi tidak ada istilah berhenti bayar seraya mengharapkan polis tidak lapse. Kalau berhenti bayar, otomatis lapse, karena nilai investasinya sangat kecil atau tidak ada lagi.

    Demikian.

    Salam,
    Asep S

    Suka

    • Rahayu Rosgiyanti berkata:

      1. kalau di ubah menjadi yrt berarti membayar biaya asuransi n admin seumur hidup / sesuai pertanggungan ya?
      2. saya ralat, no 6 tolong dijelaskan seterusnya sampe kapan agar polis tidak lapse? setelah saya kroscek di ilustrasi bunga terendah (investasi pasar uang) bayar premi 500rb per bln selama 10thn n tdk pernah withdrawl, di tahun ke 35 sampe seterusnya nilai2 akun tidak mencukupi biaya2 lain. bagaimana menurut pak asep?

      @1. Ya, betul, seumur hidup atau selama masa pertanggungan.
      2. Yg ibu lihat itu ilustrasi normal. Kalau mau polis tidak lapse, top up yg besar di awal.

      Suka

      • Rahayu Rosgiyanti berkata:

        bagaimana dgn konsep dasar UL ?
        lagipula mengubah yrt ato tidak sama saja krna bayar premi hya sampai 10 tahun tidak perlu khawatir lapse jika lupa bayar premi yg tertunggak n tidak repot membayar sampai akhir pertanggungan, selain itu sama aja ttp ada biaya akuisisinya. bagaimana tanggapannya, pak asep?

        @Salam, Bu Rahayu..
        Mengubah UL menjadi YRT cocok untuk orang yang:
        – Ingin manfaat besar dg premi minimal
        – Tidak keberatan membayar seumur hidup atau selama masa perlindungan
        – Tidak keberatan uangnya hangus

        Jika seseorang itu:
        – Ingin masa bayar premi hanya 10 tahun
        – Tidak mau uangnya hangus
        – Ingin menikmati nilai tunai dari asuransinya
        Maka dia tidak cocok mengubah UL-nya menjadi YRT.

        Ibu termasuk yg mana?

        Konsep dasar UL adalah asuransi + investasi. Pada UL yg normal, investasinya dibuat cukup besar sehingga bisa cuti premi setelah 10 tahun. Biaya asuransi tetap dibayar hingga seumur hidup, yaitu dipotong dari saldo investasinya.

        Pada UL yg dijadikan YRT, investasinya dibuat sangat minimal sehingga harus bayar lebih lama (seumur hidup atau selama masa perlindungan), tidak bisa klo hanya bayar 10 tahun dan pada saat yg sama ingin perlindungan seumur hidup.

        Ibu mau yg mana?

        Adapun biaya akuisisi dan biaya lainnya tetap sama, karena produknya sama.

        Salam,
        Asep S

        Suka

        • rezuzovka berkata:

          biaya asuransi kn naik sesuai usia, pertanyaannya bagaimana caranya untuk melihat biaya tsb pada tiap tahunnya? kalo ubah jd YRT ini tidak perlu bayar biaya pengelolaan ya?

          @Biaya asuransi akan diinfokan setiap ulang tahun polis melalui surat. Nasabah pun bisa menanyakannya ke CS Allianz. Bisa juga ke saya (agen).

          Biaya pengelolaan investasi tetap bayar, tapi nilainya kecil (2% per tahun dari saldo investasi) jadi boleh diabaikan saja.

          Salam,
          Asep S

          Suka

  9. rezuzovka berkata:

    saya tanyakan dsni saja supaya tersimpan riwayatnya krna klo via email inboxnya ud penuh. seperti ilustrasi UL dubah jd YRT yg bpk kirimkan pembayaran kan mpe akhir pertanggungan, pertanyaanx jika nasabah mengambil rider payor kemudian di tahun ke 15 mengalami cacat kr sakit apakah allianz akan melanjutkannya sampai dengan maks. 65th?

    @Sesuai dg keterangan ttg rider Payor Benefit, maka jika kena sakit kritis atau cacat tetap total, Allianz akan membayarkan sebesar premi sampai pemegang polis berusia 65 tahun.

    Demikian.

    Salam,
    Asep S

    Suka

  10. Ping balik: Mengenal Unit-Link dan Perbedaannya dengan Asuransi Tradisional | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  11. Ping balik: Mengubah Unit-Link Menjadi YRT (Yearly Renewable Term) | Perlindungan Keuangan Anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s