Prepare for the Worst: Ketidakmampuan Total

LumpuhSelama ini lazim dipahami bahwa proteksi dasar pada asuransi jiwa adalah risiko meninggal dunia. Tapi sebetulnya, ada satu risiko lain yang layak disejajarkan dengan meninggal dunia, yaitu ketidakmampuan total.

Ketidakmampuan total dapat mewujud dalam dua bentuk:

  1. Cacat total atau kelumpuhan (tidak berfungsinya kedua tangan, kedua kaki, kedua mata, atau kombinasi dari tiga organ tersebut).
  2. Hilangnya kemandirian hidup (tidak bisa melakukan aktivitas dasar seperti makan, minum, mandi, berpakaian, buang air, atau beralih tempat).

Kedua bentuk tersebut dapat bersifat permanen ataupun sementara, dapat disebabkan oleh penyakit ataupun kecelakaan. Namun satu hal patut disadari, bahwa tidak satu orang pun di dunia ini yang kebal dari risiko tersebut. Ini bukan masalah statistik, tapi soal kemungkinan.

Dampak Keuangan

Ditinjau dari segi keuangan, orang yang meninggal dan orang yang mengalami ketidakmampuan total itu sama, yaitu sama-sama tidak bisa mencari uang. Jika orang yang bersangkutan adalah pencari nafkah, maka terjadinya salah satu dari dua risiko tersebut dapat menimbulkan dampak yang sama bagi keluarga, yaitu putusnya sumber penghasilan.

Malah, karena orang yang mengalami ketidakmampuan total secara fisik masih hidup, dia memerlukan biaya hidup yang tidak bisa ditunda pemenuhannya, dan juga biaya berobat jika masih ada harapan dipulihkan. Jadi, ketidakmampuan total menimbulkan dampak keuangan yang lebih besar daripada kematian.

Pertanyaannya, apakah UP ketidakmampuan total harus lebih besar daripada UP jiwa? Tidak perlu, karena ada dua kabar baik. Pertama, orang yang mengalami ketidakmampuan total masih hidup, dan selama masih hidup, akan selalu ada harapan. Kedua, orang tersebut dapat mengembangkan kemampuan baru yang disesuaikan dengan kondisinya.

Selain itu, ada dua kondisi lain yang akibatnya secara keuangan dapat disetarakan dengan ketidakmampuan total, yaitu:

  1. Penyakit yang terus-menerus. Orang yang penyakitnya muncul terus-menerus, akan kehilangan waktu produktif untuk bekerja mencari nafkah.
  2. Penyakit yang pengobatannya membutuhkan biaya sangat besar. Beberapa penyakit, terutama yang tergolong kritis, membutuhkan biaya sangat besar untuk pengobatan, sehingga berpotensi menghabiskan seluruh aset, dan jika masih kurang, harus ditutupi dari utang. Walaupun misalnya sembuh, perjalanan hidup selanjutnya akan disibukkan dengan upaya mengembalikan aset-aset atau bahkan membayar utang.

3 Produk untuk Menanggung Risiko Ketidakmampuan

Di dunia asuransi dikenal tiga produk yang dapat menanggung risiko keuangan dari ketidakmampuan (total maupun tidak total), yaitu proteksi penyakit kritis, kecelakaan, dan cacat tetap total.

Di Allianz, tiga proteksi tersebut tersedia dalam bentuk rider pada produk Tapro, yaitu:

  1. CI+ (Critical Illness Plus), menanggung 49 jenis penyakit kritis.
  2. ADDB (Accident Death and Disability Benefit), menanggung risiko cacat dan meninggal karena kecelakaaan, baik cacat sebagian maupun cacat total.
  3. TPD (Total Permanent Disability), menanggung risiko cacat tetap total, baik disebabkan penyakit ataupun kecelakaan.

Di antara ketiga produk tersebut, CI+ merupakan proteksi yang paling lengkap. Dalam daftar 49 penyakit yang ditanggung, sudah tercakup kondisi cacat tetap total dan kondisi kritis yang diakibatkan kecelakaan, selain tentunya bermacam-macam penyakit kritis, baik yang berakibat ketidakmampuan total maupun tidak total. Jadi, jika ingin berhemat, mengambil rider CI+ saja sudah cukup.

Namun tentu saja, menambahkan rider ADDB dan TPD akan lebih memberikan perlindungan maksimal. Dan lebih maksimal lagi jika ditambahkan rider payor benefit (pembebasan premi jika terkena CI+ atau TPD).

Sebagai penutup, saya ingin menawarkan sebuah program dari Allianz yang memberikan perlindungan keuangan dari risiko-risiko dasar tersebut, yaitu Tapro Allisya Protection Plus (syariah) atau Smartlink Flexi Account Plus (konvensional). Para pembaca dapat melihatnya di artikel berikut ini:

  1. 600 Ribu Dapat Total UP > 2,5 Miliar
  2. 1 Juta Dapat Total UP > 4 Miliar

Selain itu, dapat dibaca pula pertimbangan lainnya pada artikel TLO pada Asuransi Jiwa.

Demikian. Semoga dipahami. []

Baca juga artikel terkait dalam seri Prepare for the Worst:

Prepare for the Worst: Hilangnya Kemandirian Hidup

– Prepare for the Worst: Penyakit Kritis

Keunggulan Rider Critical Illness dari Tapro Allianz

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Penyakit Kritis dan tag , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Prepare for the Worst: Ketidakmampuan Total

  1. Ping balik: Prepare for the Worst: Hilangnya Kemandirian Hidup | Allianz Syariah

  2. Ping balik: TLO pada Asuransi Jiwa | Allianz Syariah

  3. Ping balik: Keunggulan Rider Critical Illness dari Tapro Allianz | Allianz Syariah

  4. Ping balik: Prepare for the Worst: How Bad Condition that Have You Prepared? | Allianz Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s