Keunggulan Rider Critical Illness dari Tapro Allianz

critical-illness-probability

Program Allisya Protection Plus atau Tapro dari Allianz menyediakan produk rider yang sangat penting untuk dimiliki, yaitu Critical Illness. Rider ini menanggung 49 jenis penyakit kritis. Tersedia dalam dua versi, yaitu CI+ (Critical Illness Plus, klaim tidak mengurangi UP dasar, berlaku sampai usia 70 tahun) dan CI (Critical Illness, klaim mengurangi UP dasar, berlaku sampai usia 85 tahun). (Selengkapnya tentang rider CI dan CI+, klik di sini).

Berikut adalah keunggulan-keunggulan produk ini. Semoga bermanfaat untuk anda yang tengah memilih produk asuransi penyakit kritis, karena nama produk sama belum tentu ketentuannya sama.

1.       Tanpa syarat survival period (masa bertahan hidup)

Survival period atau masa bertahan hidup adalah jangka waktu yang disyaratkan untuk tetap hidup ketika seseorang terdiagnosa sakit kritis. Klaim penyakit kritis baru dapat diajukan jika survival period telah terlewati. Ada yang mensyaratkan harus bertahan hidup selama 14 hari, ada yang 15 hari, ada yang 30 hari. Jika yang bersangkutan meninggal dunia dalam masa survival period, klaim penyakit kritisnya tidak bisa dicairkan. Tapi itu di tempat lain.

Di Allianz, tidak ada syarat survival period. Sebagai contoh, jika seseorang mengalami serangan jantung lalu meninggal, maka ahli warisnya memperoleh dua manfaat: UP penyakit kritis dan UP meninggal dunia. Dengan catatan, sebelum meninggal dunia sempat menjalani diagnosa untuk mendapatkan bukti medis serangan jantung.

2.       Klaim dapat diajukan begitu terdiagnosa memenuhi syarat kondisi kritis, tanpa harus menjalani pengobatan/operasi terlebih dahulu

Beberapa penyakit kritis dapat ditunda jadwal operasinya. Nah, sebelum operasi dilakukan, klaim dapat diajukan asalkan kelengkapan syarat-syaratnya terpenuhi.

3.       Menanggung kondisi cacat tetap total

Di antara daftar 49 penyakit kritis dari Allianz, ada tiga yang masuk kategori cacat tetap total, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup. Apa pun nama penyakitnya, asalkan memenuhi tiga kondisi ini, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

4.       Menanggung kondisi kritis yang disebabkan kecelakaan

Proteksi penyakit kritis dari Allianz tidak hanya bicara tentang kondisi kritis yang disebabkan oleh penyakit, tapi juga kondisi kritis yang disebabkan oleh kecelakaan. Di antara 49 penyakit kritis, setidaknya ada 10 yang dapat diakibatkan oleh kecelakaan, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup; 4) Tuli; 5) Bisu; 6) Trauma kepala serius; 7) Koma; 8) Terminal illness; 9) Luka bakar; dan 10) Terputusnya akar-akar syaraf plexus brachialis. Selain itu, rusaknya organ-organ tubuh penting (seperti ginjal dan tulang belakang) juga dapat disebabkan oleh kecelakaan.

5.       Menanggung terminal illness

Di antara daftar 49 penyakit kritis dari Allianz, salah satunya adalah Terminal Illness. Apa pun nama penyakitnya, asalkan dokter telah mendiagnosa umur yang bersangkutan tidak akan melebihi 12 bulan, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

6.       Menanggung transplantasi organ tubuh penting

Kinerja organ-organ tubuh penting menjadi perhatian utama dalam rider CI+ Allianz. Organ tubuh seperti jantung, ginjal, pankreas, liver, paru-paru, dan sumsum tulang merupakan penyangga kehidupan manusia. Memiliki proteksi yang dapat digunakan untuk membiayai penggantian organ-organ tersebut akan memberikan rasa aman yang diperlukan oleh setiap orang.

7.       Premi dan Biaya Asuransinya Murah

Di atas segala kelebihannya, harga adalah faktor yang sangat penting. Rider CI+ dari Allianz sangat murah, dan apalagi rider CI lebih-lebih lagi sangat murah. Mulai dengan premi 300 ribu per bulan, seorang pria dan wanita usia 30-an tahun dapat memiliki proteksi penyakit kritis sebesar 300 juta + proteksi jiwa 300 juta. Dan jika ingin terproteksi sebesar 1 miliar (UP jiwa 1 miliar + penyakit kritis 1 miliar), preminya 1 juta saja per bulan. Biaya asuransinya pun relatif lebih murah daripada produk sejenis di asuransi lain. Silakan dicek sendiri.

Kesimpulan

Dari berbagai keunggulan di atas, jelas bahwa rider Critical Illness dari Allianz adalah produk yang serba meliputi, karena menanggung hampir semua kondisi terburuk yang mungkin dialami manusia. Dia beririsan dengan rider ADDB (Accident Death and Disability Benefit) dan TPD (Total Permanent Disability) pada kondisi cacat total. Jadi, cukup dengan memiliki proteksi jiwa ditambah rider Critical Illness, maka proteksi dasar kita sudah tercukupi. Namun lebih baik lagi jika ditambah ADDB dan TPD, karena meski beririsan, ada juga perbedaannya dan ketiga produk ini tidak saling mengurangi. []

Baca juga artikel terkait dalam seri Prepare for the Worst:

– Prepare for the Worst: Hilangnya Kemandirian Hidup

– Prepare for the Worst: Ketidakmampuan Total

– Prepare for the Worst: Penyakit Kritis

TLO pada Asuransi Jiwa

– Perbedaan dan Persamaan antara CI+ dan CI100

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Pengetahuan Produk, Penyakit Kritis dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Keunggulan Rider Critical Illness dari Tapro Allianz

  1. Ping balik: Prepare for the Worst: Hilangnya Kemandirian Hidup | Allianz Syariah

  2. Ping balik: Prepare for the Worst: Ketidakmampuan Total | Allianz Syariah

  3. Ping balik: TLO pada Asuransi Jiwa | Allianz Syariah

  4. Ping balik: Prepare for the Worst: How Bad Condition that Have You Prepared? | Allianz Syariah

  5. Ping balik: Keunggulan Rider Critical Illness dari Tapro Allianz | Allianz Asuransi Syariah

  6. Ping balik: Komentar atas Kultwit Ligwina Poerwo-Hananto tentang Asuransi Penyakit Kritis | Asuransi Allianz Syariah

  7. Ping balik: Perbedaan dan Persamaan antara CI+ dan CI100 | Asuransi Allianz Syariah

  8. Ria berkata:

    Bagaimana utk orang yg sdh mempunyai satu dari 49 penyakit kritis apakah masih bisa mwngikuti program asuransi ini? Suami saya sdh mendapatkan transplantasi ginjal. Terima kasih atas pencerahannya.

    @Salam, Bu Ria. Saya belum punya pengalaman, jadi persisnya tidak bisa menjawab. Tentu peluangnya utk diterima lebih berat, tapi boleh-boleh saja diajukan. Semoga suami ibu sehat selalu. Amin.

    Salam,
    Asep S

    Suka

  9. Ping balik: Prioritas Asuransi | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  10. Ping balik: Asuransi Apa yang Paling Penting? | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  11. ZhevA berkata:

    Bagaimana kalo meninggal tanpa kritis? Apakah UP dari CI bisa tetap keluar?
    Saya minta tolong dibuatin ilustrasi yang ci, usia 30 tahun dan tidak perokok
    Trims

    Suka

    • Asep Sopyan berkata:

      Salam pak Zheva, jika meninggal tanpa penyakit kritis, berarti yang cair adalah UP jiwanya, UP penyakit kritisnya tidak.
      Utk ilustrasi, mohon diinfokan mau UP berapa atau preminya berapa. Lalu tanggal lahirnya. Trmksh.

      Salam,
      Asep S

      Suka

  12. Ping balik: Keunggulan Rider Critical Illness di dalam Allianz | Perlindungan Keuangan Anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s