Term Life vs Unit Link: Beberapa Catatan dari Sudut Pandang Lain

keluarga-sejahteraKepada saya banyak pembaca yang menanyakan asuransi term life, yaitu asuransi jiwa murni tanpa investasi, yang memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu. Mereka adalah orang-orang terdidik yang terbuka terhadap informasi dari berbagai sumber, terutama internet.

Teori perencanaan keuangan menyarankan agar asuransi dan investasi dipisah. Asuransinya ambil term life, investasinya di tempat lain (reksadana, saham, emas, dll). Saya setuju dengan saran ini. Dan tulisan saya di blog Myallisya penuh dengan pembahasan mengenai unit link dan term life, namun dari sudut pandang yang berbeda, yaitu sudut pandang seorang agen asuransi yang menjual unit link.

Berikut beberapa catatan saya perihal wacana term life vs unit link:

Pertama, term life atau unit link hanyalah skema. Dalam hal asuransi, yang mestinya dicari adalah manfaatnya.

Ada banyak skema dalam produk asuransi. Ada yang murni dan hangus, ada yang pakai tabungan, ada yang digabung investasi, ada yang menjanjikan premi kembali jika tidak ada klaim, dan lain-lain. Pertanyaannya: mau cari skema atau manfaat?

Kaitannya dengan term life vs unit link, simpel saja: Jika manfaat yang diinginkan ada di term life dan harganya sesuai, silakan ambil term life. Tapi jika manfaat yang diinginkan hanya ada di unit link, memilih term life hanya akan menimbulkan anda kurang terlindungi.

Sebagai contoh, di antara nasabah saya banyak yang telah memiliki asuransi jenis term life, tapi mereka tetap ambil unit link Tapro Allisya Protection Plus. Kenapa? Karena mereka ingin mendapatkan manfaat proteksi yang lengkap, salah satunya proteksi penyakit kritis, sementara di term life yang mereka beli, manfaat ini tidak tersedia. Proteksi penyakit kritis merupakan salah satu proteksi yang penting dimiliki, karena menimbulkan dampak keuangan yang sangat besar, bisa lebih besar daripada kematian.

Kedua, memilih unit link bukan berarti berniat investasi. Tujuannya tetap asuransi, adapun investasinya silakan di tempat lain.

Tapi kan unit link ada investasinya? Betul, tapi unsur investasi di sini terutama berfungsi sebagai deposit atau dana cadangan untuk membayari biaya-biaya asuransi, bukan untuk diambil untuk keperluan lain. Dana cadangan ini memiliki manfaat yang sangat penting, di antaranya melindungi polis supaya tidak langsung lapse jika suatu ketika pemegang polis mengalami lupa bayar atau kesulitan keuangan. Selama dana cadangan masih ada, walaupun tidak bayar premi selama beberapa bulan atau beberapa tahun, perlindungan masih tetap berlaku.

Ketiga, di unit link pun ada term life.

Salah satu promo saya yang paling banyak dibaca orang adalah 355 Ribu Dapat UP 1 M. Dalam ilustrasinya, UP 1 M ini diperoleh dari gabungan Asuransi Dasar dan rider Term Life. Asuransi jiwa dasarnya berlaku seumur hidup, sedangkan rider Term Lifenya berlaku hingga umur 70 tahun. Jika tutup usia sebelum usia 70 tahun, akan diperoleh dua-duanya plus saldo investasi yang ada pada saat itu. Jika tutup usia selewat 70 tahun, masih ada uang pertanggungan jiwa dasar plus saldo investasi. Yang begini ini tidak ada pada asuransi murni.

Keempat, unit link pun bisa diubah menjadi term life. 

Unsur asuransi pada unit link pada hakikatnya adalah jenis term life, yaitu YRT (Yearly Renewable Term) atau term life tahunan bergaransi perpanjangan. Jika anda ingin mendapatkan manfaat selengkap unit link tapi tak ingin investasinya sama sekali, anda bisa mengubahnya menjadi  YRT. Caranya dengan membiarkan saldo investasinya habis, setelah itu tinggal membayar biaya asuransinya plus administrasi, maka jadilah dia YRT. Selengkapnya saya tulis di artikel Mengubah Unit Link Menjadi YRT.

Kelima, unit link tidak selalu mahal, dan term life pun tidak selalu murah.

Di atas semua keributan mengenai term life vs unit link, terdapat kesan bahwa unit link itu mahal. Ini ada benarnya, tapi tidak seluruhnya. Ada unit link yang murah, dan ada term life yang mahal. Contohnya di Allianz, harga unit link lebih murah daripada term life dan manfaatnya pun lebih baik. Itulah sebabnya saya lebih suka menawarkan unit link.

Unit link Tapro Allisya dapat dimaksimalkan manfaatnya sehingga harganya dapat bersaing dengan asuransi jiwa murni, plus memiliki sejumlah kelebihan yang tidak ada di sana.

Memang, jika manfaat asuransinya dimaksimalkan, nilai investasi akan minim bahkan bisa habis di tengah jalan. Tapi sepanjang nasabah memahami, saldo investasi habis bukanlah peristiwa buruk. Ketika investasi habis, nasabah tinggal bayar biaya asuransinya dan manfaat proteksi akan tetap berlaku. Biaya asuransi ini akan lebih murah dibanding term life pada usia yang sama.

Keenam, banyak lagi kelebihan unit link, khususnya Tapro keluaran Allianz, dibandingkan term life atau asuransi jiwa murni.

Di antaranya masa pertanggungan yang lebih panjang (hingga seumur hidup untuk proteksi jiwanya), rider atau proteksi tambahan yang lengkap dan bagus-bagus, fleksibel dalam menentukan uang pertanggungan, tersedia produk syariah, dan ada investasinya sehingga premi tidak seluruhnya hangus.

Tentang sisi kesyariahan suatu produk, banyak di antara nasabah saya yang tahu tentang term life tapi tetap memilih unit link Tapro Allisya, karena ingin produk asuransi yang sesuai dengan syariah. Sementara produk jenis term life saat ini hampir tidak ada yang berakad syariah, kecuali yang dikeluarkan perusahaan asuransi murni syariah.

Kemudian merupakan fakta bahwa saat ini, mayoritas perusahaan asuransi  membekali unit linknya dengan produk tambahan yang bagus-bagus, sementara asuransi jiwa murni dibiarkan tanpa peningkatan. Oleh karena itu, orang yang keukeuh menginginkan asuransi murni akan menghadapi risiko membeli produk yang kurang lengkap perlindungannya.

Demikian. []

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Unit Link dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s