Prepare for the Worst: How Bad Condition that Have You Prepared?

EmergencySejak April 2013, saya mengganti tagline blog myallisya menjadi Prepare for the Worst. Inilah fokus saya sekarang: mengajak para pembaca untuk mempersiapkan diri dari kemungkinan terburuk, yaitu kondisi ketika orang paling sangat membutuhkan bantuan.

Kondisi apakah itu?

Ialah penyakit kritis, dengan segala implikasinya, pada fisik maupun keuangan.

Kenapa penyakit kritis? Karena:

  1. Penyakit kritis seperti jantung, stroke, kanker, dan liver adalah para pembunuh nomor satu di dunia.
  2. Secara statistik, risiko penyakit kritis semakin meningkat dari tahun ke tahun.
  3. Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan kepemilikan harta.
  4. Bagi orang yang merasa yakin benar dengan kesehatannya: Penyakit kritis dapat disebabkan oleh kecelakaan.
  5. Kebanyakan orang tidak punya biaya ketika penyakit kritis menimpa.
  6. Pengobatan dan perawatan penyakit kritis membutuhkan biaya yang sangat besar. Askes saja tidak akan cukup.
  7. Orang yang mengalami sakit kritis sangat membutuhkan uang tunai dalam jumlah yang besar. Askes sebagus apa pun tidak akan memberikan uang tunai.
  8. Jika tidak tertangani dengan tepat, penyakit kritis dapat berujung pada kondisi yang bisa dibilang lebih buruk daripada kematian, yaitu kelumpuhan, cacat total, atau hilangnya kemandirian hidup.


Penyakit kritis. Inilah kondisi yang menyebabkan banyak orang kaya jatuh miskin, dan orang biasa terjebak dalam utang. Saya tidak mengada-ada atau melebih-lebihkan. Bahkan seorang superstar seperti Chrisye sampai mengizinkan teman-temannya menggalang dana secara terbuka untuk membiayai pengobatan penyakitnya. Seandainya dia masih punya uang, mungkinkah dia membiarkan hal itu? Hal yang sama dialami artis Gugun Gondrong, yang dikabarkan sampai menjual semua hartanya, bahkan harus rela pula ditinggalkan istrinya.

Tentunya tak seorang pun yang berharap terkena penyakit kritis. Tapi karena kemungkinannya ada, sebaiknya kita berendah hati dengan tetap bersiap diri.

Jadi, seberapa buruk kondisi yang telah anda antisipasi? Jika asuransi anda belum menjangkau kemungkinan terburuk, anda masih membutuhkan rasa aman yang lebih besar. []

Baca juga artikel terkait dalam seri Prepare for the Worst:

– Prepare for the Worst: Hilangnya Kemandirian Hidup

– Prepare for the Worst: Ketidakmampuan Total

– Prepare for the Worst: Penyakit Kritis

– TLO pada Asuransi Jiwa

Keunggulan Rider Critical Illness pada Tapro Allianz

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Penyakit Kritis dan tag , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Prepare for the Worst: How Bad Condition that Have You Prepared?

  1. Ping balik: Komentar atas Kultwit Ligwina Poerwo-Hananto tentang Asuransi Penyakit Kritis | Asuransi Allianz Syariah

  2. Ping balik: 10 Fakta yang Perlu Dipahami tentang Asuransi Penyakit Kritis | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  3. Ping balik: Prepare for the Worst: How Bad Condition that Have You Prepared? | Sadar Asuransi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s