Mengapa Saya Jadi Agen Asuransi dan Mengapa Allianz

Saya menjadi agen asuransi di ASN (Allianz Star Network) pada bulan Oktober 2011 dan menjalani ujian AAJI pada 12 November 2011. Saya langsung fokus sehingga dalam waktu yang relatif singkat, hasil dari bisnis ini bisa menghidupi saya dan keluarga. Cerita perjalanan saya sebagai agen asuransi Allianz bisa dibaca di Cerita Pengalaman Agen Asuransi, yang saya tulis berseri setiap awal tahun. 

MDITApa yang Ditawarkan Profesi Agen Asuransi?

Untuk melihat alasan mengapa saya jadi agen asuransi, mari kita lihat apa saja yang ditawarkan profesi ini:

1. Waktu kerja fleksibel. Bisa diatur sendiri. Bisa dimulai sebagai bisnis sampingan.

2. Tempat kerja fleksibel. Tidak harus ngantor tiap hari.

3. Tanpa hubungan bos-karyawan. Diri sendiri adalah pebisnis.

4. Modal kecil, sehingga risiko pun kecil atau bahkan tidak ada.

5. Hasil besar, terus bertambah setiap bulan, dan penghasilan pasif hingga tak terbatas. Di bisnis ini ada faktor 24x: kerja 1 bulan, dibayar 24 bulan. Juga ada royalti 5 generasi. Inilah kebebasan finansial + kebebasan waktu. (Mengenai potensi penghasilan pasif yang bisa diperoleh dari bisnis ini, silakan lihat bukti-buktinya di MDIT (Agen Allianz Berpenghasilan Miliaran).

6. Keamanan kerja. Tidak akan dipecat selama memenuhi syarat maintenance, dan penghasilan akan tetap diperoleh meskipun setahun tidak kerja.

7. Produk yang dijual merupakan kebutuhan manusia. Kebutuhan menimbulkan permintaan. Selama ada permintaan, bisnis akan tetap jalan.

8. Bisnis jangka panjang. Sesuai dengan sifat produknya yang dibutuhkan manusia sejak lahir hingga meninggal dunia.

9. Membantu banyak orang, produk maupun bisnis. Produk memberikan perlindungan, bisnis memberikan penghasilan. Tidak salah jika dikatakan, agen asuransi adalah The Nobel Job (profesi mulia atau terhormat).

10. Jaringan bisnis bisa diwariskan, kepada pasangan atau anak. Kerja seumur hidup tidak sia-sia.

11. Rendah stres. Tanpa utang-piutang, tanpa stok barang, tidak mikirin gaji karyawan.

12. Menambah teman. Bertemu klien dari beragam kalangan. Semua rekan kerja adalah para pebisnis.

13. Meningkatkan kualitas diri dan kepemimpinan. Melalui interaksi mendalam dengan banyak orang dan rekan-rekan pebisnis, secara otomatis kita dilatih untuk lebih rendah hati, lebih melayani, selalu bersikap positif, kuat mental, dan lain-lain.

14. Banyak penghargaan bagi agen yang berprestasi. Trip ke luar negeri, nama dimuat koran, MDRT, MDIT, dll. (Contoh penghargaan Allianz, klik di SINI).

15. Keseimbangan hidup terjaga. Bisa mengatur waktu untuk keluarga, berlibur, kegiatan ibadah, hobi, dan lain-lain.

Adakah bisnis atau profesi lain yang menawarkan sekaligus semua hal di atas?

Mengapa Allianz?

Mari kita lihat dari tiga aspek: perusahaan, produk, dan sistem bisnis.

Perusahaan

Perusahaan merupakan faktor penunjang yang penting bagi keberhasilan bisnis, apalagi dalam bisnis yang mensyaratkan kepercayaan.

1. Brand atau merek ternama. Penjualan jadi lebih mudah.

2. Perusahaan asuransi terbesar dunia. (Versi majalah Forbes, klik di SINI). Di Indonesia masuk 4 besar dan terus bertumbuh menjadi yang terbesar.

3. Jaringan luas di seluruh dunia. Beroperasi di > 70 negara, dengan jumlah nasabah > 78 juta. Di Indonesia sudah ada di 40 kota, 80 titik pelayanan, lebih dari 10 ribu agen, dan 1.200 karyawan.

4. Teruji waktu. Didirikan tahun 1890, sudah lebih dari 120 tahun. Di Indonesia sejak 1996, lebih dari 15 tahun.

5. Sponsor berbagai cabang olahraga. Sepakbola (pemilik klub Bayern Munchen dan stadion Allianz Arena), balap mobil F-1, golf, paralimpik, dll.

6. Peduli lingkungan hidup dan persoalan kemanusiaan. (Penjelasan nomor 4-5, silakan dibaca di artikel Nilai Lebih Allianz).

Produk

Allianz mendefinisikan produk asuransi secara baru, yang berawal dari keprihatinan mendalam atas problem terbesar yang dialami semakin banyak penduduk dunia dari waktu ke waktu.

1. Fokus melindungi 1 yang terpenting: PENGHASILAN, melalui proteksi jiwa, cacat, dan penyakit kritis. (Mengenai pentingnya perlindungan penghasilan, klik di SINI.)

2. Produk unggulan proteksi penyakit kritis. Membantu orang di saat-saat paling membutuhkan dengan sejumlah uang tunai yang besar. Jika momen pembuktian itu tiba (klaim penyakit kritis), kepuasannya sangat terasa.

3. Menanggung 49 sd 100 kondisi penyakit kritis, mulai usia 6 bulan sd 100 tahun. Terbaik, terlengkap, termurah di Indonesia. (Tentang produk penyakit kritis Allianz, klik di SINI).

4. Bisa terus repeat order. Asuransi jiwa dan penyakit kritis bisa tetap dijual walaupun orang sudah punya banyak asuransi. Beda sekali jika jualan utamanya kartu asuransi kesehatan cashless.

5. Tersedia produk syariah. Penting bagi kalangan yang peduli nilai-nilai spiritual dan kesucian dalam setiap aktivitas ekonomi.

 

Sistem Bisnis

Sistem bisnis atau marketing plan ASN (Allianz Star Network) merupakan revolusi di industri asuransi, dengan keunggulan sebagai berikut:

1. Paling simpel. Jenjang karier hanya dua level, BE (Business Executive) dan BP (Business Partner), sehingga memudahkan untuk sampai di posisi puncak.

2. Paling mudah. Syarat promosi dari BE ke BP hanya penjualan pribadi 300 juta, tidak perlu merekrut.

3. Paling cepat. Promosi dari BE ke BP bisa dalam hitungan bulan, tanpa harus menunggu sampai akhir tahun.

4. Paling ringan. Syarat maintenance BP sangat ringan. Hanya penjualan unit 300-600 juta dalam setahun (tergantung kedalaman generasi BP) dan tanpa syarat penjualan pribadi.

5. Paling dalam. Royalti hingga kedalaman 5 generasi BP.

6. Paling besar. Royalti paling besar dibanding yang lain. Gabungan poin 5 dan 6 merupakan sumber penghasilan pasif yang besar dalam jangka panjang.

Tertarik jadi agen Allianz juga? Klik di Cara Menjadi Agen Allianz.

Terima kasih.

Salam,

Asep Sopyan

(Business Partner)

HP/WA: 082111650732 | Email: myallisya@gmail.com

Pos ini dipublikasikan di Bisnis Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

17 Balasan ke Mengapa Saya Jadi Agen Asuransi dan Mengapa Allianz

  1. Ping balik: 1 Yang Terpenting: Melindungi Penghasilan | Asuransi Jiwa Allianz Syariah

  2. Ping balik: Hal-Hal Yang Tidak Memerlukan Asuransi | Asuransi Jiwa Allianz Syariah

  3. Ping balik: Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Ketiga | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  4. Ping balik: 1 Yang Terpenting: Melindungi Penghasilan Keluarga | asuransisyariahnomorsatu

  5. Ping balik: Mengapa TAPRO di Allianz..?? | allisyakoe

  6. Ping balik: Mengapa TAPRO di Allianz..?? | allisyakoe

  7. Ping balik: Hal-Hal Yang Sebaiknya Dipersiapkan Bukan Lewat Asuransi | Sadar Asuransi

  8. Ping balik: Perlindungan Penghasilan | Sadar Asuransi

  9. Ping balik: Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Keempat (2015) | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  10. Ping balik: Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Pertama (2012) | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  11. Ping balik: 1 Yang Terpenting: Melindungi Penghasilan Keluarga | Asuransi Allianz

  12. Ping balik: 4 Benefit Agen Asuransi di Allianz Star Network | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  13. Ping balik: Paling Penting ialah Melindungi Penghasilan Keluarga | Perlindungan Keuangan Anda

  14. Ping balik: 7 Alasan Orang Menjadi Agen Asuransi | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  15. Ping balik: Great Moments with Allianz: Aneka Hadiah untuk Nasabah | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  16. Ping balik: Business Partner Ketiga Saya: Pieter Djatmiko dari Cengkareng Jakarta Barat | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  17. Ping balik: Berani Berasuransi Bersama Allianz | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s