Bagaimana Supaya Klaim Asuransi Diterima? Ini Caranya.

insurance-claim-form-approvedJika di artikel sebelumnya saya membahas beberapa faktor yang bisa menyebabkan suatu klaim asuransi ditolak oleh perusahaan asuransi (baca: Kenapa Klaim Asuransi Ditolak? Ini Alasannya.), maka artikel berikut ini adalah mengenai bagaimana caranya supaya klaim asuransi kita bisa diterima oleh perusahaan asuransi. Mari kita simak ulasannya berikut ini.. 

1. Selalu membayar premi tepat waktu

Usahakan agar selalu membayar premi asuransi tepat waktu. Kalaupun telat bayar, usahakan agar tidak lebih dari 30 hari setelah jatuh tempo. Karena dengan membayar premi tepat waktu, maka akan membuat polis Anda selalu aktif. Akan lebih baik kalau premi Anda dibayarkan secara autodebet dari rekening tabungan Anda setiap bulannya. Ini bisa membantu Anda terhindar dari lupa membayar premi.

2. Jangan pernah cairkan dana tunai yang terbentuk

Saya selalu menyarankan kepada nasabah ataupun calon nasabah saya agar tidak pernah mencairkan dana tunai yang terbentuk dari asuransi mereka, terkecuali dalam keadaan yang sangat mendesak sekali. Karena fungsi sebenarnya dari dana tunai tersebut adalah ‘membantu’ Anda dalam membayar premi di saat biaya asuransi lebih besar daripada premi yang dibayarkan. Selain itu fungsi dari dana tunai yang terbentuk tersebut adalah membayarkan premi Anda ketika Anda sedang cuti premi. Jika Anda mencairkan dana tunai yan

g terbentuk, maka lama kelamaan polis Anda akan lapse dikarenakan dana tunai yang ada tidak bisa ‘membantu’ Anda dalam membayarkan biaya asuransi Anda.

3. Pelajari dan pahami isi polis asuransi

Anda sebagai pemegang polis sangat disarankan untuk mempelajari dan memahami dengan sebaik-baiknya isi polis asuransi Anda. Pelajari setiap ketentuan yang ada mulai dari kriteria keadaan yang dicover oleh perusahaan asuransi, pasal pengecualian yang mengatur keadaan apa saja atau keadaan yang seperti apa yang dikecualikan oleh perusahaan asuransi, syarat-syarat atau dokumen-dokumen kelengkapan dalam rangka klaim asuransi, sampai dengan masa tunggu yang ada dan batas waktu maksimal klaim diterima oleh perusahaan asuransi. Tanyakan kepada agen asuransi Anda jika ada pasal-pasal yang tidak Anda pahami.

4. Jujur ketika isi form permohonan asuransi

Saya sangat menyarankan Anda menjawab seluruh pertanyaan terkait history kesehatan Anda dengan jujur. Karena dengan menjawab seluruh pertanyaan secara jujur, maka perusahaan asuransi sudah mengetahui diri Anda sejak awal. Dan biasanya jika misalnya seseorang memiliki history suatu penyakit, maka ada kemungkinan premi yang mesti dibayarkan lebih mahal dibandingkan dengan mereka yang sehat. Atau bahkan ada juga kasus dimana perusahaan asuransi menerima permohonan asuransi seseorang namun ada beberapa point dalam polis asuransi yang tidak dicover oleh perusahaan asuransi.

Demikian 4 cara supaya klaim asuransi Anda bisa diterima oleh perusahaan asuransi. Jika Anda memiliki cara yang lain, silakan tinggalkan komentar Anda.

(Disalin-tempel dari blog rekan saya Tutupolij Johan Ferdian).

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Pengetahuan Asuransi dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Bagaimana Supaya Klaim Asuransi Diterima? Ini Caranya.

  1. Tarman berkata:

    (1) Pak apakah allianz syariah punya asuransi kesehatan whole life ? Nama produk nya apa ? Asuransi Dasar whole life itu berupa asuransi jiwa atau rawat inap ?
    (2) Top Up berkala di unit link apakah suatu kewajiban, bisakah nasabah unit link hanya membayar premi tanpa top up jadi seakan-akan bayar premi sampai dengan akhir usia kontrak ?
    (3) jika sering klaim, apakah nasabah whole life dan unit link dikenakan ekstra premi ga ?
    (4) Jika nasabah unit link berada dlm kondisi biaya tabaru melebihi premi, apa yg akan terjadi ? Apakah dikenakan ekstra premi atau hrs top up atau bgm ?
    (5). Seandainya terjadi krisis keuangan spt thn 1997 atau 2008 lalu, kmd hasil investasi unit link merosot nilai investasinya dan pd saat yg sama seandainya biaya tabaru asuransi lebih besar daripada premi, gmn nasabah jadinya, apakah hrs top up lagi atau ekstra premi ?
    (6) Blog bapak bagus sekali, kalau boleh saran, artikel ilustrasinya di perbanyak (contohnya usia sekian, UP sekian, rider a,b,c maka preminya sekian) supaya pengetahuan masyarakat thd asuransi meningkat 🙂

    @Salam, pak Tarman, terima kasih atas kunjungan dan komentarnya. Saya jawab ya:
    1. Di Allianz tidak ada asuransi kesehatan jenis whole life. Pilihan yang tersedia: Jenis kontrak tahunan: Allisya Care/Maxi Violet dan SmartMed Premier. Jenis Unitlink: Rider Hospital n Surgical Care (rider di Tapro). Itu saja.
    2. Top up berkala sifatnya opsional, diperlukan jika ingin nilai investasi lebih besar atau ingin cuti premi setelah sekian tahun. Jadi tanpa top up pun boleh.
    3. Jika sering klaim, tergantung klaimnya dari penyakit jenis apa, kronis (menahun) atau akut (temporer). Saya tidak tahu soal ekstrapremi, biasanya isu ttg asuransi kesehatan adalah apakah manfaatnya masih tetap diperpanjang atau dihentikan. Dalam hal ini utk produk SmartMed, dikatakan tidak memiliki garansi perpanjangan. Sedangkan utk Allisya Care/Maxi Violet dan rider HSC, ada garansi perpanjangan.
    4. Jika tabarru sudah lebih besar dari premi, maka tergantung saldo investasinya saat itu ada berapa. Jika saldonya cukup besar, maka tentu cukup utk bayar biaya tabarru sehingga boleh tetap bayar premi normal atau bahkan bisa saja cuti premi. Jika saldonya sedikit lagi (hampir habis), maka harus dibantu dengan top up, atau boleh juga bayar tabarru + admin saja (yang saat itu sudah lebih besar dari premi).
    5. Jawabannya sama seperti pertanyaan nomor 4. Intinya, jika dilihat dari sisi asuransinya, sepanjang saldonya cukup utk bayar tabarru + admin, maka polis tetap berlaku. Kalau mau top up, tentu lebih baik karena harga unit sedang turun.
    6. Terima kasih atas masukannya, smg saya bisa lengkapi lagi isi blog ini :).

    Salam,
    Asep S

    Suka

    • Tarman berkata:

      3. Jika sering klaim, tergantung klaimnya dari penyakit jenis apa, kronis (menahun) atau akut (temporer). Saya tidak tahu soal ekstrapremi, biasanya isu ttg asuransi kesehatan adalah apakah manfaatnya masih tetap diperpanjang atau dihentikan. Dalam hal ini utk produk SmartMed, dikatakan tidak memiliki garansi perpanjangan. Sedangkan utk Allisya Care/Maxi Violet dan rider HSC, ada garansi perpanjangan.

      Reply

      (7)Terima kasih utk jawabannya pak Asep, bagaimana jika nasabah unit link, misal nya setelah nasabah unit link memasuki usia tua dan masih dalam usia kontrak kmd (semoga saja tdk terjadi tentunya) ditimpa berupa penyakit kronis/komplikasi/kritis, apa manfaat nya di hentikan atau tetap diperpanjang s.d kontrak ataukah biaya tabaru nya mjd lebih besar dr standar biaya tabaru ?

      (8) Pertanyaan ttg rider, jika dalam kontrak awal nasabah rider Allisya Hospital & Surgical Care plan kamar 500 kmd seiring usia bertambah/ inflasi biaya rumah sakit/ riwayat klaim membuat nasabah mengajukan revisi kontrak unit link mjd kamar 1000, hal itu bs atau engga? Apa kontrak khusus utk rider itu bs direvisi ?

      (9) Dalam pengajuan menjadi nasabah asuransi, jika nasabah pernah kecelakaan lalu lintas dan patah tulang bahu (ga parah) kmd sembuh 95% melalui rawat jalan (tanpa operasi) dan kini msh rawat jalan utk check up 2 bulan sekali, apa hrs diceritakan kpd pihak asuransi? Apa nantinya klaim kecelakaan dikecualikan atau bgm?

      (10) Jika nasabah asuransi mendapat kecelakaan lalu lintas, apa yg mestinya dilakukan ? Apakah langsung ke rumah sakit rekanan spy bs langsung di periksa ataukah harus terlebih dahulu mengurus berita acara kecelakaan dari kepolisian sebelum mendatangi rumah sakit ?

      (11) kecelakaan tunggal (misal jatuh karena jalan licin, berlubang, menghindari becak atau kendaraan lain shg banting setir kmd jatuh terpeleset) apa bisa klaim ? Atau harus kecelakaan yg melibatkan korban 2 pengemudi kendaraan atau lebih yg bs klaim ?

      (12) Allianz Produk Dana Kesehatanku itu reimburse atau cashless ? Cara klaimnya apa dg kwitansi asli atau legalisir ? Terima kasih

      @Salam, Pak Tarman, saya coba jawab lagi berdasarkan yang saya ketahui.
      7). Setahu saya, rider HSC di unitlink tetap bisa diperpanjang walaupun tertanggung sudah mengalami penyakit kritis. Saya tidak tahu dengan biaya asuransi atau tabarrunya, apakah tetap normal atau dikenakan kenaikan.

      8). Plan kamar bisa dinaikkan dg batasan: maksimal 1 tingkat di atasnya, dan maksimal 2 kali setahun. Dari plan 500, di atasnya plan 750, dan di atasnya plan 1000. Syarat kenaikan, tertanggung tidak dalam keadaan sakit.

      9). Kecelakaan tsb harus diceritakan dalam form pengajuan (SPAJ), dilengkapi hasil resume medis/kontrol dokter. Yang pernah saya alami dg nasabah saya, perawatan akibat kecelakaan tsb tidak ditanggung. Tapi kalau mengalami kecelakaan lagi dan di tempat yang berbeda, tetap ditanggung.

      10). Jika kecelakaan, langsung saja ke rumah sakit. Asuransi kesehatan tidak membutuhkan surat keterangan dari polisi. Yang membutuhkan surat keterangan polisi adalah rider ADDB (Accident Death and Disability Benefit).

      11). Kecelakaan tunggal ditanggung.

      12). Setahu saya produk Dana Kesehatanku itu sistemnya reimburse dan boleh fotokopi legalisir. Mohon maaf kalau salah, saya tidak jual produk ini.

      Salam,
      Asep S

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s