1 Yang Saya Suka dari Bisnis Asuransi: Bisa Membuka Lapangan Kerja

BisnisBanyak orang yang mengeluh susahnya mencari pekerjaan, padahal sebetulnya lapangan kerja selalu terbuka. Di sisi lain, tak sedikit orang yang bercita-cita menjadi pengusaha dengan satu harapan yang mulia bisa membuka lapangan kerja bagi banyak orang, namun cita-cita itu tak kesampaian karena menjadi pengusaha itu memang tidak gampang.

Tapi kini ada kabar gembira. Sejak dua dekade terakhir, ada satu bidang pekerjaan yang sangat mudah dimasuki dan bisa dijadikan sumber nafkah sekaligus membuat anda bisa membuka lapangan kerja bagi banyak orang. Pekerjaan itu ialah agen asuransi.

Agen asuransi sekarang ini dapat dianggap sebagai sebuah pekerjaan atau profesi. Tugas pokoknya menjual produk-produk asuransi. Pada saat yang sama, agen asuransi dapat pula menjadi layaknya manajer atau pemilik perusahaan yang merekrut orang lain untuk menjadi agen asuransi di bawah supervisinya. Hal ini dimungkinkan berkat sistem pemasaran jaringan (network marketing) yang sejak tahun 90-an mulai diterapkan di banyak perusahaan asuransi, khususnya asuransi jiwa.

Berbeda dengan profesi penjualan lainnya seperti agen properti dan kendaraan, seorang agen asuransi adalah penjual sekaligus pebisnis. Seorang penjual menjual produk untuk diri sendiri, sedangkan seorang pebisnis merekrut para penjual untuk menjual produk bagi dirinya. Penjual mobil mungkin bisa mengajak teman-temannya untuk sama-sama menjual mobil, tapi hasil penjualan teman-temannya itu tidak bisa menjadi miliknya juga.

Karakteristik Profesi Agen Asuransi

Agen asuransi sebagai profesi memiliki beberapa karakteristik yaitu:

  1. Terbuka bagi siapa saja, tanpa memandang latar belakang pendidikan, profesi, keahlian, jenis kelamin, maupun ras. Kriteria calon agen asuransi sangat ringan, yaitu berusia minimal 17 tahun dan berakal sehat. Kadang ada yang mencantumkan syarat lulus SMA atau sederajat, tapi karena tidak diminta ijazah, orang yang tidak sekolah pun bisa saja mendaftar.
  2. Tugas pokok yang dilakukan adalah menjual produk asuransi, misalnya asuransi jiwa dan kesehatan.
  3. Penghasilan utama diperoleh dari komisi penjualan produk dan bonus. Umumnya tidak ada gaji.
  4. Besarnya penghasilan tergantung kinerja: semakin rajin semakin besar.
  5. Diterapkannya sistem bisnis jaringan menjadikan potensi penghasilan tidak terbatas, karena penghasilan diperoleh pula dari omset penjualan agen-agen di jaringan.
  6. Dengan sistem bisnis jaringan, setiap agen merupakan pebisnis dan bisa membuka lapangan kerja (bisnis) bagi banyak orang.
  7. Orang yang direkrut menjadi agen asuransi adalah pebisnis, bukan karyawan. Sebagai pebisnis, dia juga bisa melakukan hal yang sama, merekrut para pebisnis.

Cita-cita Saya: Membantu Banyak Orang Menjadi Agen Asuransi Penuh Waktu

Saya menjadi agen asuransi pada akhir tahun 2011. Setahun kemudian, saya bisa menyebut diri saya seorang agen asuransi karena penghasilan utama saya bersumber dari bidang ini dan saya sepenuh waktu mengerjakannya. Saya tidak memiliki pekerjaan atau bisnis lain yang menghasilkan uang.

Posisi saya saat ini adalah Business Partner (BP, setara manajer-direktur di perusahaan asuransi lain). Sebagai BP, saya bisa membuka lowongan kerja kepada siapa saja untuk menjadi agen asuransi seperti saya. Ini satu hal yang sangat saya suka dari profesi agen asuransi. Saya bisa merekrut orang, tapi saya tidak merasa diri saya pengusaha karena saya tidak menggaji mereka. Justru merekalah yang menggaji saya melalui penjualan yang mereka lakukan, tanpa mengurangi bagian mereka sendiri.

Hampir setiap minggu ada saja orang yang menghubungi saya menyatakan ingin menjadi agen asuransi. Saya ingin menerima mereka semua dan membantu mereka sukses. Tapi hal itu harus dilakukan secara bersama-sama dan timbal balik.

Saya melihat para agen asuransi yang menjadi leader saya dan di atasnya, yaitu Pak Yudi Haliman, Pak Hendy Winata, Pak Venny Wantouw, ibu Liem Lie Sia, Pak Lee Boon Siong. Mereka telah membantu ribuan agen sehingga banyak dari para agen itu, termasuk saya sendiri, bisa mengandalkan hidup dari bekerja sebagai agen asuransi. Mereka mendapatkan sesuatu dari penjualan saya dan tim saya, tapi saya sama sekali tak keberatan.

Saya membayangkan bisa berada di posisi mereka: membantu ribuan orang sehingga bisa menjadikan profesi agen asuransi sebagai sumber nafkah utama. []

Pos ini dipublikasikan di Bisnis Asuransi dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke 1 Yang Saya Suka dari Bisnis Asuransi: Bisa Membuka Lapangan Kerja

  1. superlutena berkata:

    Produk asuransi yang bagus apa ya min?

    @Tergantung kebutuhannya apa. Produk yg tersedia: asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Demikian.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s