Asuransi Apa yang Kita Butuhkan?

Insurance

Asuransi sesuai arti harfiahnya adalah perlindungan atau proteksi, yaitu perlindungan dari kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya besar atau memiliki dampak keuangan yang besar.

Jika kejadian itu diinginkan, seperti melahirkan anak, pendidikan, perjalanan ibadah, dan pensiun, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau investasi..

Jika waktu kejadiannya dapat diketahui atau dapat direncanakan, seperti pendidikan, perjalanan ibadah, dan pensiun, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau investasi.

Jika kejadian itu tidak butuh biaya besar, seperti rawat jalan, rawat gigi, dan melahirkan, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau dana darurat.

Baca juga:

Hal-hal yang Sebaiknya Dipersiapkan Bukan Melalui Asuransi

Jadi, asuransi apa yang dibutuhkan oleh semua orang? Ialah asuransi yang memberikan perlindungan dari kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya besar. Ukuran butuh biaya besar adalah tidak dapat ditanggung sendiri atau akan terasa sangat berat jika harus menanggungnya sendiri. Jika suatu kejadian dampak keuangannya masih bisa ditanggung sendiri, pada dasarnya tidak dibutuhkan asuransi untuk menanggulanginya.

Apa sajakah kejadian yang memenuhi tiga kriteria itu?
1. Meninggal dunia
2. Cacat tetap, baik karena sakit ataupun kecelakaan
3. Penyakit kritis
4. Rawat inap dan pembedahan (hospital and surgical)

Meninggal dunia adalah kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya atau memiliki dampak keuangan yang besar. Dampak keuangan dari kejadian meninggal dunia adalah biaya kematian (pemakaman dan upacara yang menyertainya) serta hilangnya sumber penghasilan apabila kejadian ini menimpa pencari nafkah dalam keluarga.

Cacat tetap juga merupakan kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya atau menimbulkan dampak keuangan yang besar. Cacat tetap bisa sebagian anggota tubuh, bisa juga total (dua tangan, dua kaki, dua mata). Cacat tetap bisa diakibatkan oleh penyakit ataupun kecelakaan. Dampak keuangan dari cacat tetap adalah berkurang atau hilangnya kemampuan produktif sehingga penghasilan pun berkurang.

Penyakit kritis juga merupakan kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya besar. Penyakit kritis contohnya kanker, penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Dampak keuangan dari penyakit kritis yang pertama adalah biaya pengobatan dan perawatan yang besar, serta jika tidak sembuh bisa menimbulkan hilangnya kemampuan produktif sehingga tidak mampu lagi mendapatkan penghasilan.

Rawat inap dan pembedahan juga termasuk kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya besar. Dampak keuangan dari rawat inap dan pembedahan adalah biaya perawatan di rumah sakit. Besarnya variatif tergantung penyakitnya apa.

Asuransi meninggal dunia, cacat tetap, dan penyakit kritis biasanya digolongkan sebagai asuransi jiwa. Asuransi rawat inap dan pembedahan digolongkan sebagai asuransi kesehatan, dan ada juga yang merupakan manfaat tambahan dari produk asuransi jiwa.

Asuransi untuk kejadian meninggal dunia, cacat tetap, dan penyakit kritis diberikan dalam bentuk santunan uang tunai sebesar uang pertanggungan (UP) yang dijanjikan dalam polis, sedangkan asuransi untuk rawat inap dan pembedahan diberikan dalam bentuk penggantian biaya sebesar yang ditagihkan rumah sakit dengan maksimal sesuai plafon yang diambil.

Di Allianz, produk asuransi yang menanggung risiko meninggal dunia, cacat tetap, dan penyakit kritis adalah Tapro. Tapro juga bisa ditambahkan manfaat rawat inap dan pembedahan.

Tapi untuk manfaat rawat inap dan pembedahan, tersedia juga produk asuransi yang khusus, yaitu Allisya Care, Maxi Violet, dan SmartMed Premier. Ketiganya merupakan asuransi kesehatan murni tanpa tabungan atau investasi.

Demikian. Semoga bermanfaat. []

Pos ini dipublikasikan di Edukasi Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Asuransi Apa yang Kita Butuhkan?

  1. Ping balik: Asuransi Pendidikan? Ini Istilah yang Rancu. Asuransi kok untuk Pendidikan? | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  2. Ping balik: Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Keempat (2015) | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  3. Ping balik: Asuransi Apa yang Cocok Buat Kita | Perlindungan Keuangan Anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s