Asuransi Jangka Pendek, Investasi Jangka Panjang

Ilustrasi investasiBanyak orang beranggapan bahwa asuransi itu program jangka panjang. Anggapan ini tidak tepat. Sebetulnya asuransi itu bukan program jangka panjang, tapi program jangka pendek atau paling jauh jangka menengah.

Jika ada yang bersifat jangka panjang dalam produk asuransi, seperti pada produk jenis endowment dan unitlink, itu adalah sisi tabungan atau investasinya. Untuk asuransinya sendiri sulit disebut program jangka panjang. Mengapa?

Jika anda mengambil asuransi jiwa (unitlink ataupun bukan) dengan manfaat UP jiwa 1 miliar, maka uang 1 miliar itu mungkin terasa besar di saat sekarang, tapi akan semakin menurun nilainya di masa yang akan datang. Untuk saat ini, uang 1 miliar bisa dipakai membeli rumah mewah, tapi 10 tahun kemudian mungkin hanya rumah menengah saja. Dan 20 tahun kemudian, mungkin rumah sangat sederhana pun tak dapat.

Jika anda mengambil asuransi kesehatan (unitlink ataupun bukan) dengan manfaat plan kamar 1 juta, saat ini masih bisa memperoleh kelas VIP isi 1 orang. Tapi 10 tahun kemudian, kamar seharga 1 juta sehari mungkin setara kamar isi 4 orang, dan 20 tahun kemudian mungkin tak ada lagi kamar di rumah sakit yang tarifnya 1 juta semalam, seperti halnya sekarang ini kita sulit menemukan kamar seharga 100 ribu.

Jadi, jika anda mengambil asuransi, niatkanlah untuk jangka pendek saja, 5 atau paling lama 10 tahun. Setelah itu kebutuhan proteksi anda akan bertambah, jadi anda harus meningkatkan manfaat polis asuransi anda, entah dengan cara mengupgrade polis yang ada ataupun menambah polis baru.

Karena adanya anggapan bahwa asuransi itu program jangka panjang, saya pernah mendapat sebuah permintaan dari prospek yang menginginkan asuransi kesehatan untuk masa pensiun. Usianya saat ini 40 tahun dan berencana pensiun di usia 55 tahun. Saat ini selama masih bekerja, asuransi kesehatannya ditanggung kantor. Dia sudah mendapatkan penawaran dari asuransi lain berupa produk unitlink dengan premi 1 juta per bulan dan mendapatkan manfaat plan kamar 800 ribu. Ketika saya katakan bahwa 15 tahun lagi kamar 800 ribu mungkin hanya mendapat kamar kelas 3, dia terkejut dan akhirnya menyadari bahwa sangat naif mengambil asuransi kesehatan sekarang dengan niat untuk dipakai nanti.

Sedangkan investasi adalah betul program jangka panjang, karena manfaat investasi baru akan terasa di masa-masa yang akan datang. Dalam jangka pendek, investasi belum akan menampakkan hasilnya. Tapi dalam jangka panjang, hasilnya bisa sangat menggembirakan.

Investasi berguna untuk memenuhi keperluan kita di masa depan, misalnya kuliah anak, perjalanan ibadah, dan dana pensiun. Jika kita rutin berinvestasi di reksadana misalnya 1 juta tiap bulan, nilainya masih terasa kecil di tahun-tahun awal. Barulah setelah 5 tahun, atau 10 tahun, nilainya lebih terasa, dan jika konsisten dalam 20 tahun nilainya akan luar biasa, meski mungkin belum cukup untuk membuat anda pensiun dengan nyaman.

Simpulan

Asuransi adalah program jangka pendek karena semakin lama nilainya semakin kecil.

Investasi adalah program jangka panjang karena semakin lama nilainya semakin besar.

Ada pepatah: “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”. Ini adalah tentang tabungan atau investasi.

Sedangkan untuk asuransi, pepatahnya harus dibalik: “Bukit yang terus dikikis lama-lama menjadi dataran rendah”. []

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Edukasi Asuransi, Investasi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Asuransi Jangka Pendek, Investasi Jangka Panjang

  1. Ping balik: Asuransi Itu Proteksi, Bukan Investasi | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  2. Ping balik: Asuransi itu Proteksi,Bukan Investasi. | Asuransi Jiwa dan Kesehatan

  3. Ping balik: Asuransi bukan INVESTASI, melainkan PROTEKSI | ALLIANZ

  4. Ping balik: Asuransi vs Investasi | sadar asuransi

  5. Ping balik: Ambil Unit-link untuk Investasi? Pikir-pikir Lagi Deh. | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  6. Ping balik: Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Keempat (2015) | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  7. Ping balik: Apa Bedanya Biaya Akuisisi dengan Biaya Asuransi? | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  8. Ping balik: Berapa Persen Alokasi Asuransi dan Investasi? | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  9. Ping balik: Proteksi bukan Investasi – kusayangi keluargaku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s