Agen Asuransi, Bisnis yang Terbuka untuk Semua Kalangan

sukses-asuransiJika anda bertemu sejumlah agen asuransi dan menanyakan apa pekerjaan mereka sebelum menjadi agen, pastilah mereka berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.

Anda akan menemukan agen asuransi yang berasal dari golongan karyawan. Ada juga dari kalangan profesional. Ada yang berasal dari kalangan pengusaha. Ada yang pernah jadi ASN (Aparatul Sipil Negara).

Ada yang mantan pegawai bank. Ada yang tadinya dokter. Ada yang pernah jadi guru. Ada yang ahli IT. Ada yang bekas direktur. Ada yang sekaligus ibu rumah tangga. Ada yang pernah jadi pembantu rumah tangga.

Ada yang awalnya pengangguran. Ada yang seniman. Ada yang jadi agen saat masih mahasiswa. Ada yang lulusan sekolah bergengsi di luar negeri. Ada yang pegiat MLM (Multi Level Marketing). Bahkan ada yang pensiunan.

Pertanyaannya, mengapa mereka mau jadi agen asuransi?

Tentunya alasan mereka bermacam-macam. Tapi pastilah mereka melihat sesuatu yang baik di bisnis ini, yang mungkin lebih baik dibanding bisnis atau pekerjaan mereka yang lama.

Mungkin mereka ingin menjadi lebih baik dari segi penghasilan, mungkin mereka melihatnya dari segi fleksibilitas waktu kerja, mungkin karena ada unsur membantu orang melalui produknya, mungkin karena suka jalan-jalan ke luar negeri, suka dengan penghargaan, gemar dengan tantangan, senang menjalin relasi, atau ingin mengembangkan diri. Semuanya dimungkinkan di bisnis ini.

Pertanyaannya lagi, mengapa profesi agen asuransi terbuka untuk semua kalangan?

Setidaknya ada tiga faktor.

Pertama, profesi agen asuransi tidak mensyaratkan pengalaman, keterampilan, maupun latar belakang pendidikan tertentu.

Kedua, bisnis asuransi bisa dimulai dengan modal materi yang sangat kecil dan karena itu risikonya pun kecil. Orang tidak akan kehilangan apa-apa jika pun tidak berhasil. Modal material untuk jadi agen asuransi hanyalah membayar biaya untuk ujian lisensi kurang dari 300 ribu.

Ketiga, dan yang sangat penting, ada ahlinya yang akan mengajari. Walaupun saat masuk anda buta sama sekali tentang bisnis asuransi, ada leader dan support system yang akan membantu anda. Bisnis asuransi dijalankan dengan konsep bisnis pemasaran jaringan (network marketing). Orang yang mengajak anda (upline, leader) bertanggung jawab membimbing anda sampai anda berhasil. Yang perlu anda lakukan hanyalah mengikuti semua nasihatnya.

Dengan tiga faktor di atas, jelaslah bahwa agen asuransi adalah bisnis atau profesi yang bisa dimasuki siapa pun orang, yang penting dia punya kemauan yang kuat untuk berhasil, mau belajar, terus mencoba, belajar lagi dan mencoba lagi, dan tidak berhenti sebelum mendapatkan hasil yang diharapkan.

Tak ada yang akan menghalangi anda untuk menjadi agen asuransi yang berhasil, kecuali anda sendiri.

Demikian. []

Untuk konsultasi mengenai bisnis asuransi di ASN, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Business Partner)

HP/WA 082111650732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Anda pun dapat menghubungi BP (Business Partner) di tim saya:

  1. Yessi Dian Novita | HP/WA: 08129645333 | Email: yessidiannovita@gmail.com | Blog: proteksisyariah.com | Bogor.
  2. Anna Wijayanti | HP/WA: 0877 7507 1705 | Email: mytapro@gmail.com | Blog:mytapro.net | Bintaro.
  3. Pieter Djatmiko, HP/WA: 08119292466 | Email: pieter_dj_80@yahoo.com | www.asuransi-jiwa.org | Cengkareng
  4. Riani Rizky Amelia | HP/WA: 0815 6355 8000 | Email: ameliarizky1090@gmail.com | Sukabumi.
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Bisnis Asuransi dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s