Jika Saudara Anda Sakit Berat, Berapa yang Sanggup Anda Bantu?

Pinjam uangBulan lalu (September 2017), bibi dari istri saya meminjam uang kepada kami untuk membiayai perawatan anaknya yang sakit. Sakit anaknya tidak berat, tapi harus dirawat di rumah sakit. Dana yang dipinjamnya 5 juta.

Setelah berunding beberapa jenak, akhirnya kami menyetujui untuk meminjaminya uang sebesar yang diminta. “Mudah-mudahan rizki kita lancar,” kata istri saya. Amin.

Saya tidak tahu apakah sebelumnya bibi kami itu telah mengusahakan pinjam uang ke saudara-saudaranya yang lain yang lebih dekat. Dia tinggal di kampung di daerah Banten Selatan, sedangkan kami di kota di wilayah Banten utara.

Satu yang kami tahu, jika dia pinjam uang lagi dalam waktu dekat ini, kami tidak akan sanggup membantu. Begitu pula jika ada saudara kami yang lain lagi yang sakit, kami juga tidak akan bisa meminjami, atau kalaupun bisa hanya sedikit saja. Tentunya kami pun punya banyak kebutuhan yang tidak perlu kami sebutkan.

Itulah cerita kami.

Sekarang, jika anda mengalami hal yang serupa: saudara anda sakit dan dia meminjam uang kepada anda, berapa yang sanggup anda bantu?

Jika anda sudah membantu, tapi saudara anda sakitnya cukup berat sehingga butuh uang lebih banyak dan dia kembali meminjam uang kepada anda, apakah anda sanggup membantu lagi?

Pertanyaan selanjutnya, jika yang sakit berat itu anda atau keluarga anda sendiri, apakah anda akan meminta bantuan uang (entah sedekah atau pinjaman) kepada saudara-saudara anda? Seberapa yakin anda bahwa mereka akan memberikan bantuan uang kepada anda? Seberapa besar bantuan yang bisa mereka berikan?

Pertanyaan-pertanyaan ini tidak perlu dijawab, dan biasanya memang sulit dijawab. Seberat kita membantu mereka dalam hal keuangan, biasanya seberat itu pula mereka membantu kita.

Tapi saya punya solusi bagi anda dan saudara-saudara anda, supaya masalah bantu-membantu dalam urusan yang sensitif (baca: pinjam-meminjam uang) ini tidak perlu terjadi, yaitu:  milikilah asuransi yang tepat.

Untuk risiko sakit yang memerlukan rawat inap, milikilah asuransi kesehatan. (Info produk bisa dibaca di SINI).

Untuk risiko sakit yang berat (contoh: kanker, jantung, stroke, gagal ginjal), selain asuransi kesehatan, miliki jugalah asuransi penyakit kritis. (Info produk bisa dibaca di SINI).

Selain memiliki asuransi yang tepat, besarnya manfaat atau uang pertanggungannya pun harus cukup besar, bukan asal ada. Berapa kecukupannya, disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda membayar premi.

Sebagai gambaran, seorang yang terkena sakit kritis semacam kanker, dia membutuhkan uang hingga miliaran rupiah.

biaya-chrisye

Contoh biaya kanker tahun 2005.

Jadi, sebisa mungkin anda juga punya uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Lalu siapa saja yang harus punya asuransi?

Jika anda khawatir dan akan kerepotan jika dipinjami uang oleh saudara-saudara anda, berarti saudara-saudara anda harus punya asuransi. Begitu pula keluarga dari saudara-saudara anda.

Tentunya saudara-saudara anda pun akan kerepotan jika dipinjami uang oleh anda, jadi anda dan keluarga anda pun harus punya asuransi.

Intinya, semua orang perlu punya asuransi. Anda, pasangan, anak, orangtua, saudara, kerabat dekat dan jauh, tetangga, teman-teman, rekan kerja. Mereka semua sangat mungkin akan menghubungi anda ketika membutuhkan uang.

Setuju?

Jika ya, sampaikan kabar baik ini kepada semua orang. []

 

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Asuransi Kesehatan, Asuransi Penyakit Kritis, Edukasi Asuransi dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s