Sekadar Mengingatkan: Kematian Tak Kenal Usia

Kabar Duka RifaPagi ini (17 Oktober 2017) saya mendengar kabar duka lewat grup whatsapp. Satu teman saya, sekelas di Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, meninggal dunia. Seorang ibu rumah tangga, usianya tak jauh beda dengan saya, sekitar 35 atau 36 tahun. Dan dia meninggalkan 3 anak yang masih kecil.  

Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Semoga semua dosanya diampuni dan semua amal baiknya diterima di sisi Allah. Amin. 

Seminggu sebelumnya, seorang teman sesama agen asuransi di Allianz, tinggal di Tanjung Pinang, pun meninggal dunia. Prestasinya cemerlang: MDRT, MDIT, dan beragam penghargaan dari Allianz. Usianya juga baru 36 tahun. Tahun-tahun sebelumnya, setidaknya ada 4 agen asuransi yang saya kenal telah tutup usia, dan semuanya masih relatif muda (di bawah 30 atau 40 tahun).

Selama saya hidup, tak terhitung saya mendengar kabar kematian. Di antara keluarga besar saya, ada beberapa yang sudah dipanggil Tuhan ketika masih anak-anak. Ketika saya baru lulus SMP, seorang teman sekelas di SMP meninggal dunia. Lalu teman sekelas saya di SMA juga sudah ada yang tutup usia. Dan kini teman sekelas di kuliahan.

Di kalangan orang-orang terkenal, tak sedikit yang meninggal dunia pada usia yang relatif muda. Kali ini saya akan menyebut beberapa nama: Jupe meninggal pada umur 36 tahun. Olga meninggal pada umur 32 tahun. Mike Mohede meninggal pada umur 32 tahun. Alda Risma meninggal pada usia 24 tahun. Sukma Ayu meninggal pada umur 24 tahun. Poppy Mercury meninggal pada umur 22 tahun. Nike Ardilla meninggal pada umur 19 tahun. Abiem Ngesti meninggal pada umur 16 tahun. Dan banyak lagi.

Memang secara statistik, orang dengan usia tua lebih banyak yang meninggal dunia dibanding orang yang masih muda. Tapi statistik hanya menggambarkan keumuman.

Pada tataran individu, tak seorang pun dari kita bisa memastikan bahwa kita akan berumur panjang. Kita hanya bisa berharap berumur panjang dan sehat.

Tentu kita semua tahu dan sadar bahwa kematian tak mengenal usia. Tapi tetap saja kita masih perlu diingatkan dengan kejadian-kejadian di sekitar kita.

Dan Nabi Muhammad Saw pun menganjurkan kita untuk sering mengingat kematian (dzikrul maut). Dalam sebuah hadis riwayat Ath Thabrani dan Al Hakim dikatakan:

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ , وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ

Artinya: Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atas orang itu. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu luas (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atas orang itu. [Shahih Al Jami’ush Shaghir, no. 1.222; Shahih At Targhib, no. 3.333]. (Sumber: https://almanhaj.or.id/2982-mengingat-maut.html)

Kematian tak mengenal usia, artinya kematian bisa datang kepada manusia di usia berapa pun, baik masih bayi, anak-anak, pemuda, dewasa, dan lanjut usia.

Jika kita percaya tentang adanya Hari Kemudian, Kematian pun tak peduli apakah kita sudah punya bekal atau belum, dan apakah bekal kita sudah cukup atau belum untuk menghadapi pengadilan di alam sana.

Jika waktunya tiba, dia akan menjemput kita.

Dan berkaitan dengan alam sini, Kematian pun tak peduli apakah kita telah meninggalkan bekal yang cukup untuk orang-orang yang kita tinggalkan, ataukah kurang.

Tentang paragraf terakhir ini, mungkin hanya agen asuransi yang peduli dan punya solusinya.

Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Iklan

Tentang Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan
Pos ini dipublikasikan di Asuransi Jiwa dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s