Sudah Cukupkah Perlindungan Anda?

Cek Polis AndaKepada setiap orang yang menjawab, “Maaf, saya sudah punya asuransi”, izinkan saya bertanya, “Sudah cukupkah perlindungan anda?

Apa maksudnya?

Setidaknya ada tiga hal yang perlu diperiksa dari polis asuransi yang anda miliki. Saya akan menuliskannya dalam bentuk pertanyaan kepada diri sendiri.

  1. Asuransi apa saja yang sudah saya miliki?
  2. Seberapa besar manfaat perlindungannya?
  3. Dalam keluarga saya, siapa saja yang sudah terlindungi asuransi?

 

Pertama: Asuransi Apa Saja Yang Sudah Saya Miliki?

Karena asuransi itu bermacam-macam dan tiap jenis asuransi berbeda fungsinya, maka cobalah anda bertanya kepada diri sendiri: “Asuransi apa saja yang sudah saya miliki?

Kenapa perlu mengajukan pertanyaan ini?

Karena ada orang yang merasa punya asuransi, tapi ketika dia sakit dan harus dirawat inap, ternyata dia diminta setor deposit dan sepulangnya dia masih harus membayar seluruh tagihan rumah sakit. Kok bisa? Rupanya polis asuransi yang dia miliki tidak mencantumkan benefit untuk rawat inap.

Ada juga orang yang punya asuransi kesehatan untuk rawat inap, tapi ternyata kejadian yang dia alami adalah meninggal dunia. Tentu asuransi yang dimilikinya tidak membantu sama sekali.

Atau ada orang punya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, tapi ternyata dia kena stroke atau kanker yang membutuhkan pengobatan berkepanjangan dan menghilangkan kemampuan produktif. Untuk rawat inap dan operasinya memang ditanggung, tapi untuk kehilangan penghasilannya tidak.

Ibarat petinju, anda berlatih untuk menahan pukulan dari depan, tapi ternyata lawan memukul dari samping.

Jadi, cek kembali polis asuransi anda: “Asuransi apa saja yang anda miliki?

Terkait asuransi jiwa dan kesehatan, setidaknya ada 4 jenis risiko yang memerlukan asuransi, disingkat RSCM, yaitu:

  1. Rawat inap
  2. Sakit kritis
  3. Cacat tetap
  4. Meninggal dunia.

Sudahkah anda memiliki asuransi untuk keempat risiko tersebut?

RSCM

Untuk Rawat inap, asuransinya biasa disebut HS (Hospital and Surgical). Bisa berbentuk asuransi yang berdiri sendiri (stand alone), bisa juga berupa rider pada asuransi jiwa jenis unit-link. Produknya jika di Allianz ada 4 pilihan, yaitu Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier, dan Rider HSC+. Keempatnya bisa dipelajari di artikel “4 Pilihan Produk Asuransi Kesehatan dari Allianz”.

Untuk Sakit kritis, asuransinya biasa disebut CI (Critical Illness) atau CC (Crisis Cover). Umumnya merupakan rider pada asuransi jiwa unit-link. Di Allianz, ada tiga produk rider penyakit kritis, yaitu CI+, CI100, dan CIA. Selengkapnya bisa dipelajari di artikel “Penjelasan tentang Tiga Produk Asuransi Penyakit Kritis dari Allianz”.

Untuk Cacat tetap, asuransinya ada dua, yaitu ADDB (Accidental Death and Disability Benefit) dan TPD (Total Permanent Disability). ADDB menanggung cacat tetap (sebagian maupun total) dan meninggal karena kecelakaan, sedangkan TPD menanggung cacat tetap total karena sakit ataupun kecelakaan. Anda boleh mengambil salah satu atau dua-duanya. Selengkapnya bisa dipelajari di ADDB dan TPD.

Untuk Meninggal dunia, asuransinya adalah asuransi jiwa, yang merupakan produk dasar pada unit-link maupun asuransi jiwa jenis lain. Istilah “asuransi jiwa” atau “life insurance” mengacu pada proteksi dari meninggal dunia. Di Allianz, produk asuransi jiwa adalah unit-link Tapro (Allisya Protection Plus dan Smartlink Flexi Account Plus). Selain sebagai produk dasar, asuransi jiwa juga tersedia dalam bentuk rider Term Life.

Kedua: Seberapa Besar Manfaat Perlindungan dari Asuransi Yang Saya Miliki?

Selanjutnya, anda pun perlu bertanya kepada diri sendiri, “Seberapa besar manfaat perlindungan dari asuransi yang saya miliki?

Kenapa perlu menanyakan ini?

Sebab ada orang yang menjawab punya asuransi kesehatan untuk rawat inap, tapi saat dia dirawat inap, ternyata masih harus nombok biaya rumah sakit. Ada orang punya asuransi untuk sakit kritis, tapi ketika dia terkena kanker atau stroke, banyak aset yang harus dijual karena ternyata UP penyakit kritisnya hanya ala kadarnya. Ada juga orang yang punya asuransi jiwa, tapi ketika dia meninggal dunia, ternyata untuk biaya pemakaman dan ritual kematian saja tidak cukup.

Jika anda punya asuransi tapi biaya RS masih nombok dan masih harus jual aset, itu artinya perlindungan asuransi anda belum cukup.

Jika nomboknya sedikit dan mampu anda bayar, atau nombok banyak tapi ada aset yang bisa dijual, masalah selesai.

Tapi bagaimana jika nomboknya banyak dan aset yang ada tidak cukup sehingga pengobatan terpaksa harus dihentikan atau harus berutang? Kasus ini sering terjadi pada orang yang kena penyakit berbiaya mahal seperti kanker, stroke, dan gagal ginjal.

Jadi, cobalah sisihkan waktu untuk memeriksa kembali perlindungan asuransi anda. Poin-poin yang perlu diperiksa:

  1. Asuransi untuk Rawat inap (HS): plan kamarnya berapa? Limit per tahun atau per periode berapa?
  2. Asuransi untuk Sakit kritis (CI): berapa uang pertanggungannya?
  3. Asuransi untuk Cacat tetap (ADDB, TPD): berapa uang pertanggungannya?
  4. Asuransi untuk Meninggal dunia: berapa uang pertanggungannya?

Ketiga: Dalam Keluarga Saya, Siapa Saja Yang Sudah Terlindungi Asuransi?

Hal ketiga yang perlu dicek dari kepemilikan polis asuransi anda adalah: “Dalam keluarga saya, siapa saja yang sudah terlindungi asuransi?

Kenapa pertanyaan ini perlu diajukan?

Karena ada orang, ketika ditanya apakah sudah punya asuransi, dia menjawab sudah. Tapi ketika dia kena musibah, sama sekali tidak asuransi yang bisa diklaim. Kenapa? Karena yang punya asuransi ternyata anaknya.

Atau sebaliknya, ayah yang punya asuransi tapi yang sakit anaknya atau istrinya.

Jadi, cek sekali lagi, siapa saja yang sudah punya asuransi dalam keluarga anda. Saya menawarkan asuransi bukan hanya kepada anda, tapi juga keluarga anda.

Dalam hal ini, kebutuhan asuransi pada tiap anggota keluarga tidak sama.

  • Ayah, dalam posisinya sebagai pencari nafkah, membutuhkan keempat asuransi secara bersamaan (RSCM).
  • Ibu, jika bekerja mencari nafkah, dia juga butuh keempat asuransi secara bersamaan (RSCM). Jika tidak bekerja mencari nafkah, minimal asuransi R dan S (Rawat inap dan Sakit kritis).
  • Anak-anak, minimal butuh asuransi R (Rawat inap) dan boleh ditambah S (Sakit kritis).

Jadi, hanya asuransi R (Rawat inap) yang dibutuhkan oleh setiap anggota keluarga (ayah, ibu, anak-anak), karena setiap orang mungkin sakit dan kalau sakit butuh uang.

Sedangkan asuransi S (Sakit kritis) dibutuhkan terutama untuk orang yang sudah dewasa (ayah, ibu) karena peluangnya lebih besar dibanding pada anak.

Lalu asuransi C dan M (Cacat tetap dan Meninggal dunia) hanya pencari nafkah yang membutuhkannya, karena fungsi utama dua jenis asuransi itu adalah untuk menggantikan sumber penghasilan yang hilang akibat cacat tetap atau meninggal dunia.

Baca juga: “Prioritas Asuransi dalam Keluarga“.

Jadi, jika diringkas, tiga hal tadi bisa disimpulkan dalam kalimat: “Dalam keluarga saya, siapa saja yang punya asuransi, jenis asuransi apa saja yang dimiliki, dan seberapa besar manfaatnya?

Selain tiga hal di atas, sebetulnya masih ada beberapa hal lagi yang perlu diperiksa. Misalnya, ketentuan-ketentuan dalam polis (premi dan biaya-biaya yang dikenakan, fitur produk, kelebihan dan kekurangan, pengecualian, prosedur klaim), bagaimana perusahaannya, bagaimana pelayanan agennya, dll.

Tapi silakan lanjutkan sendiri. []

 

Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Iklan

Tentang Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan
Pos ini dipublikasikan di Edukasi Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Sudah Cukupkah Perlindungan Anda?

  1. Ping balik: Cara Mudah Memahami Polis Asuransi | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s