Menjadikan Polis Asuransi Jiwa Individu sebagai Banker’s Clause

Hasil gambar untuk banker clauseDi bulan September – Oktober 2017 ini, saya baru saja membantu seorang nasabah menjadikan polis asuransi jiwanya sebagai banker’s clause di bank tempat dia mengajukan kredit. Nasabah punya polis asuransi jiwa dengan UP 850 juta, sedangkan nilai pinjamannya 750 juta.

Apa itu banker’s clause atau klausula bank?

Jika anda mengajukan pinjaman ke bank, baik itu pinjaman untuk mencicil rumah (KPR), pinjaman untuk mencicil kendaraan (KKB), pinjaman usaha, dan pinjaman lainnya, anda diwajibkan memiliki asuransi jiwa dengan UP (uang pertanggungan) yang nilainya sama dengan nilai pinjaman.

Fungsi asuransi jiwa kredit ini adalah untuk melindungi pihak bank dari kerugian akibat gagal bayar yang mungkin terjadi jika peminjam meninggal dunia. Tapi sebetulnya terutama melindungi pihak peminjam, atau ahli warisnya, dari penyitaan aset (yang menjadi jaminan) yang akan dilakukan bank jika utang tidak dapat dilunasi karena peminjam meninggal dunia.

Untuk keperluan ini, pihak bank bekerja sama dengan perusahaan asuransi yang menjadi rekanannya akan menyediakan asuransi jiwa kredit yang preminya harus dibayar oleh peminjam saat akad kredit atau akan diperhitungkan dalam cicilan.

Tapi jika anda punya polis asuransi jiwa dengan nilai yang sama atau lebih besar dari nilai kredit anda, anda bisa menjadikan polis asuransi jiwa anda itu sebagai banker’s clause atau klausula bank untuk menjamin kredit anda. Dengan demikian, anda tidak perlu membeli asuransi jiwa kredit yang disertakan dalam pinjaman anda.

Dengan catatan: bank anda setuju.

Apakah bank bisa tidak setuju? Ya, karena ada risiko polis anda lapse di tengah jalan. Jadi, anda harus bisa meyakinkan pihak bank bahwa polis asuransi anda tidak akan lapse.

Apakah pihak asuransi akan setuju? Pasti setuju, karena bagi pihak asuransi, tak masalah jika harus membayarkan sebagian atau seluruh UP ke bank.

Dengan adanya banker’s clause, maka jika anda meninggal dunia, perusahaan asuransi akan terlebih dahulu membayarkan UP ke pihak bank untuk melunasi sisa pinjaman anda, dan jika ada sisanya barulah diserahkan ke ahli waris anda.

Cara Mengajukan Permohonan Banker’s Clause

Banker’s clause dapat diterapkan ke polis baru maupun polis lama yang sudah dimiliki.

Bagaimana cara mengajukan permohonan banker’s clause?

Caranya dengan membuat surat yang intinya meminta perusahaan asuransi untuk menjadikan polis asuransi jiwa anda sebagai klausula bank. Sebutkan nama bank dan alamat bank tempat anda meminjam uang. Surat harus ditandatangani oleh anda sebagai tertanggung/pemegang polis, pejabat bank, dan ahli waris atau penerima manfaat dari polis anda.

Kenapa ahli waris ikut tanda tangan? Karena UP yang menjadi hak mereka akan berkurang dengan adanya perubahan polis ini.

Jika polis baru akan diambil bersamaan dengan pengajuan kredit, maka form permohonan banker’s clause dilampirkan bersama SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa).

Jika polis sudah lama, selain surat permohonan banker’s clause, sertakan juga Form Perubahan Polis Non-Financial yang menerangkan penerima manfaat diprioritaskan ke bank.

Contoh surat permohonan banker’s clause:

Surat permohonan Banker Clause

Dan berikut adalah hasilnya.

Banker Clause

Klausula Bank

Seperti terlihat pada lembar Klausula Bank di atas, produk asuransi jiwa yang diambil nasabah adalah Allisya Protection Plus. Ini adalah produk asuransi jiwa jenis unit-link, yang memberikan perlindungan dari risiko meninggal dunia sampai tertanggung berusia 100 tahun.

Produk ini disebut juga Tapro (Tanggung Problem), karena akan membantu pemiliknya menanggung problem-problem keuangan yang mungkin timbul jika dia mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.

Selengkapnya tentang Tapro, bisa dibaca di “Allisya Protection Plus”.

Jika anda berminat menjadikan polis asuransi jiwa anda sebagai jaminan kredit, jangan lupa hak ahli waris anda akan berkurang. Jadi, hitung kembali nilai UP jiwa anda agar sesuai dengan rencana semula.

 

Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Iklan

Tentang Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Blog: myallisya.com dan asepsopyan.com | Tinggal di Tangerang Selatan
Pos ini dipublikasikan di Asuransi Jiwa, Pengetahuan Asuransi dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Menjadikan Polis Asuransi Jiwa Individu sebagai Banker’s Clause

  1. Ping balik: Untuk Urusan Utang-Piutang, Silakan Menghubungi Ahli Waris | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s