Generasi Milenial Sulit Punya Rumah, Ini Solusinya

Generasi milenial sulit punya rumah

Akhir-akhir ini di sejumlah media ramai berita analisis tentang generasi milenial yang kian sulit punya rumah, karena harga rumah semakin mahal sementara penghasilan tak bisa mengikuti kenaikan tersebut. Ini bukan hanya terjadi di Jakarta dan sekitarnya, tapi juga di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia.

Generasi milenial ialah orang-orang yang lahir antara tahun 1980-an sd 1990-an awal. Saat ini mereka berusia antara 25 sd 37 tahun, sudah saatnya punya rumah sendiri.

Sebagai gambaran, rumah di perumahan dengan luas tanah 50 M2 dan bangunan 30 M2, di daerah Jakarta harganya sudah di atas 500 jutaan, dan di pinggiran antara 300-400 jutaan. Ini artinya cicilan antara 3 jutaan sd 5 jutaan per bulan, di luar uang muka yang juga kerap jadi persoalan. Bagi orang dengan penghasilan sekitar 5 juta per bulan, nyaris tidak mungkin bisa memiliki rumah walaupun dengan cara KPR.

Alternatifnya, mencari rumah di perkampungan dengan akses jalan seadanya. Tapi walaupun harganya lebih murah daripada di perumahan, akan ada masalah di pembiayaan.

Alternatif lain, mencari rumah subsidi, baik rumah tapak ataupun rumah susun. Harganya masih di kisaran 100 jutaan sd maksimal 200 juta, dengan DP hanya 1% (program pemerintah saat ini). Lokasinya mungkin akan semakin dalam dan jauh dari angkutan umum. Tapi kalau punya sepeda motor, itu bukan masalah besar.

Tapi rumah subsidi pun jumlahnya terbatas, dan ada beberapa persyaratan tertentu yang membuatnya tidak bisa diakses oleh semua orang.

Jadi, pada kenyataannya, tetap akan cukup banyak generasi milenial yang tak kesampaian punya rumah sendiri.

Lalu bagaimana solusinya?

Tak ada lain, solusinya ialah meningkatkan penghasilan secara signifikan dalam waktu cepat.

Tentu saja, ini solusi yang semua orang juga tahu. Yang jadi pertanyaan, bagaimana cara meningkatkan penghasilan secara signifikan dalam waktu cepat?

Satu cara yang bisa anda pertimbangkan adalah dengan menjadi agen asuransi.

Menjadi agen asuransi sangat mudah. Siapa pun dengan latar belakang apa pun dapat menjalankannya. Tidak ada syarat pendidikan atau keterampilan tertentu. Tidak perlu modal uang yang besar, selain sedikit untuk biaya lisensi yang tak sampai 300 ribu. Tanpa risiko. Dan tidak perlu berhenti dari pekerjaan lama, setidaknya sampai anda sukses di bisnis ini.

Modal utama yang perlu anda siapkan hanyalah waktu dan motivasi yang kuat untuk berhasil.

Waktu, karena untuk belajar dan mencari nasabah itu butuh waktu. Jika anda dapat memanfaatkan waktu sepulang kerja dan hari libur anda, itu sudah cukup.

Motivasi yang kuat untuk berhasil, karena dalam pekerjaan ini anda akan sering menghadapi penolakan dari prospek (calon nasabah). Jika anda belum punya rumah dan betul-betul ingin punya rumah sendiri, itu bisa jadi motivasi yang kuat, yang akan membangunkan diri anda setiap kali anda merasa turun semangat. Anda pun bisa menggali kembali impian atau cita-cita anda yang lain untuk semakin menguatkan motivasi anda.

Memangnya berapa penghasilan agen asuransi, sehingga dapat menjadi solusi bagi generasi milenial yang sulit punya rumah?

Jika anda dapat mencapai target minimal saja, maka setelah satu tahun, anda akan memiliki penghasilan 6 juta per bulan. Dan setelah dua tahun, penghasilan anda naik jadi 15 juta per bulan.

Lumayan? Jika penghasilan anda saat ini di bawah 10 juta, tentu ini sangat lumayan. Dengan tambahan penghasilan di atas penghasilan anda saat ini, impian punya rumah akan segera terealisasikan.

Dalam pengalaman saya sendiri, sebagaimana saya ceritakan di “Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz (Tahun 1 sd 5)”, saya bisa mencicil rumah setelah 2,5 tahun, dan mendapatkan mobil setahun berikutnya.

Tertarik jadi agen asuransi? Silakan membaca artikel “Cara Menjadi Agen Allianz”.

Artikel lain terkait bisnis asuransi yang perlu anda baca:

  1. Sistem Bisnis ASN
  2. Berapa Target Minimal Seorang Agen Asuransi?
  3. 1 Yang Saya Suka dari Bisnis Asuransi: Punya Pekerjaan Tetap
  4. 4 Benefit Agen Asuransi di ASN
  5. Agen Asuransi, Bisnis yang Terbuka untuk Semua Kalangan
  6. Agen Asuransi, Profesi dengan Waktu Kerja Fleksibel dan Menawarkan Passive Income
  7. Daftar Agen Asuransi Allianz Terkaya Tahun 2017

Untuk konsultasi mengenai bisnis asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA 082111650732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Anda pun dapat menghubungi BP (Business Partner) di tim saya:

  1. Yessi Dian Novita | HP/WA: 08129645333 | Email: yessidiannovita@gmail.com | Blog: proteksisyariah.com | Bogor.
  2. Anna Wijayanti | HP/WA: 0877 7507 1705 | Email: mytapro@gmail.com | Blog:mytapro.net | Bintaro.
  3. Pieter Djatmiko, HP/WA: 08119292466 | Email: pieter_dj_80@yahoo.com | www.asuransi-jiwa.org | Cengkareng

 

Iklan

Tentang Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Blog: myallisya.com dan asepsopyan.com | Tinggal di Tangerang Selatan
Pos ini dipublikasikan di Bisnis Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Generasi Milenial Sulit Punya Rumah, Ini Solusinya

  1. Ping balik: Generasi Milenial Kian Sulit Punya Rumah, Apa Solusinya? | AGEN ASURANSI JIWA DAN KESEHATAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s