Memahami Konsep Risk, Perils, dan Hazard dalam Asuransi

Pada hari Kamis, 7 Desember 2017, saya mengikuti ujian lisensi asuransi umum dari AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia), bertempat di Allianz Tower lantai 32. Setelah ikut ujian ini, saya akan bisa menjual produk asuransi umum seperti asuransi rumah, asuransi mobil, asuransi perjalanan, dan asuransi profesi dokter.

Sebelum ujian, diadakan training mengenai materi yang akan diujikan. Training dibawakan oleh bpk Wayan Darmawan, seorang konsultan asuransi umum dari Allianz Utama Indonesia. 

Berikut adalah materi pertama tentang 3 konsep dasar dalam asuransi, yaitu Risk, Perils, dan Hazard.

Risk

Dasar Asuransi 1

Risk secara sederhana didefinisikan sebagai uncertainty of loss (ketidakpastian kerugian).

Risiko yang ditanggung dalam asuransi harus memiliki dua unsur:

  1. Ketidakpastian (uncertainty)
  2. Kerugian (loss)

Risiko tersebut harus bersifat tidak pasti, dalam arti mungkin terjadi dan mungkin pula tidak terjadi, selama masa perlindungan. Jika risiko tersebut bersifat pasti terjadi dalam masa perlindungan, maka asuransi tidak akan mau menanggungnya. Sedangkan jika risiko tersebut pasti tidak terjadi dalam masa perlindungan, nasabah tidak akan merasa perlu terhadap asuransi.

Itulah sebabnya asuransi tidak akan menerima nasabah yang sedang sakit, karena orang tersebut sudah pasti akan sering dirawat. Asuransi pun tidak menerima kendaraan yang sudah rusak, karena bisa dipastikan kendaraan tersebut akan sering masuk bengkel.

Asuransi hanya menerima nasabah yang sehat, karena ada kemungkinan orang itu sakit dan mungkin pula tidak sakit. Kendaraan pun hanya diterima yang masih baik kondisinya, karena ada kemungkinan rusak dan ada kemungkinan tidak rusak.

Lalu risiko tersebut harus menimbulkan kerugian, dan kerugiannya harus bisa diukur secara keuangan.

Saat seseorang sakit, dia mungkin mengalami beberapa kerugian: kehilangan waktu untuk bekerja, tekanan psikologis karena ada pekerjaan yang tertunda, rasa sakit itu sendiri, dan biaya berobat. Di antara empat kerugian itu, yang bisa diukur secara keuangan hanyalah biaya berobat, dan itulah yang bisa ditanggung asuransi kesehatan.

Saat sebuah mobil ditabrak mobil lain dari belakang, pemilik mobil tersebut mungkin mengalami beberapa kerugian: rasa kesal karena ditabrak, kerugian waktu karena perjalanan jadi tertunda, dan biaya perbaikan mobil. Di antara tiga kerugian itu, yang bisa diukur secara keuangan hanya biaya perbaikan mobil, dan itulah yang ditanggung asuransi kendaraan.

Perils

Dasar Asuransi 2

Perils adalah suatu bahaya sebagai penyebab dari kerugian (the cause of lost).

Contoh, untuk objek pertanggungan rumah tinggal, perilnya adalah kebakaran. Untuk objek pertanggungan kendaraan bermotor, perilnya adalah tabrakan. Untuk objek pertanggungan kargo (muatan kapal), perilnya adalah cuaca buruk.

Hazard

Dasar Asuransi 3

Hazard adalah keadaan yang bersifat kualitatif yang mempunyai pengaruh terhadap frekuensi kemungkinan terjadinya kerugian ataupun besarnya jumlah kerugian yang mungkin terjadi. Hazard mempengaruhi frekuensi maupun severity (besarnya kerugian) dari perils.

Dasar Asuransi 4

Hazard ada dua.

  1. Moral hazard. Berkaitan dengan moral atau karakter atau sifat seseorang yang mengikuti asuransi. (Sayang sekali saya tidak sempat memfoto slide ttg moral hazard). Contoh: apakah tertanggung suka minum alkohol atau tidak, apakah tertanggung selalu patuh para peraturan lalu lintas atau tidak, apakah tertanggung sering menservis mobilnya secara rutin.
  2. Physical hazard. Berkaitan dengan kondisi fisik benda atau barang yang diasuransikan. Contoh: konstruksi kayu akan lebih besar kemungkinannya untuk terbakar dibanding kontruksi tembok. Rumah dekat pabrik pelastik akan lebih besar risikonya dibanding rumah di perumahan biasa.

Demikian sedikit materi yang saya peroleh dari training menjelang ujian AAUI. []

Untuk konsultasi mengenai asuransi dan produk-produk asuransi dari Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Serpong Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

 

Iklan

Tentang Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Blog: myallisya.com dan asepsopyan.com | Tinggal di Tangerang Selatan
Pos ini dipublikasikan di Pengetahuan Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s