Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Keenam (2017)

Stadion San Siro 2Sudah enam tahun saya menjadi agen asuransi di Allianz. Alhamdulillah, sejauh ini secara umum semua berjalan baik mesti tidak setiap detailnya sesuai dengan harapan.

Para nasabah saya yang masih bertahan, yang berjumlah sekitar 250 orang, alhamdulillah, hampir semuanya sehat dan tidak ada yang pernah klaim musibah berat. Klaim yang lumayan sering hanya sakit ringan seperti diare dan tiphus. Beberapa dari mereka menghubungi saya tatkala ada masalah klaim, dan ketika berkat andil saya masalah tersebut terselesaikan, di situlah saya merasa pekerjaan saya sebagai agen asuransi terasa bermakna.

Yang namanya bisnis lazim ada naik-turun. Begitu pula bisnis saya di asuransi. Setelah pada lima tahun sebelumnya cenderung naik, di tahun 2017 ini, atau tahun keenam sebagai agen asuransi, saya merasakan mengalami penurunan.

Penjualan pribadi saya turun hampir setengahnya dibanding tahun sebelumnya. Omset unit turun sekitar seperempatnya. Polis nasabah di grup banyak yang lapse karena terpengaruh pemberitaan miring tentang Allianz di kuartal terakhir 2017. Untungnya ada satu kabar baik, yaitu omset grup saya masih mencatat kenaikan sekitar 20%. Semua itu berpengaruh ke penghasilan saya, yang turun sekitar 10%. Semoga tahun ini naik kembali.

Ringkasnya, produksi saya dan grup pada tahun 2017 bisa dilihat di bawah ini:

Keterangan 2017 2016 Perubahan
Penjualan pribadi 160 juta, 33 polis 316 juta, 48 polis -49%
Omset unit 912 juta, 165 polis 1,234 M, 194 polis -26%
Omset grup 2,525 M, 366 polis 2,055 M, 299 polis +23%
Agen baru 31 agen 28 agen +10%
Agen aktif (minimal 1 polis) 44 agen 36 agen +22%
Promosi BE menjadi BP 0 1 ~
BP direct 3 3 =
BP grup 3 3 +25%
Penghasilan (per Desember) 40 jutaan per bulan 45 jutaan per bulan -11%
Penghargaan 1. CPC 12 bulan

2. Champion Club (trip Cruise)

3. Early Bird Champion (Singapura)

4. SBP (Senior Business Partner)

1. CPC 12 bulan

2. CPC Challenge (trip Bangkok)

3. Champion Club (trip Eropa)

4. Billion Agency

5. BP Build BP

6. Malindo Challenge (trip Genting)

7. SBP (Senior Business Partner)

~

Kabar dari Perusahaan

Sedikit catatan tentang gerakan perusahaan Allianz di tahun 2017:

  1. Tabel tes medis baru

Pada Januari 2017, Allianz mengeluarkan tabel tes medis baru. Batas UP nonmedis naik dari sebelumnya 2 miliar menjadi 2,5 miliar, untuk usia 18 sd 45 tahun. Selengkapnya di SINI.

  1. Peningkatan fitur produk Tapro

Melanjutkan peningkatan yang telah dilakukan di tahun 2016, di tahun 2017 ini ada dua peningkatan fitur produk Tapro, yaitu:

  • UP rider Term Life bisa dibuat semaksimal mungkin tanpa batas kelipatan dari UP dasar, dan masa perlindungannya memiliki pilihan mulai usia 45 sd 85 tahun (dengan kelipatan 5 tahun). Penjelasan selengkapnya di SINI.
  • Rider TPD memiliki pilihan masa perlindungan. Tadinya hanya sd usia 65 tahun, sekarang ada pilihan mulai usia 45 sd 70 tahun (dengan kelipatan 5 tahun).
  1. Menjadi sponsor Allianz Ecopark Ancol
Allianz Ecopark

Saat menghadiri peresmian perubahan nama Allianz Ecopark Ancol

Pada tanggal 23 Juli 2017, Allianz menjadi sponsor taman olahraga Ocean Ecopark di Ancol, dan secara resmi mengubah namanya menjadi Allianz Ecopark. Ini menunjukkan komitmen Allianz pada kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup. Beritanya bisa dibaca juga di SINI.

 

  1. Menjadi sponsor Juventus Stadium di Italia

Berita dari Allianz global, pada bulan Juli 2017, Allianz secara resmi menjadi sponsor klub sepakbola Juventus dari Italia, melalui penggunaan nama stadion markas Juventus menjadi Allianz Stadium. Berita lebih lengkap di SINI.

Aktivitas yang Saya Ikuti

Di tahun 2017 ada sejumlah acara perusahaan yang saya ikuti, yaitu:

  1. Kick Off ASN 2017, 20 Januari 2017 di Kuningan City, Jakarta
Kick Off 10 Jan

Bersama bu Yessi, Suhardeni, dan Pieter Djatmiko di acara Kick Off 2017

Ini adalah acara rutin setiap awal tahun. Di acara ini perusahaan membeberkan strategi menghadapi tahun 2017. Informasi yang biasanya ditunggu agen-agen adalah destinasi kontes trip. Dari tiga destinasi yang ditargetkan (Singapura, Cruise, dan Paris/umroh), alhamdulillah saya mendapatkan dua yang pertama.

 

  1. Fast Track To Management (FTTM), 26-27 Januari 2017, di Allianz Tower Jakarta.

FTTM adalah training wajib untuk leader (BP), sebagai pembekalan untuk mengembangkan grupnya. Saya mengikuti training ini bersamaan dengan BP di tim saya, Pieter Djatmiko dan Anna Wijayanti.

  1. CPC Recognition.
CPC Recog

Bersama tim dari Serpong di acara CPC Recognition tanggal 16 September 2017. Ki-ka: Suhardeni, Anna Wijayanti, Siti Ema Rahmah, saya, Estri Heni, Asep Suryadi, Yudi Haliman (leader), dan Pieter Djatmiko.

CPC Recognition adalah acara penghargaan untuk para peraih CPC (Consistent Producers Club). Syarat CPC yaitu 2 cases per bulan untuk BE dan 5 cases per bulan untuk BP. Di tahun 2017, saya mengikuti acara ini sebanyak tiga kali, yaitu tanggal 3 Februari, 22 Mei, dan 16 September 2017. Semuanya bertempat di Crowne Plaza, Jakarta. Saya menghadiri acara ini bersama agen-agen di tim saya yang juga mendapatkannya.

 

  1. ASN Recognition, 20 April 2017, di Kuningan City Jakarta.

Ini adalah acara untuk memberikan apresiasi kepada agen-agen yang berprestasi di tahun sebelumnya, yaitu agen yang mencapai kontes trip, ASN award, MDRT, dan MDIT .

  1. AAPN (Annual Awards Presentation Night), 21 April 2017, di Ritz Carlton Jakarta.

Kelanjutan dari ASN Recognition, bedanya acara dikemas dalam bentuk Gala Dinner diiringi hiburan seperti musik dan tari.

  1. Seminar Akbar Allisya, 8 Juni 2017, di Kuningan City Jakarta.
Seminar Allisya

Belakang: Suhardeni, M Ridwan, Desiderius Bir, Asep Suryadi. Depan: Siti Ema Rahmah, Yessi Dian Novita, Estri Heni, dan saya, di acara Seminar Akbar Allianz Syariah.

Seminar ini diadakan oleh Allisya Circle, komunitas agen Allianz yang komitmen menjual produk syariah. Hadir sebagai pembicara utama di seminar ini adalah KH Ma’ruf Amin dari MUI. Cuplikan ceramah beliau dapat didengarkan di artikel “KH Ma’ruf Amin: Asuransi Allianz Syariah Halal”. Saya hadir di acara ini bersama 7 agen di tim saya.

 

  1. Training Pacesetter, 28-30 Agustus 2017, di Pancawati Bogor

Kelanjutan dari training FTTM, Pacesetter adalah pembekalan untuk para pemimpin agensi agar semakin mampu mengembangkan agensinya. Acara diadakan di Bogor, menginap selama dua malam, dengan biaya 2 juta untuk mendapatkan gelar AIAM dari LIMRA.

  1. Seminar Final Lap, 27 September 2017, di Allianz Ecopark Jakarta

Secara rutin Allianz memberikan semacam training motivasi di kuartal terakhir. Dengan Final Lap, diharapkan agen-agen Allianz tetap semangat mencapai targetnya hingga akhir tahun.

  1. Training Employee Benefit, 22 November 2017, di Allianz Tower Jakarta
Employee Benefit Training.jpg

Desiderius Bir, Estri Heni, Andrana Indra, Dede Sulaeman, Hariyanti, Suhardeni, dan saya di sela training Employee Benefit.

Training Employee Benefit adalah training tentang produk asuransi untuk perusahaan, meliputi asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Sejumlah agen di tim saya ikut dalam training ini, di antaranya seperti tampak pada foto di atas.

Salah satu produk yang dijual bernama Blue Sapphire, asuransi kesehatan untuk karyawan.

  1. Ujian AAUI, 7 Desember 2017, di Allianz Tower Jakarta.

Mulai tahun 2018, Allianz Life Indonesia akan diitegrasikan dengan Allianz Utama Indonesia, sehingga agen-agen Allianz Life akan bisa menjual produk-produk asuransi dari Allianz Utama. Alhamdulilah saya telah memiliki sertifikatnya, tinggal latihan produknya.

Perjalanan ke Luar Negeri

Selain sejumlah aktivitas di atas, di tahun 2017 saya mengadakan perjalanan ke luar negeri sebanyak 4 kali. Terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dua kali bersama Allianz, dua kali bersama grup Busster. Negara yang saya kunjungi di tahun 2017 adalah:

  1. Italia (22-30 April 2017)

Trip ke Italia adalah hadiah untuk peraih kontes Champion Club 2016. Kota yang dituju: Florence, Venesia, Verona, dan Milan. Bersama 140 agen lainnya, dan salah satunya agen di tim saya yaitu Pieter Djatmiko, saya berangkat tanggal 22 April dan kembali tanggal 30 April 2017. Ini adalah pertama kalinya saya ke benua Eropa.

Verona Arena

Bersama Pieter Djatmiko dg latar Teatro Romano di Verona, gedung pertunjukan peninggalan kerajaan Romawi abad pertama.

Saya kagum dengan Italia, yang mampu merawat peninggalan masa lalu dan menjadikannya aset yang sangat menghasilkan di masa kini. Tempat-tempat yang kami kunjungi kebanyakan merupakan warisan abad pertengahan, seperti Patung David, Piazza San Marco, Teatro Verona, dan Piazza Duomo di Milano. Yang agak modern hanyalah stadion Giuseppe Meazza atau San Siro, markas Inter Milan dan AC Milan.

 

Cerita di Italia bisa dibaca di “Liburan ke Italia bersama Allianz“.

  1. Singapura (25-27 Juli 2017)

Ini adalah acara jalan-jalan bersama tim dari leader saya bpk Hendy Winata. Acara utamanya nonton bola antara Bayern Munchen melawan Chelsea di National Stadium tanggal 25 Juli 2017. Di saat inilah untuk pertama kalinya saya merasakan canggihnya MRT Singapura. Saya menginap di hotel Fragrance Bugis selama dua malam, jalan-jalan di sekitar Bugis, Orchad, dan Marina Bay.

Asep Singapura

Saat nonton Chelsea vs Bayern Munchen

Perjalanan singkat saya di Singapura bisa dibaca di artikel “Nonton Bayern Munchen vs Chelsea di Singapura“.

 

  1. Malaysia (16-18 Agustus 2017)

Dalam dua tahun terakhir, Allianz mengadakan kontes yang mempertandingkan pencapaian Allianz Malaysia dan Allianz Indonesia, yang disebut Malindo Challenge. Tahun 2015, pemenangnya Malaysia, dan hadiahnya berlibur di Bali. Tahun 2016, pemenangnya Indonesia, dan hadiahnya berlibur di Genting Malaysia.

Sekitar 100 leader dari Indonesia menginap di hotel Best Western Premier di puncak Genting. Kamarnya sangat luas layaknya apartemen. Kamar yang saya tempati saja luasnya lebih dari 100 m2, dan ada kamar yang lebih luas lagi.

8

Rombongan Malindo di Batu Caves, Malaysia

Di acara yang bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia ini diisi dengan seminar sehari berupa sharing dari leader Allianz Indonesia dan Malaysia. Sisanya liburan bebas. Dan kami pun jalan-jalan di Genting First World, melihat kasino terbesar di Malaysia. Dari info yang saya dengar, kasino tersebut terlarang bagi warga Malaysia dari etnis Melayu. Sedangkan warga Malaysia dari etnis Tionghoa dan lainnya boleh masuk tapi di ruangan yang berbeda.

 

Saya dan beberapa teman iseng-iseng masuk kasino. Saya tidak berniat main judi, hanya melihat-lihat saja. Saya yang mukanya memang Melayu sempat diperiksa paspor oleh petugas, tapi ketika dilihat dari Indonesia, maka boleh masuk.

Cerita ke Malaysia bisa dibaca di “Salam Kemerdekaan Indonesia dari Malaysia“.

  1. Malaysia (5-9 November 2017)

Kali ini acaranya adalah untuk mengikuti BP Gathering Busster sekaligus memperingati ulang tahun grup Busster yang ketujuh. Di acara ini, agen-agen Grup Busster dari seluruh Nusantara yang mencapai prestasi di tahun 2016, diberikan penghargaan. Saya mendapat dua penghargaan, yaitu peringkat 2 Unit Jabodetabek dan peringkat 3 unit nasional. Alhamdulillah.

BP Gathering 2

Penghargaan yang saya terima di acara BP Busster Gathering 2017 di Malaysia

Hingga akhir tahun 2017, tercatat saya telah melakukan perjalanan ke luar negeri sebanyak 8 kali. Dan semua itu terjadi setelah saya jadi agen asuransi di Allianz. Alhamdulillah.

 

Catatan tentang Blog

Dalam menjalankan bisnis ini, saya masih menerapkan cara yang sama dengan sebelumnya, yaitu menjual asuransi dan merekrut agen melalui blog. Saya juga menyediakan waktu untuk agen-agen belajar ngeblog, baik melalui privat maupun konsultasi jarak jauh.

Tapi semakin ke sini, semakin banyak agen asuransi di luar grup saya yang membuat blog. Beberapa dari blog itu cukup bagus sehingga sering muncul di halaman pertama Google. Bahkan untuk kata kunci-kata kunci tertentu, mereka menggeser blog saya dari posisi teratas. Belum lagi ditambah blog-blog yang pasang iklan di Google.

Saya sadar munculnya banyak pesaing adalah hal yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah dan berpuas diri.

Jadi saya tetap menulis artikel secara rutin dengan kuantitas yang lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Dan saya pun mengundang agen-agen saya yang blogger agar ikut menulis di blog saya, dan saya pun menulis di blog mereka.

Saya pernah menulis setiap hari tanpa jeda di bulan Oktober dan November. Hasilnya, peringkat Alexa blog myallisya.com naik cukup signifikan. Tapi menulis tiap hari sangat menguras tenaga.

Sekarang saya berpikir untuk lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas.

Selingan: Membuat Album Lagu

Sampai pertengahan tahun 2017, omset grup saya meningkat lebih dari tahun sebelumnya. Saya merasa tenang dan mulai teringat dengan hobi saya yang lama, menyanyi dan mencipta lagu. Saya telah memiliki lebih dari 40 lagu ciptaan sendiri. Sudah lama saya ingin merekamnya, tapi terbentur masalah dana. Saat itu dana bukan masalah besar lagi, jadi saya mulai mencari studio rekaman di daerah Serpong, dan ketemulah Pasadama di Nusaloka.

Selama hampir tiga bulan (Juni – Agustus 2017), saya merekam 11 lagu dengan dibantu aransemen oleh tim dari Pasadama. Hasilnya bisa didengarkan dan diunduh di Soundcloud, dan sebagian lagu berikut videonya tersedia juga di Youtube.

Album perdana saya, yang bertajuk Himne Cinta, tidak bisa dibilang sukses. Dari 100 keping CD yang dicetak, belum semuanya laku terjual. Tapi tak mengapa. Saya memang tidak menganggarkan dana untuk promosi, kecuali sekadar lewat blog dan media sosial. Setidaknya saya telah merealisasikan satu bakat yang dikaruniakan Tuhan kepada saya, dan kelak karya ini bisa dilihat oleh anak cucu saya.

Target 2018

Tahun ini saya tidak akan menargetkan sesuatu yang berada di luar kendali saya, seperti omset unit dan omset grup atau berapa BE yang akan promosi jadi BP. Untuk soal itu, biarlah para agen sendiri yang menargetkan. Jika mereka benar-benar menginginkan, pasti mereka akan berusaha untuk mencapainya.

Saya hanya akan menargetkan sesuatu yang berada dalam kendali saya, yaitu penjualan pribadi. Oleh karena itu target saya tahun ini hanya dua:

  1. Kontes ASN Premier Club (Umroh). Syarat ALP 750 juta sd Desember 2018. Atau minimal Champion Club (Seoul, Korsel), syarat ALP 300 juta sd Desember 2018.
  2. MDRT (Million Dollar Round Table).

Selebihnya semoga Allah menambahi. Amin. []

 

Untuk konsultasi mengenai bisnis asuransi di Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Menjadi agen Allianz sejak 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

 

Iklan

Tentang Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Blog: myallisya.com dan asepsopyan.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Menjadi agen asuransi Allianz sejak November 2011.
Pos ini dipublikasikan di Bisnis Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s