Pengalaman Menggunakan Kartu Asuransi Kesehatan Allianz di Eka Hospital BSD

Kartu HSC Teguh

Kartu askes Allianz untuk klaim secara cashless. 

Pada hari Senin – Rabu, tanggal 17 – 19 September 2018, anak kedua saya Teguh dirawat di rumah sakit Eka Hospital BSD. Sakitnya infeksi pencernaan, yang membuat dia demam dan muntah-muntah sehingga tak ada makanan bisa masuk ke perutnya.

Sehari sebelumnya, Teguh sudah merasakan demam dan muntah-muntah. Ditunggu sampai malam tidak membaik juga, Senin pagi saya bawa ke klinik Dr. Poppy di Ciater Serpong. Ini adalah klinik pertama rekanan BPJS, jadi saya gunakan kartu JKN. Oleh dokter diberi obat anti mual dan penurun panas, tapi sampai siang masih sama saja kondisinya.

Jadi sekitar pukul 11.30 siang saya bawa Teguh ke salah satu rumah sakit rekanan Allianz, Eka Hospital di BSD. Ada satu lagi RS rekanan Allianz di BSD, tapi kami pilih Eka Hospital karena RS ini jadi langganan banyak orang yang kami kenal. Dan terutama setelah saya baca di webnya, Eka Hospital adalah rumah sakit pertama di Indonesia yang menerapkan sistem satu pasien satu kamar.

Teguh saya bawa ke IGD dan langsung ditangani dokter jaga serta para perawat. Dia diinfus lewat tangannya untuk memasukkan obat, dan diambil darah untuk diperiksa. Dua jam kemudian, hasil pemeriksaan darahnya bisa dilihat. Ternyata leukositnya tinggi (di atas 25 ribu), menunjukkan banyak bakteri di pencernaannya. Leukosit adalah sel darah putih, berfungsi untuk membunuh bakteri penyakit yang datang. Semakin banyak bakteri, semakin banyak leukosit yang dibutuhkan untuk menghadapinya.

Jadi Teguh harus dirawat inap. Saya sampaikan ke admin RS bahwa kami pakai asuransi dari Allianz. Saya berikan kartu cashless Allianz dan KTP, dan admin segera memproses penjaminan rawat inap.

Produk yang diambil oleh Teguh adalah Tapro Allisya Protection Plus ditambah rider HSC+ (Hospital and Surgical Care Plus) untuk rawat inapnya. Plan kamarnya 500rb per hari. Polis ini dimulai pada bulan Januari 2017, jadi baru satu setengah tahun lebih. Sebelumnya dan hingga saat ini, kami juga masih memakai JKN BPJS.

Kamar yang tersedia di Eka Hospital ada kelas Basic (5 pasien per kamar, tarif 300 ribu per hari), kelas Standard (1 pasien per kamar, tarif 600 ribu per hari), kelas Standard Plus (800 ribu per hari), lalu di atasnya ada VIP (1,3 juta), Suite (2,3 juta), dan Presidential Suite (3,3 juta). Selengkapnya bisa dilihat pada gambar di bawah:

Harga Kamar Eka Hospital

Daftar tarif kamar di Eka Hospital BSD

Saya pilih kelas Standard karena ini yang paling mendekati plan askes yang kami miliki. Kami akan nombok sedikit untuk selisih harga kamar sebesar 100 ribu per hari, sedangkan untuk obat, dokter, dan lainnya tergantung limit.

Tak lama setelah saya menandatangani surat penjaminan, saya mendapat telepon dari AHA (Allianz Hospital Assistance) yang akan membantu saya memperoleh jaminan rawat inap. Petugas AHA berkata bahwa Allianz masih menunggu dikirimkannya hasil diagnosa dari pihak RS. Agak aneh, karena saya sudah menandatangani Surat Penjaminan, tapi petugas AHA bilang masih menunggu hasil lab. Tapi saya tak mempersoalkan hal ini karena yakin tak akan ada masalah.

Pukul setengah tiga, istri dan dua anak saya datang menyusul ke RS menggunakan Go-Car. Kami masih punya anak bayi, dan anak pertama baru pulang sekolah. Anak bayi tidak boleh berada di RS berlama-lama, dan bayi tidak bisa dipisahkan dari ibunya. Jadi yang akan menemani Teguh selama di RS adalah saya sendiri. Tak masalah, karena sebagai agen asuransi, waktu saya fleksibel dan saya tidak perlu izin kepada siapa pun.

Akhirnya sekitar pukul 4 sore, Teguh mulai menempati kamarnya. Jika di RS lain, kelas Standard itu setara kelas 2, bedanya di Eka satu kamar dihuni satu pasien. Di dalam kamar ada TV, meja makan, lemari, kursi tamu, dan tempat duduk tambahan untuk penunggu. Kamar mandi di luar, bersama dengan penghuni kelas Standard lainnya yang berdekatan, tapi ada tiga kamar mandi jadi cukup nyamanlah tidak usah antre.

Hari pertama di RS, Teguh disajikan makan bubur dan nasi tim ayam. Tapi dua-duanya saya yang habiskan karena anak saya belum mau terima makanan apa pun.

Barulah besoknya dia mau makan dan menghabiskan setengah porsi nasi tim ayam. Siang dan sorenya pun setengah porsi. Sisanya saya yang makan.

“Kalau makannya habis, Teguh boleh pulang,” kata saya. Dan alhamdulillah, hari Rabu pagi, nasi tim ayamnya habis dimakan. Dokter yang merawat pun sudah mengizinkan Teguh pulang.

Jadi saya segera mengurus administrasi kepulangan. Alhamdulillah, dari total biaya 5,19 juta, saya hanya bayar 200 ribu untuk biaya selisih kamar. Bersyukur punya asuransi kesehatan.

Surat Klaim Teguh

Biaya rawat inap, yang ditanggung dan yang tidak. 

Dan ada pukul 12 siang, kami pun pulang. Teguh dibekali obat antibiotik yang harus diminum dua kali sehari selama maksimal seminggu. Kami diminta kontrol lagi pada hari Sabtu 22 September 2018. Biaya kontrol ini pun bisa diklaim ke Allianz dengan cara reimburse.

Alhamdulillah, terima kasih untuk Allianz dan para nasabah Allianz Syariah yang telah bersedia menyisihkan preminya untuk saling membantu. Terima kasih juga untuk RS Eka Hospital BSD yang telah bekerja dengan sangat profesional melayani para pasien. Berkat kerja sama kita semua dan atas perkenan Allah, anak saya jadi tertolong dengan cepat.

Hikmah yang dapat diambil:

  1. Menjaga kesehatan itu penting. Cuci tangan sebelum makan dan setiap habis melakukan aktivitas di luar itu wajib. Apalagi anak-anak tidak selalu mudah dipantau kebiasaannya.
  2. Memiliki asuransi kesehatan juga penting, karena usaha menjaga kesehatan tidak selalu berhasil.
  3. Plan kamar asuransi kesehatan kita haruslah cukup. Kali ini masih untung (orang Indonesia selalu bilang untung) sakitnya ringan saja sehingga cukup dirawat sebentar. Jika sakitnya lebih berat sehingga harus dirawat lebih lama, kemungkinan asuransi kami nomboknya banyak.
  4. Saya makin bersyukur bekerja sebagai agen asuransi, karena dengan memiliki waktu yang fleksibel, saya dapat menemani anak saya di RS dengan sepenuh waktu.

Demikian cerita saya. []

Untuk berkonsultasi mengenai produk asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011. 

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Iklan

Tentang Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Blog: myallisya.com dan asepsopyan.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Menjadi agen asuransi Allianz sejak November 2011.
Pos ini dipublikasikan di Asuransi Kesehatan, Cerita Agen Asuransi dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s