Artikel

Asuransi Kesehatan

Perbedaan antara Rider HSC Premier X dengan HSC Premier Plus

Rider HSC Premier X (HSCPX) dan HSC Premier Plus (HSCPP) adalah dua produk asuransi kesehatan terbaik dari Allianz saat ini. Sama-sama sesuai tagihan, limit hingga puluhan miliar per tahun, dan tentunya dilengkapi fasilitas cashless.

Keduanya terdapat sebagai rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa unitlink Tapro, baik yang syariah (Allisya Protection Plus) maupun konvensional (Smartlink Flexi Account Plus).

Rider HSCPX diluncurkan pada bulan November 2019, sedangkan Rider HSCPP pada bulan April 2021. Jadi Rider HSCPP lebih baru.

Apa perbedaan keduanya? Berikut disarikan perbedaan yang penting-penting saja.

1. HSCPX terdiri dari 9 plan, HSCPP 10 plan.

Berikut pilihan plan pada HSCPX:

Dan ini pilihan plan pada HSCPP:

Plan yang terdapat pada HSCPP namun tidak terdapat pada HSCPX adalah plan kamar 2 tempat tidur sesuai tagihan untuk wilayah pertanggungan Indonesia, yaitu plan Classic. Sedangkan plan kamar 1 tempat tidur sesuai tagihan dinamai plan Classic Plus.

Pada HSCPX, hanya ada plan Classic (kamar 1 tempat tidur sesuai tagihan), dan tidak ada plan Classic X.

2. Pada HSCPX, kunjungan dokter dan konsultasi spesialis dibatasi 2 kali sehari, pada HSCPP tidak dibatasi.

3. Pada HSCPX untuk plan tertentu, ada santunan penyakit kritis katastropik sebesar 500 juta, pada HSCPP tidak ada.

4. Pada HSCPX, limit booster bersifat seumur hidup dan sudah termasuk ke dalam plan dasar, pada HSCPP, limit booster bersifat tahunan dan merupakan pilihan.

5. Pada HSCPX, klaim di luar wilayah pertanggungan tidak ditanggung kecuali darurat, pada HSCPP, klaim di luar wilayah pertanggungan dapat ditanggung dengan sistem prorata.

6. Pada HSCPX, penyakit yang sudah ada (preexisting condition) dapat ditanggung setelah 2 tahun, pada HSCPP preexisting tidak ditanggung selamanya.

7. Pada HSCPP, ada ketentuan lamanya tinggal di luar negeri yaitu 6 bulan secara terus-menerus, pada HSCPX tidak ada ketentuan tsb.

8. Pada HSCPP, ada opsi tambahan manfaat rawat jalan, rawat gigi, dan persalinan, pada HSCPX tidak ada.

9. Pada HSCPP, ada ketentuan tes medis untuk usia masuk dan plan tertentu, pada HSCPX tidak.

10. Limit tahunan HSCPP lebih besar untuk plan yang setara dengan plan pada HSCPX

11. Premi HSCPP secara umum lebih murah untuk plan yang setara.

Di antara kedua produk tsb, mana yang lebih direkomendasikan?

Tergantung kondisi anda.

  • Jika anda tidak memiliki preexisting (penyakit yang sudah ada), rider HSCPP lebih disarankan. Premi lebih murah, limit lebih besar. Tapi jika anda memiliki preexisting, rider HSCPX lebih disarankan, agar ada kemungkinan kondisi tsb bisa ditanggung setelah 2 tahun.
  • Kemudian bagi anda yang berencana tinggal dalam jangka waktu lama di luar negeri, misalnya untuk bekerja atau belajar, HSCPX lebih cocok karena tidak ada ketentuan mengenai durasi tinggal di luar negeri.

Selengkapnya tentang rider HSCPX (klik saja).

Selengkapnya tentang rider HSCPP (klik saja).

Demikian. []


Untuk konsultasi tentang asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (SBP, MDRT Allianz Indonesia)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network

Edukasi Asuransi

Customer Testimony 2021, Dapatkan Voucher 500 Ribu

Apa sih hadiahnya?

10 cerita terbaik akan mendapat E-Voucher Rp. 500,000 (yang akan diberikan diĀ Allianz Smart Point).

Informasi selengkapnya di web allianz.co.id.


Jika anda belum memiliki produk Allianz, silakan menghubungi saya agar bisa mengikuti program ini.

Salam,

Asep Sopyan (SBP, MDRT Allianz Indonesia)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network

Bisnis Asuransi

Daftar MDIT Allianz 2021

Selain mengumumkan daftar MDRT, pada hari Rabu 21 April 2021 di harian Kompas, Allianz Life Indonesia juga mengumumkan daftar agen peraih gelar MDIT.

MDIT (Million Dollar Income Team) adalah sebutan bagi agen asuransi di Allianz yang mencapai penghasilan minimal 1 miliar per tahun, dan sekaligus menunjukkan tingkat kekayaan yang dihasilkan agen dari bisnis asuransi.

Level MDIT ditandai dengan bintang. Satu bintang mewakili 1 miliar.

MDIT tertinggi diduduki pasangan Inge Wiriana & Deny Oetama Hartono dengan 52 bintang atau penghasilan 52 miliar per tahun. Di posisi kedua ada Julia Rina & Jefry dengan 48 bintang. Dan di posisi ketiga ada Hartono & Liliana Budiharjo dengan 35 bintang. Selanjutnya Liem Lie Sia di posisi keempat dengan 23 bintang.

Selengkapnya daftar MDIT Allianz tahun 2021, sebagai hasil dari pencapaian tahun 2020, bisa dilihat pada gambar di atas. Jika kurang jelas, anda bisa mengunduhnya dalam versi PDF di SINI.


Untuk konsultasi tentang asuransi atau bisnis asuransi di Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (SBP, MDRT Allianz Indonesia)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network