Asuransi Jiwa

Cara Mendapatkan UP Jiwa 10 Miliar

UP jiwa 10 miliar atau asuransi jiwa dengan uang pertanggungan 10 miliar berarti jika tertanggung meninggal dunia, maka ahli warisnya akan memperoleh uang 10 miliar. Uang sebesar ini bisa digunakan untuk bermacam keperluan, misalnya:

  • Melunasi utang dari tertanggung, jika ada (utang KPR, kendaraan, bisnis, dll).
  • Biaya hidup keluarga yang ditinggalkan
  • Tabungan dana pendidikan anak

Tabel Premi UP 10 M

Lalu berapa preminya?

Premi tergantung usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan kondisi kesehatan saat ini.

Berikut adalah contoh premi untuk berbagai usia dan jenis kelamin, menggunakan produk Tapro Allisya Protection Plus (unitlink syariah). Premi dengan asumsi calon tertanggung bekerja dalam bidang yang bukan berisiko tinggi, tidak merokok, dan sehat tanpa riwayat sakit.

Manfaat UP 10 miliar diperoleh dari gabungan UP Asuransi Dasar 2,5 miliar dan UP Rider Term Life 7,5 miliar. Asuransi Dasar menyediakan perlindungan sd usia 100 tahun, rider Term Life sd usia 85 tahun.

Gabungan ini adalah komposisi yang memungkinkan preminya dapat dibuat murah. Tapi jika anda menginginkan masa perlindungan sd usia 100 tahun, anda dapat menggunakan Asuransi Dasar seluruhnya tanpa dikombinasi dengan rider Term Life, tapi preminya akan lebih tinggi sekitar dua kali lipat.

Cara Mengajukan Polis UP 10 M

Lalu bagaimana cara mengajukan asuransi jiwa dengan UP 10 miliar?

  • Mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa)
  • Mengisi Kuesioner tentang Keuangan
  • Membayar premi
  • Menjalani pemeriksaan kesehatan

Mengisi SPAJ

Dalam SPAJ ada sejumlah pertanyaan, meliputi data pribadi sampai pertanyaan mengenai riwayat kesehatan. Pengisian SPAJ dapat dilakukan secara tatap muka maupun tanpa tatap muka (daring). Silakan dipilih yang sekiranya lebih nyaman dan memungkinkan.

Dokumen yang diminta terutama KTP (atau Paspor dan Kitas bagi warga asing). Lalu buku tabungan atau kartu kredit (jika cara pembayaran menggunakan autodebet buku tabungan atau kartu kredit). Lalu salinan resume medis atau hasil pemeriksaan medis sebelumnya, jika ada riwayat sakit.

Mengisi Kuesioner tentang Keuangan

Karena UP yang diambil tergolong tinggi, calon nasabah disyaratkan untuk mengisi kuesioner keuangan. Dalam kuesioner ini ditanyakan seputar sumber penghasilan, jumlah aset, dan polis asuransi lain yang dimiliki.

Membayar Premi

Membayar premi dilakukan di awal pengajuan. Jika polis disetujui, premi tsb akan menjadi premi pertama. Jika tidak disetujui, premi akan dikembalikan setelah dikurangi biaya pemeriksaan medis.

Menjalani Pemeriksaan Kesehatan

Karena UP yang diambil tergolong tinggi, calon nasabah juga disyaratkan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan. Poin-poin yang diperiksa meliputi: wawancara kesehatan, analisa urin lengkap, analisa darah lengkap, foto rontgen dada, treadmill test, dan HIV test.

Pemeriksaan dilakukan di RS atau klinik laboratorium yang bekerja sama dengan Allianz, dengan biaya dari Allianz jika polis diterbitkan. Jika polis disetujui dengan kondisi substandard (dikenakan kenaikan premi) dan calon nasabah tidak setuju, maka biaya tes medis dibebankan kepada calon nasabah dengan cara dipotong dari premi pertama.

Selengkapnya tentang info tes medis, dapat dibaca di SINI.

Pengecualian

Asuransi ini tidak menanggung kematian disebabkan hal-hal sbb:

  1. Bunuh diri (pada polis konvensional, bunuh diri dikecualikan hanya di tahun pertama).
  2. Dihukum mati pengadilan
  3. Meninggal karena turut serta dalam suatu tindak kejahatan
  4. Meninggal akibat kejahatan asuransi oleh orang yang berkepentingan dengan polis.

Cara Klaim

Cara klaim meninggal dunia adalah sbb:

NoFormulir/Berkas yang Dibutuhkan
1Formulir Pengajuan Klaim Meninggal Dunia, ditandatangani ahli waris
2Polis asli
3Surat Keterangan Dokter tentang Penyebab Kematian
4Jika tertanggung meninggal karena kecelakaan atau sebab tidak wajar, lampirkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari kepolisian
5Jika meninggal di rumah tanpa perawatan dokter, buat laporan kronologis kematian dan ditandatangani ahli waris
6Surat Kuasa Pemaparan Isi Rekam Medis, diisi dan ditandatangani ahli waris
7Kutipan Akta Kematian dari catatan sipil yang dilegalisir
8Surat Keterangan Meninggal dari kelurahan yang dilegalisir
9Surat Keterangan dari perwakilan Indonesia, jika meninggal di luar negeri.
10Formulir Pemberitahuan Nomor Rekening
11Fotokopi identitas diri tertanggung dan pemegang polis
12Fotokopi identitas diri semua ahli waris (akta lahir utk ahli waris anak)
13Fotokopi kartu keluarga
14Form CRS (Common Reporting Standard) dan FATCA (Foreign Account Tax Compliance Act) yang diisi ahli waris
15Dokumen lain yang menunjang, jika diperlukan.

Catatan:

  • Klaim meninggal dunia diajukan selambat-lambatnya 60 hari sejak tertanggung meninggal dunia.
  • Semua formulir klaim yang dibutuhkan bisa diunduh di web allianz.co.id, atau diminta ke agen anda, dan tautan untuk mengunduh formulir klaim tersedia juga di blog ini.
  • Semua berkas klaim dikirim ke kantor agensi Allianz di mana anda mendaftar, atau dititipkan ke agen anda, atau dikirim ke kantor pusat Allianz Life Indonesia (Divisi Klaim), dengan alamat: World Trade Center (WTC) 3 dan 6, Jl. Jendral Sudirman Kav 29-31, Jakarta Selatan 12920; Telp. 1500136, 021-29269999, Email: contactus@allianz.co.id.

Permohonan Ilustrasi

Silakan mengisi form berikut:


Untuk konsultasi tentang asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Business Partner ASN, MDRT)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Jadi agen asuransi Allianz sejak November 2011

Asuransi Jiwa

Apakah di Allianz ada Produk Term Life Murni?

Di blog ini saya punya satu penawaran yang paling banyak disambut peminat asuransi di Indonesia, yaitu premi 360 ribu per bulan dapat UP jiwa 1 miliar. Penawaran ini menggunakan produk Tapro dengan menggabungkan UP (uang pertanggungan) dasar dan rider Term Life. UP dasar 250 juta, UP rider Term Life 750 juta. Jika meninggal saat kedua manfaat masih aktif, ahli waris mendapatkan uang 1 miliar ditambah nilai investasi yang ada pada saat itu.

Tapro adalah produk asuransi jiwa jenis unitlink (ada investasinya). Tapi dalam penawaran ini, UP jiwanya telah dimaksimalkan sehingga nilai investasinya minim sekali. Ini dilakukan agar preminya bisa semurah mungkin.

Banyak yang bertanya, apakah di Allianz ada produk term life yang berdiri sendiri, bukan rider unitlink?

Jawabannya: ada. Nama produknya Smart Life.

Tapi kenapa saya jual term life dalam unitlink?

Karena term life dalam unitlink Tapro preminya lebih murah daripada term life murni yang berdiri sendiri.

Sebagai contoh, Tapro dengan rider Term Life bisa memberikan UP 1 miliar dengan premi 360 ribu per bulan (atau 4,32 juta setahun) untuk pria sehat usia 30 tahun.

Tapi jika menggunakan produk Smart Life, preminya adalah 6,66 juta setahun untuk tenor 20 tahun, 5,1 juta setahun untuk tenor 10 tahun, atau 4,55 juta setahun untuk tenor 5 tahun. Lebih mahal, bahkan untuk tenor yang paling pendek. Dan preminya hanya bisa tahunan atau semesteran.

Berikut ilustrasinya:

Produk term life murni seperti Smart Life memiliki karakteristik:

  • Tidak ada nilai tunai sama sekali (hangus)
  • Masa perlindungan sama dengan masa pembayaran premi
  • Premi akan naik signifikan di masa perpanjangan kontrak berikutnya

Jika anda lebih memilih term life yang murni, tentunya itu pilihan anda. Tapi untuk di Allianz, saran terbaik untuk mendapatkan UP jiwa besar dengan premi terjangkau adalah term life dalam unitlink.

Bahkan jika anda menginginkan UP yang lebih besar, preminya akan lebih hemat. Simak beberapa opsinya di bawah ini:

  1. UP 1M premi mulai 360rb per bulan
  2. UP 3M premi mulai 1 juta per bulan
  3. UP 5M premi mulai 1,5 juta per bulan

Demikian. []

Untuk konsultasi tentang asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (MDRT Allianz Indonesia)

HP/WA: 082 111 650 732 | Email: myallisya@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network