Rider 6: Payor (Pembebasan Premi)

Rider pembebasan premi pada unitlink Tapro Allisya Protection Plus ada 4 macam, yaitu Payor Benefit, Payor Protection, Spouse Payor Benefit, dan Spouse Payor Protection. 

Keempatnya memberikan manfaat pembebasan premi, yang dibedakan berdasarkan sebabnya dan posisi pemegang polis atau pembayar preminya. 

Selengkapnya tentang macam-macam rider pembebasan premi, silakan dibaca di gambar berikut ini. 

6a. Payor Benefit

pb

6b. Payor Protection

pp

6c. Spouse Payor Benefit

spb

6d. Spouse Payor Protection

SPP.PNG

Ringkasan Payor

Ringkasan Payor.PNG

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya:

Asep Sopyan (Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

 

Artikel Terkait:

11 Balasan ke Rider 6: Payor (Pembebasan Premi)

  1. rezuzovka berkata:

    trima kasih pak asep solusinya di email, saya baru sadar kalo perlunya up yg besar bwt biaya hidup keluarga yg dtinggalkan. Sekedar masukan bagaimana kalau allianz membuat produk baru optimal invest ada manfaat rider seperti perusahaan asuransi lainnya hehe… 😀
    untuk payor protection, contoh : anak sbg tertanggung ayah sbg pemegang polis. kalau tidak mengambil rider ini apakah premi ttp berjalan bila ayah meninggal dunia? bukannya bila pemegang polis meninggal dunia ahli waris mendapat up + batalnya polis (krna uda dtebus). jadi alangkah baiknya mengambil payor benefit begitu?
    Dan, saya ada membaca di sumber lain ttg cacat tetap / sebagian dan cacat total, apakah keduanya itu sama dgn cacat tetap total?

    @Salam, Bu Rez, terima kasih pertanyaannya. Dalam kasus ini, jika pemegang polis meninggal dunia, maka pembayaran polis dilanjutkan oleh Allianz (jika ambil rider Payor Protection). UP hanya keluar jika si anak yang meninggal.

    Cacat tetap ada dua jenis: sebagian dan total. Cacat tetap total berarti hilang fungsi 2 tangan, atau 2 kaki, atau 2 mata, atau kombinasi dari ketiga organ tsb. Cacat sebagian adalah segala cacat yang kurang dari itu (misal: satu tangan, satu jari, satu mata, dsb).

    Di Allianz ada rider ADDB, menanggung meninggal dunia dan cacat (sebagian hingga total) akibat kecelakaan.
    Ada juga rider TPD, menanggung cacat tetap total, akibat sakit maupun kecelakaan.

    Ttg masukannya, biasanya begini: Jika suatu produk ingin optimal di investasi, sebaiknya tidak perlu ada asuransinya. Bagaimana pun asuransi itu komponen biaya, dan setiap biaya akan mengurangi hasil investasi.

    Demikian

    Salam,
    Asep S

    Suka

    • Rahayu Rosgiyanti berkata:

      jadi, apabila pemegang polis meninggal dunia apa premi masih berjalan jika tidak menambah payor protection dan tertanggung membayar preminya begitu?

      @Ya, betul.

      Suka

      • rezuzovka berkata:

        oh begitu untung saya menanyakan detail, saya kira kl si A pemegang polis / tertanggung meninggal tidak membayar premi lg krna polis ud dtebus.
        maksud dri pembayaran premi dteruskan allianz ini premi apa, premi bulanan atau biaya asuransi dll? jika premi bulanan bagaimana jika nasabah meninggal setelah 10thn (yg pembayaran preminya slma 10thn)?

        @Kalau pemegang polis orangnya sama dengan tertanggung, lalu dia meninggal, tentunya tidak bayar premi lagi karena UP jiwa sudah cair dan polis sudah tutup. Tapi kalau pemegang polis beda dengan tertanggung, lalu dia (pemegang polis) meninggal, pembayaran diteruskan oleh Allianz jika dia ambil rider payor protection.

        Yg diteruskan pembayarannya adalah premi berkala. Misal dia setor 500rb per bulan, maka Allianz akan membayarkan sebesar 6 juta tiap tahun sampai usia pemegang polis 65 tahun. Ini tidak melihat apakah kejadiannya sebelum 10 tahun atau setelah 10 tahun. Semoga cukup jelas.

        Suka

        • rezuzovka berkata:

          jadi, apakah pemegang polis / tertanggung tidak perlu mengambil rider payor protection?
          ni dicover mpe 65th, klo misalkan nasabah tidak mengalami manfaat tsb sampai usia 70th apakah up cair + investasi ?

          @Soal perlu atau tidak perlu, silakan disesuaikan kebutuhan saja. Klo pemegang polis sudah lewat usia 65, otomatis rider payor protection berakhir. UP jiwa hanya cair jika tertanggung meninggal dunia.

          Demikian.

          Salam,
          Asep S

          Suka

  2. Masto berkata:

    Perbedaannya antara payor benefit dn payor2 yg lain hnya penggunaanya saja? Intinya premi total dibyar Allianz. Kalo utk keluarga sy ambil payor benefit buknnya fungsinya sama Kang y? Toh pemegang polis kan 1 org. Knpa msti ada payor-payor yg lain ya? Trims

    @Perbedaan ada di sebabnya (payor BENEFIT: karena sakit kritis atau cacat tetap total. Payor PROTECTION: karena meninggal dunia). Perbedaan juga ada di siapa yang kena (PAYOR: yang kena pemegang polis. SPOUSE payor: yang kena pasangan pemegang polis). Demikian.

    Suka

  3. Ping balik: Panduan Cara Membandingkan Produk Asuransi Unit-link | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  4. Ping balik: Mau Dibantu 250 juta atau 500 juta? (Tentang Memilih Ilustrasi Asuransi Unit-link) | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  5. Andre berkata:

    Selamat siang pak asep,
    Saya Andre dari Surabaya. Mau bertanya tentang informasi payor benefit. Jadi apabila nasabah kontrak menabung hanya 10 tahun, kemudian di tahun ke 13 terkena sakit kritis, apakah Allianz tetap membayarkan premi nasabah sd. Usia 65 tahun benar? Sedangkan nasabah hanya wajib setor selama 10 tahun saja. Mohon infonya, terimakasih pak.

    Suka

    • Asep Sopyan berkata:

      Selamat sore, Pak Andre. Terima kasih atas pertanyaannya. Sesuai definisi Payor Benefit, yaitu pembebasan premi jika pemegang polis mengalami atau terdiagnosa 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan premi sd pemegang polis berusia 65 tahun. Ini tdk memandang berapa lama nasabah membayar premi, karena yg disebut 10 tahun itu bukan masa bayar, melainkan asumsi cuti premi atau rencana setor premi. Ttg asumsi cuti premi bisa dibaca di sini: https://myallisya.com/2015/04/27/berapa-lama-masa-bayar-tapro/

      Demikian.

      Suka

  6. Ping balik: 355 Ribu Per Bulan Dapat UP 1 Miliar, Mau? | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

  7. Ping balik: Rider Pembebasan Premi pada Polis Asuransi Jiwa, Seberapa Penting? | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s