Sistem Bisnis ASN

MDITPentingnya Sistem Bisnis

Sistem bisnis atau marketing plan menunjukkan jenjang karier, komisi, dan potensi penghasilan yang mungkin diraih oleh agen.

Apakah sistem bisnis itu penting?

Penting sekali. Kerja yang sama bisa memberikan hasil yang berbeda, tergantung sistem bisnisnya.

Sistem bisnis ASN dirancang untuk memberikan hasil yang sebesar-besarnya bagi agen dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, dibanding sistem yang selama ini dipakai di industri asuransi lain.

Sistem bisnis ASN berjalan dengan prinsip SPEED (Simple, Practical, Easy, Effective, Duplicable). Sederhana, praktis, mudah, efektif, dan mudah diduplikasi.

Bagan Sistem Bisnis ASN

Sistem bisnis ASN dapat diringkas dalam bagan berikut.

gambar-sistem-bisnis

3 Langkah Sukses

Jika diringkas, sukses dengan sistem bisnis ASN dapat dilakukan dalam 3 langkah:

Langkah 1 (Business Executive – BE)

Agen yang baru bergabung disebut sebagai BE.

Tugas anda sebagai BE adalah menjual polis Tapro hingga terkumpul premi disetahunkan atau ALP (Annualized Life Premium) sebesar 300 juta (setara total premi 25 juta per bulan). ALP 300 juta ini bisa dicapai dalam hitungan bulan atau paling lama dua tahun.

Di sini, anda akan mendapat komisi sebesar X (tahun 1), X (tahun 2), serta 5% (tahun 3-5).

Langkah 2 (Business Partner – BP)

BE yang telah mencapai ALP 300 juta diangkat menjadi BP.

Tugas anda sebagai BP adalah merekrut beberapa orang untuk menjadi BE di tim anda, dan mengajari mereka sehingga mampu menjual polis Tapro dengan ALP 300 juta.

Setelah menjadi BP, anda boleh jualan pribadi boleh juga tidak.

Di sini, selain komisi atas penjualan pribadi (jika ada), anda juga berhak atas overriding atau tunjangan jabatan sebesar ½ X (tahun 1) dan ½ X (tahun 2). Overriding ini anda peroleh baik dari penjualan pribadi maupun BE-BE di tim anda.

Langkah 3 (Senior Business Partner – SBP)

Senior Business Partner adalah BP yang telah memiliki beberapa BP di bawahnya.

Tugas anda sebagai SBP adalah mengulangi Langkah 2, yaitu merekrut beberapa BE dan mengajari mereka supaya bisa menjadi BP, serta memastikan BP di bawah anda pun melakukan hal yang sama.

Di sini, selain komisi penjualan pribadi dan overriding, anda juga berhak atas royalti (passive income) sebesar 1/6 X (tahun 1) dan 1/6 X (tahun 2) dari omset seluruh BP di jaringan anda, hingga kedalaman 5 generasi BP. Uang besar adanya di sini.

Penjelasan:

  • ALP 300 juta berarti setara total premi 25 juta per bulan. Jika rata-rata nasabah anda setor premi 1 juta per bulan, dibutuhkan 25 nasabah untuk menjadi BP.
  • X adalah komisi dasar produk Tapro (Allisya Protection Plus atau Smartlink Flexi Account Plus). Berapakah X? Karena sedikit banyak ini termasuk rahasia perusahaan, japri saja ya 🙂
  • Anda boleh merekrut agen langsung (downline) berapa pun jumlahnya (kelebaran tidak dibatasi).

3 Sumber Penghasilan

Sistem bisnis ASN menyediakan tiga macam sumber penghasilan.

  1. Komisi. Diperoleh dari penjualan pribadi, baik level BE maupun BP.
  2. Overriding unit. Diperoleh BP dari penjualan pribadi maupun penjualan BE-BE di bawahnya. Overriding unit besarnya setengah dari komisi tahun pertama dan tahun kedua.
  3. Overriding generasi (royalti). Diperoleh BP dari omset BP-BP di bawahnya hingga kedalaman 5 generasi BP. Overriding generasi besarnya seperenam dari komisi tahun pertama dan tahun kedua. Inilah sumber penghasilan pasif yang besar dalam jangka panjang.

Produk yang Mendukung Sistem Bisnis ASN

Produk yang mendukung sistem bisnis ASN ini adalah Tapro, yaitu sebuah produk asuransi jiwa jenis unit-link (asuransi jiwa + investasi). Tapro memberikan manfaat dasar asuransi jiwa, dan bisa ditambah sejumlah rider (asuransi tambahan) proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, pembebasan premi, rawat inap cashless, dan santunan harian reimburse.

Tapro bisa dibeli dengan premi mulai 300 ribu per bulan, ada pun maksimumnya tidak dibatasi, sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Selengkapnya tentang Tapro, bisa dibaca di artikel “Tapro, Produk Unggulan Allianz“.

6 Keunggulan Sistem Bisnis ASN

  1. Paling simpel. Jenjang karier hanya dua level, sehingga memudahkan untuk sampai di posisi puncak (BP).
  2. Paling mudah. Syarat naik ke posisi puncak hanya penjualan pribadi 300 juta, tidak perlu merekrut.
  3. Paling cepat. Naik ke posisi puncak bisa dicapai dalam hitungan bulan (bahkan bisa 1 bulan!), tidak perlu menunggu sampai akhir tahun.
  4. Paling ringan. Syarat maintenance (pertahankan posisi) puncak juga hanya 300 juta (penjualan unit, BP boleh tidak jualan pribadi).
  5. Paling dalam. Overriding generasi atau royalti hingga kedalaman 5 generasi BP.
  6. Paling besar. Nilai overriding generasi seperenam komisi, di tempat lain paling hanya sepersepuluh komisi.

Potensi Penghasilan yang Bisa Diraih Agen ASN

Tidak ada yang membatasi penghasilan seorang agen asuransi. Secara teoretis, agen asuransi ASN bisa memperoleh penghasilan berapa pun asalkan omsetnya sesuai.

Tapi agar tidak mengawang-awang, cara paling simpel untuk melihat potensi penghasilan yang bisa diraih agen ASN adalah dengan melihat agen-agen sebelumnya yang lebih dulu sukses.

Simbol kesuksesan agen ASN disebut MDIT (Million Dollar Income Team) atau agen dengan penghasilan miliaran. Level MDIT ditunjukkan dengan jumlah bintang (*). Satu bintang mewakili penghasilan satu miliar per tahun.

Pada tahun 2016, di ASN ada 156 MDIT, yang terdiri dari:

Ringkasan MDIT

Nama-namanya bisa dilihat di artikel: Daftar MDIT Allianz 2016.

Bahkan tahun 2017 ini jumlah MDIT Allianz telah bertambah menjadi 206 orang. Selengkapnya bisa dilihat di Daftar MDIT Allianz 2017.

Ada satu kalimat sakti yang perlu diingat: “Jika orang lain bisa, anda pun bisa.” []

 

Untuk konsultasi tentang bisnis asuransi di ASN, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA 082111650732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Anda pun dapat menghubungi BP (Business Partner) di tim saya:

  1. Yessi Dian Novita | HP/WA: 08129645333 | Email: yessidiannovita@gmail.com | Blog: proteksisyariah.com | Bogor.
  2. Anna Wijayanti | HP/WA: 0877 7507 1705 | Email: mytapro@gmail.com | Blog:mytapro.net | Bintaro.
  3. Pieter Djatmiko, HP/WA: 08119292466 | Email: pieter_dj_80@yahoo.com | www.asuransi-jiwa.org | Cengkareng
  4. Riani Rizky Amelia | HP/WA: 0815 6355 8000 | Email: ameliarizky1090@gmail.com | Sukabumi.