Saya tidak sabar untuk segera membagikan kabar ini. Tanpa bermaksud mendahului takdir, pada bulan Desember ini, seorang BE (Business Executive) di tim saya telah berhasil melewati angka penjualan 200 juta, syarat minimum yang diperlukan untuk promosi menjadi BP (Business Partner). Jika tidak ada hal yang sangat luar biasa, dia akan menjadi BP kedua di tim saya setelah sebelumnya ibu Yessi Dian Novita dari Bogor. Alhamdulillah.

Anna Wijayanti, ibu satu anak tinggal di Bintaro, baru saja berhenti dari pekerjaannya yang cukup bagus di sebuah perusahaan properti besar di BSD pada bulan November 2014. Dia memutuskan untuk mencari aktivitas lain yang bisa dilakukan dengan waktu fleksibel. Wanita kelahiran Pekalongan tahun 1981 ini pun belum lama menjadi nasabah Allianz ketika menghubungi saya untuk menjadi agen. Hanya dia sedang bingung apakah akan bergabung dengan agen asuransinya ataukah dengan saya. Ternyata dengan saya, orang yang belum lama dikenalnya via internet. Alhamdulillah, bersyukur bisa hidup di zaman ini.
Ibu Anna telah punya beberapa prospek ketika akan bergabung, dan mereka segera menjadi nasabahnya tak lama setelah dia resmi jadi agen pada Januari 2015. Di pertengahan tahun dia agak melambat, tapi ngebut di sepertiga akhir tahun 2015.
Pada bulan November 2015, ibu Anna ikut ke acara peringatan ulang tahun kelima grup Busster yang dilangsungkan di kapal pesiar Costa Victoria melintasi tiga negara yaitu Singapura, Thailand, dan Malaysia. Di momen ini dia mendapatkan banyak inspirasi yang semakin meyakinkannya untuk serius di bisnis asuransi. Salah satunya dia bertemu dan berfoto bersama agen asuransi paling sukses di Allianz, ibu Liem Lie Sia, yang datang ke acara ini bersama CAO Allianz Life Indonesia, dr. Ginawati Djuandi.

Ibu Anna melakukan penjualan asuransi dengan cara prospek langsung. Siapa pun yang bertemu dengannya, siap-siaplah kena prospek. Sepertinya dia punya bakat alamiah untuk membuat dirinya terkesan antusias dan semangat ketika berinteraksi dengan orang lain, sehingga dalam setahun ini ada lebih dari 20 orang yang setuju menjadi nasabahnya.
Seperti halnya para agen sukses di Allianz, ibu Anna pun fokus pada proteksi jiwa dan penyakit kritis, meski tetap melayani para nasabah yang menginginkan asuransi rawat inap. Kepada para prospek yang sering menanyakan asuransi rawat inap, dia selalu bertanya: mengapa kamu hanya berpikir tentang sakit biasa? Padahal ada penyakit yang biayanya jauh lebih besar dan produk askes ini kemungkinan tidak akan mampu menanganinya. Itulah penyakit kritis seperti kanker, jantung, stroke, gagal ginjal…, yang akibatnya bukan hanya biaya perawatan tapi juga kehilangan produktivitas (penghasilan).
Karena banyak dari rekan-rekannya di tim saya yang punya blog, dia pun tertarik untuk membuat blog serta mulai belajar menulis. Blognya beralamat di mytapro.wp.com.
Bagi anda yang berada di sekitar Bintaro, Pondok Aren, Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan, dan Jakarta Selatan, silakan menghubungi ibu Anna Wijayanti untuk keperluan menjadi nasabah atau menjadi agen. Sukses selalu. []
Untuk informasi tentang bisnis asuransi di Allianz, silakan menghubungi saya:
Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)
HP/WA: 082-111-650-732 |Â Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011
Atau: