Berita Allianz

Formula E : Selamat Datang Masa Depan Bersama Allianz

Menjadi mitra resmi Formula E juga sejalan dengan janji merek Allianz untuk memberikan kepada para pelanggan kepercayaan diri untuk berani melangkah, berani memilih dan sanggup untuk menghadapi ketidakpastian dalam kehidupan dan bisnis.

Sejak Februari 2017 sampai dengan tahun 2022, Allianz merupakan partner resmi kejuaraan dunia balap mobil Formula E. Formula E merupakan kejuaraan balap mobil dunia yang dikhususkan untuk mobil – mobil listrik berawak satu. Bisa dikata, Formula E mirip dengan Formula 1, hanya saja mobil – mobil Formula E didesain menggunakan listrik saja, yang bersumber dari tenaga baterai yang terpasang di mobil – mobil Formula E.

Formula E, bisa jadi masih terdengar asing, dan Formula 1 masihlah lebih terkenal dan masyarakat masih lebih akrab dengan terminologi dan nuansa Formula 1. Formula E memang masihlah baru dibandingkan dengan sejarah panjang Formula 1 yang sudah berusia puluhan tahun. Balapan pertama Formula E, dimulai di Beijing pada tanggal 13 September 2014. Lanjutkan membaca “Formula E : Selamat Datang Masa Depan Bersama Allianz”

Berita Allianz

Terima Kasih Formula 1 ! Selamat Datang Formula E !!

Formula E memiliki kesamaan dengan nilai – nilai inti Allianz, yaitu integritas, ketahanan, dan kompetensi

Setelah bertahun – tahun menjadi partner resmi balap mobil Formula 1, mulai tahun 2017 ini Allianz mulai fokus pada kerjasama sebagai partner resmi dengan kejuaraan balap mobil Formula E. Formula E merupakan seri kejuaraan dunia yang diselenggarakan oleh FIA (Federasi Internasional Automobil), merupakan balap mobil full listrik berpengemudi tanpa pendamping.

Balap Formula E persis sama dengan balap Formula 1, bedanya, mobil Formula E menggunakan full listrik sebagai sumber tenaga, tanpa menggunakan bahan bakar fosil. Lanjutkan membaca “Terima Kasih Formula 1 ! Selamat Datang Formula E !!”

Asuransi Jiwa

Pekerjaan Paling Berbahaya

“Dua penelitian tadi merupakan gambaran penjelasan tentang sebab jalan raya menjadi tempat yang lebih berbahaya daripada medan perang”

Truck PersebayaBila Anda tiap hari mengemudikan kendaraan bermotor di jalan raya, itu sudah menjadi alasan yang sangat bagus bahwa Anda perlu mempunyai asuransi jiwa dan kecelakaan, karena jalan raya lebih berbahaya daripada medan perang. Tulisan ini dibuat bukan karena saya agen asuransi, dan bukan mengada – ada untuk menakut – nakuti, tapi tujuan tulisan ini untuk menjadi pengingat kepada kita berdasarkan data dan fakta, bahwa dengan mengemudi di jalan raya tiap hari, kita berada selalu sangat dekat dengan musibah.

Alhamdulillah, menginjak tahun ke-14 bekerja di industri migas, sampai saat ini saya dan tim masih memiliki catatan keselamatan kerja yang sangat baik, yaitu NOL (angka NOL). Targetnya memang tidak banyak dan sangat mudah diingat, angka NOL, yang artinya NOL angka kecelakaan kerja. Sepintas terlihat sederhana, namun di balik itu perlu usaha dan upaya sungguh – sungguh dalam mewujudkannya.

Dalam industri ini, semua aturan dibuat ketat dan jelas, sebab terdapat banyak hal dalam industri ini yang memiliki potensi untuk mencelakai atau membuat cidera pekerjanya…sifat bahayanya banyak yang laten atau tersembunyi, yang bila pekerja tidak selalu waspada, dapat mengancam keselamatan bahkan nyawa sang pekerja.

Salah satu hal paling berbahaya di industri migas dan yang sangat diantisipasi untuk tidak terjadi kecelakaan kerja adalah suatu aktifitas yang lazim dilakukan oleh orang – orang kebanyakan, yaitu : mengemudi. Terlihat sepele dan mengada – ada, tapi memang demikian lah adanya. Mengemudi adalah kegiatan yang sangat berbahaya. Kejadian pertama yang membuat rekan saya kehilangan nyawanya saya lihat saat ditugaskan di Sumatra bertahun – tahun lalu, gara – gara mengemudi. Tidak hanya di industri migas. Mohon maaf dan tidak bermaksud untuk menyinggung siapa pun, belakangan ini penyebab utama para prajurit profesional TNI kita gugur dalam tugas, adalah pada saat melakukan perjalanan.

Ini tidak bersifat lokal, tapi juga global. Berdasarkan data dari WHO, organisasi kesehatan PBB, setiap tahun terdapat 1,24 juta jiwa meninggal karena kecelakaan di jalan, dengan 50 juta jiwa mengalami luka – luka dan cacat tetap. Angka ini, jauh melebihi angka korban perang teluk antara Irak – Iran, 1980 – 1988, dimana selama 8 tahun perang total korban jiwa adalah 1,2 juta jiwa. Secara global, korban kecelakaan berkendaraan dalam setahun lebih besar daripada korban perang selama delapan tahun. India menempati urutan pertama Negara dengan jumlah kematian terbanyak akibat kecelakaan lalu lintas, sementara Indonesia menempati urutan kelima. Lanjutkan membaca “Pekerjaan Paling Berbahaya”