Edukasi Asuransi

Asuransi atau Investasi Reksadana?

Asuransi atau Investasi Reksadana

Prioritas mana ya? Asuransi atau investasi?
Dalam teori perencanaan keuangan ,idealnya setiap orang harus memiliki asuransi.
Kegunaan asuransi adalah untuk melindungi seseorang atau keluarga secara keuangan dan melindungi risiko yang sifatnya tidak terduga.
Risiko hidup dalam kehidupan ini yang pasti adalah: sakit, tua dan kematian.
Sedangkan investasi adalah untuk memhami dan menaikan nilai ekonomi di masa mendatang dengan menyertakan modal sedini mungkin melalui reksadana atau jenis instrumen lainnya.

Kedua-duannya sama penting
Pertanyaanya , apabila jumlah uang yang disisihkan setiap bulan terbatas, sebaiknya anda membeli asuransi atau berinvestasi?
sebelum menajwab pertanyaan tersebut kita perlu memahami asuransi dan reksadana.
Asuransi adalah membayar sejumlah uang dengan menfaat proteksi jiwa, sakit kritis ataupun kematian. secara umum jenis asuransi adalah asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi sakit kritis, Jika pada periode tertentu terjadi resiko maka pihak asuransi membayar sejumlah uang kepada tertanggung atau ahli waris.
reksadana dibagi dibagi menjadi pasar uang pendapatan tetap, tidak tetap pada saham campuran, obligasi dan lain sebagainya.
Asuransi bisa memberikan uang pertanggungan besar dibandingkan dengan premi yang anda bayar.
Pertanyaan awal, jika dana terbatas mana sebaiknya menjadi prioritas? Reksadana atau asuransi? Apakah anda melakukan secara bersama-sama?
Jika memang dana terbatas , menurut saya sebaiknya yang menjadi prioritas ialah Asuransi, bukan investasi.
Alasannya sederhana, ketika risiko terjadi sementara investasi baru dijalankan, dikuatirkan investasi tidak akan mampu memenuhi kebutuhan financial keluarga.
Seiring berjalan waktu, ketika kondisi finansial anda sudah mulai meningkat baru kita mulai melakukan investasi.
Bagimana jika karena keterlambatan ini hasil investasi kita kurang maksimal?
menurut saya gaya hidup bisa disesuaikan dengan kemampuan ekonomi kita sendiri dan ada berbagai cara untuk meningkatkan penghasilan.
Bila kita melakukan investasi dulu tetapi tidak memiliki asuransi maka akan dengan sendirinya investasi tidak akan maksimal karena jika anda sakit, anda butuh dana ? investasi terganggu
Secara ideal anda sebagai kepala keluarga sebaiknya proteksi dulu, sehat dulu sehingga jika terjadi resiko ada dana darurat. ketika anda sehat secara ekonomi barulah anda memulai berinvestasi.
namun jika anda mempunyai dana cukup maka paling baik adalah melakukan bersamaan antara asuransi dan membeli reksa dana.
keputusan ditangan anda sendiri.
Mari menabung di Tapro Allianz dengan memberikan uang cash berjumlah besar untuk proteksi jiwa, sakit kritis, asuransi kesehatan, cacat dan proteksi profesi anda.
Mari Menabung Di Tapro Allianz di saat anda masih kerja dan masih produktif dan sisihkan tabung anda untuk menabung di Tapro Allianz dan tersedia Allianz Syariah dan non Syariah dengan premi yang sangat terjangkau mulai dari 300 ribu perbulan.
Untuk Konsutasi gratis silahkan hubungi saya:
Desiderius Bir
Bussiness Executive Allianz
HP/WA: 08114855105│ Email: desideriusland@gmail.com│Blog: www.gosejahtera.com
Tinggal di Bogor
Nomor Lisensi: 11136394S
Nikmati Ongkos kirim gratis apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agent Asuransi Allianz di Jakarta

 

 

 

Asuransi Jiwa, Edukasi Asuransi

Asuransi Jiwa Prioritas Pertama Kepala Keluarga harus dimiliki tiap keluarga.

Jpeg

Pada saat Anda telah berkeluarga, melakukan perencanaan keuangan merupakan hal yang sangat penting bagi keuangan keluarga Anda.
Melakukan perencanaan keuangan merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah keluarga dengan harapan keluarga akan terlindung dari risiko-risiko yang bisa saja terjadi kapanpun.
Kepala keluarga adalah topang utama dalam kehidupan berkeluarga karena secara ekonomi dia yang akan mencari uang atau yang mencari nafkah. Apapun alasan, apapun pekerjaan yang penting bisa mendatangkan uang sehingga bisa menghidupkan keluarga untuk biaya rumah, biaya sekolah, biaya makan, cicilan dan seterusnya.

Memiliki balance keuangan yang baik merupakan hal yang utama sebelum Anda dapat mulai berinvestasi dan mengembangkan keuangan Anda untuk kenyamanan keuangan Anda dan keluarga. Berbagai jenis penananman investasi yang bisa menjadi nilai uang anda akan tetap bertumbuh misalnya reksana, beli tanah, beli saham, Asuransi. Namun asuransi dalam hal ini perlindungan terhadap anggota keluarga akan menjadi prioritas utama. Terutama proteksi kepala keluarga.
Mengapa Kepala keluarga priortias terutama dalam perlindungan jiwa?
Karena tugas kepala keluarga adalah pencari nafkah bagi keluarga, untuk istri dan anak-anak.Jika kepala keluarga sakit, kecelakaan, cacat atau bahkan meninggal ? siapa yang mengganti pencari nafkah? Istri? Anak?
Dengan adanya proteksi kepala keluarga setidaknya ada dana perlindungan yang bisa diwariskan kepada keluarga dan anak-anaknya
Lagi pula jika kepala keluarga tidak bisa kerja alias mengalami sakit kritis? Tentu tidak bisa bekerja secara aktif.

Apakah dengan berhenti bekerjakepala keluarga misalnya karena sakit atau paling fatal meninggal? Apakah kehidupan keluarga berhenti? Tidak. Kehidupan akan tetap berjalan terus. Dengan diasuransi kepala keluarga sebagai prioritas utama ,ada uang pertanggungan yang bisa diwariskan kepada keluarga dan anak-anaknya.

Jpeg

Pertanyaan kedua? Mengapa kepala keluarga harus prioritas asuransi Jiwa? karena kepala keluarga pencari nafkah. Dari 3 risiko pasti dalam kehidupan (,sakit, tua dan meninggal) ini adalah risiko pasti. Apalagi meninggal adalah risiko kehidupan abolsolut terjadi 100%. Kapan , dimana, usia tua, muda.Kita selalu siap sedia kapanpun

Memang perencanaan asuransi keluarga menjadi salah satu hal yang penting karena dengan memiliki asuransi keluarga, risiko-risiko yang dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar dan mengganggu kesejahteraan keluarga dapat dibagi atau dipindahkan kepada perusahaan asuransi.
Pada akhirnya keluarga tetap dapat terlindungi dan terpenuhi kebutuhan hidupnya serta dapat terus melangsungkan kehidupan seperti biasa. Oleh karena itu perencanaan asuransi keluarga memang harus Anda siapkan dengan baik.
Pada prinsipnya perlindungan jiwa adlaah pertama dan terutama, asuransi sakit kritis dan suransi kesehatan merupakan alternatif asuransi yang seringkali menjadi pemikiran yang utama bagi sebuah keluarga, namun demikian pada kenyataannya asuransi kesehatan bukanlah asuransi yang seharusnya menjadi prioritas utama bagi sebuah keluarga.
Asuransi jiwa adalah asuransi yang seharusnya menjadi prioritas utama untuk sebuah keluarga.terutama untuk kepala keluarga.
Mengapa demikian? Apa Alasannya? Mudah jawabannya.
Karena semua orang pasti meninggal dunia dan tidak ada yang tahu kapan waktunya dan bagaimana caranya.Jadi ini pasti terjadi.
Dampaknya dari risiko meninggal dunia sangatlah besar. Bukan saja kerugian secara mental karena kedukaan tetapi kerugian secara materiil pun tidaklah sedikit. Apalagi jika seseorang yang meninggal dunia merupakan kepala keluarga. Kepala keluaarga sebagai penopang hidup .
Karena kepastian bahwa setiap orang pasti meninggal dunia inilah maka asuransi jiwa sangatlah penting terutama untuk kepala keluarga.
Uang pertanggungan asuransi jiwa dapat dimanfaatkan untuk membayar biaya pengobatan sebelum meninggal, untuk pembayaran biaya akhir (biaya rumah duka dan penguburan), untuk pelunasan utang, perlindungan dana pendidikan, biaya penyambung hidup, biaya rumah dan lain sebagainya.
Selain itu, biaya asuransi atau premi asuransi jiwa lebih murah dibandingkan dengan premi asuransi untuk manfaat lainnya, seperti asuransi penyakit kritis atau asuransi kesehatan.
Oleh karena itu, asuransi jiwa adalah asuransi yang harus Anda pikirkan pada saat Anda ingin merencanakan asuransi keluarga Anda.Asuransi jiwa ini harus di prioritas dalam keluarga.

Berikut ilustrasi tn. kerja menabung 1 juta perbulan usia 25 tahun, Berapa UP(Uang pertanggungan)jiwa yang bisa wariskan kepada keluarganya?
Ini asumsi hanya proteksi jiwa saja tn Kerja, tidak ada menfaat tambahan.

2 milyar

Proteksi Jiwa Tn kerja adalah 2 Milyar?
Apakah dengan uang 2 Milyar cukup untuk keluarga untuk membiaya hidup, biaya sekolah ? saya yakin lebih dari cukup.
Kedua menfaat dari perkembangan dana investasi yang dikelola dalam unit link.
Asumsi cek saldo usia 60 tahun tn kerja 1,3 milyar.(bunga sedang 13%) memang investasi pada prinsip tidak dijamin.

investasi 1,3

Jadi dengan menabung 1 juta tn kerja maka 2 menfaat sekaligus: proteksi jiwa 2 milyar dan menfaat hasil investasi.

Coba bandingkan jika tn kerja menabung 1 juta di bank. Untuk mendapat 1 milyar perlu tabung 1000 bulan atau 83 tahun.
Untung yang mana? Pasti Tapro Allianz.

Mari Menabung Di Tapro Allianz di saat anda masih kerja dan masih produktif dan sisihkan tabung anda untuk menabung di Tapro Allianz dan tersedia Allianz Syariah dan non Syariah dengan premi yang sangat terjangkau mulai dari 300 ribu perbulan.
Untuk Konsutasi gratis silahkan hubungi saya:
Desiderius Bir
Bussiness Executive Allianz
HP/WA: 08114855105│ Email: desideriusland@gmail.com│Blog: gosejahtera.com
Tinggal di Bogor
Nomor Lisensi: 11136394S
Nikmati Ongkos kirim gratis apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agent Asuransi Allianz di Jakarta
Baca juga: 3 Prioritas Asuransi yang harus dibeli, Asuransi Jiwa, Sakit Kritis &Kesehatan

Berita Klaim, Edukasi Asuransi

8 Penyakit yang Pembiayaannya Tak Lagi Ditanggung 100% oleh BPJS Kesehatan

BPJS

BPJS Kesehatan terus berupaya mencari jalan untuk mengatasi permasalahan defisit keuangan yang selalu membebani kinerja mereka.
Wacana terbaru dengan akan melibatkan peserta dalam mendanai perawatan penyakit berbiaya tinggi dan berbahaya.
Delapan penyakit yang pendanaannya bisa ditanggung bersama antara BPJS Kesehatan dengan pasien; jantung, kanker, gagal ginjal stroke, thalasemia, sirosis hati, leukimia dan hemofilia.
Ke delapan penyakit ini dbiaya dengan cost sharing dengan peserta
Fahmi Idris, Dirut BPJS Kesehatan mengatakan, pembiayaan perawatan penyakit tersebut selama ini cukup menguras kantong BPJS Kesehatan.
Maklum saja, biaya yang harus dirogoh dari kantong BPJS Kesehatan untuk membiayai perawatan penyakit tersebut besar.
Untuk jantung, sepanjang 2016 kemarin, total belanja BPJS Kesehatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membiaya perawatan penyakit tersebut mencapai Rp7,485 triliun.
Untuk kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis hepatitis, leukimia, hemofilia masing-masingnya mencapai; Rp2,35 triliun, Rp2,592 triliun, Rp1,288 triliun, Rp485,193 miliar, Rp232, 958 miliar, Rp183,295 miliar dam Rp119,64 miliar.
Jika ditotal, biaya perawatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk perawatan penyakit tersebut mencapai Rp14,692 triliun atau 21,84% dari total seluruh biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan pada 2016 kemarin.
Untuk mengantisipasi beban biaya 8 penyakit tersebut diatas, Allianz menyediakan dana cash dalam jumlah besar untuk biaya sakit kritis hanya dengan cara menabung di Tapro Allianz.
Delapan penyakit yang merupakan klaim tertinggi di BPJS jika mengacu di Allianz termasuk sakit kritis. Ada 49-100 penyakit kritis yang dimiliki oleh Allianz untuk mendapatkan perlindungan menyeluruh jika nasabah menabung di Tapro Allianz.

Jenis 49 sakit kritis di Allianz.

penyakit kritis

Menfaat perlindungan sakit kritis adalah rider tambahan atau menfaat tambahan untuk perlindungan jiwa nasabah . BPJS dan Allianz bisa menjadi COB: coordination of benefit (Menfaat koordinasi bersama) untuk mengurangi biaya yang tinggi untuk nasabah.
BPJS menydiakan biaya pengganti Rumah Sakit sementara Allianz menyediakan dana cash yang besar untuk nasabah. Keduanya bisa dimiliki oleh nasabah untuk medapatkan proteksi yang maksimal sekaligus untuk memastikan nasabah mendapatkan proteksi perlindungan secara komprehensif.

Untuk Konsutasi gratis silahkan hubungi saya:
Desiderius Bir
Bussiness Executive Allianz
HP/WA: 08114855105│ Email: desideriusland@gmail.com│Blog: gosejahtera.com
Tinggal di Bogor
Nomor Lisensi: 11136394S
Nikmati Ongkos kirim gratis apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agent Asuransi Allianz di Jakarta
Sumber: http://intisari.grid.id/Intisari-News/Catat-Inilah-8-Penyakit-Yang-Pembiayaannya-Tak-Lagi-Ditanggung-100-Oleh-Bpjs-Kesehatan?page=3. Diakses tanggal 25 November 2017 jam 13.00 wib