Asuransi Jiwa

Apakah di Allianz ada Produk Term Life Murni?

Di blog ini saya punya satu penawaran yang paling banyak disambut peminat asuransi di Indonesia, yaitu premi 360 ribu per bulan dapat UP jiwa 1 miliar. Penawaran ini menggunakan produk Tapro dengan menggabungkan UP (uang pertanggungan) dasar dan rider Term Life. UP dasar 250 juta, UP rider Term Life 750 juta. Jika meninggal saat kedua manfaat masih aktif, ahli waris mendapatkan uang 1 miliar ditambah nilai investasi yang ada pada saat itu.

Tapro adalah produk asuransi jiwa jenis unitlink (ada investasinya). Tapi dalam penawaran ini, UP jiwanya telah dimaksimalkan sehingga nilai investasinya minim sekali. Ini dilakukan agar preminya bisa semurah mungkin.

Banyak yang bertanya, apakah di Allianz ada produk term life yang berdiri sendiri, bukan rider unitlink?

Jawabannya: ada. Nama produknya Smart Life.

Tapi kenapa saya jual term life dalam unitlink?

Karena term life dalam unitlink Tapro preminya lebih murah daripada term life murni yang berdiri sendiri.

Sebagai contoh, Tapro dengan rider Term Life bisa memberikan UP 1 miliar dengan premi 360 ribu per bulan (atau 4,32 juta setahun) untuk pria sehat usia 30 tahun.

Tapi jika menggunakan produk Smart Life, preminya adalah 6,66 juta setahun untuk tenor 20 tahun, 5,1 juta setahun untuk tenor 10 tahun, atau 4,55 juta setahun untuk tenor 5 tahun. Lebih mahal, bahkan untuk tenor yang paling pendek. Dan preminya hanya bisa tahunan atau semesteran.

Berikut ilustrasinya:

Produk term life murni seperti Smart Life memiliki karakteristik:

  • Tidak ada nilai tunai sama sekali (hangus)
  • Masa perlindungan sama dengan masa pembayaran premi
  • Premi akan naik signifikan di masa perpanjangan kontrak berikutnya

Jika anda lebih memilih term life yang murni, tentunya itu pilihan anda. Tapi untuk di Allianz, saran terbaik untuk mendapatkan UP jiwa besar dengan premi terjangkau adalah term life dalam unitlink.

Bahkan jika anda menginginkan UP yang lebih besar, preminya akan lebih hemat. Simak beberapa opsinya di bawah ini:

  1. UP 1M premi mulai 360rb per bulan
  2. UP 3M premi mulai 1 juta per bulan
  3. UP 5M premi mulai 1,5 juta per bulan

Demikian. []

Untuk konsultasi tentang asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (MDRT Allianz Indonesia)

HP/WA: 082 111 650 732 | Email: myallisya@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network

Edukasi Asuransi

Apa Itu Asuransi?

Gambar dari Pixabay

Pengertian Asuransi

Secara harfiah, asuransi memiliki arti yang mirip dengan kata: jaminan, pertanggungan, perlindungan, proteksi, dan garansi.

Secara istilah, asuransi adalah suatu cara untuk mengalihkan risiko dari tertanggung kepada penanggung, dengan cara tertanggung membayar premi kepada penanggung, dan jika terjadi risiko tertentu pada tertanggung dalam masa asuransi, maka penanggung akan membayar sejumlah uang untuk menggantikan kerugian keuangan yang dialami tertanggung.

Tertanggung dalam asuransi bisa individu bisa institusi/perusahaan, sedangkan penanggung selalu merupakan perusahaan.

Definisi ini dapat pula diberlakukan pada asuransi syariah, dengan perbedaan bahwa penanggung pada asuransi syariah adalah kumpulan para tertanggung itu sendiri, sedangkan perusahaan sebagai pengelola yang menerima upah.

Contoh:

Dalam asuransi kendaraan, tertanggung sebagai pemilik kendaraan membayar premi kepada penanggung (perusahaan asuransi), misalnya untuk jangka waktu satu tahun, dan jika di tahun itu kendaraannya mengalami kerusakan hingga kehilangan, maka perusahaan asuransi akan membayar biaya perbaikan atau penggantian kendaraan tsb.

Dalam asuransi kesehatan, tertanggung membayar premi kepada penanggung (perusahaan asuransi), dan jika dalam masa asuransi tertanggung mengalami sakit sehingga harus dirawat di rumah sakit, maka perusahaan asuransi akan membayar biaya perawatan tertanggung.

Unsur-unsur Asuransi

Dalam asuransi terkandung unsur-unsur sbb:

  • Tertanggung: pihak yang dirinya atau harta bendanya dipertanggungkan, bisa individu bisa lembaga.
  • Penanggung: pihak yang menanggung kerugian, yaitu perusahaan asuransi, atau kumpulan tertanggung dalam asuransi syariah.
  • Premi: uang yang dibayar oleh tertanggung kepada penanggung sebagai biaya atau iuran untuk memperoleh pertanggungan
  • Uang pertanggungan: uang yang dibayar oleh penanggung sebagai pengganti dari kerugian yang dialami tertanggung
  • Periode asuransi: waktu dimulai hingga diakhirinya pertanggungan
  • Risiko: kejadian tertentu yang menimbulkan kerugian pada tertanggung dan dijamin oleh penanggung
  • Penerima manfaat: pihak yang menerima uang pertanggungan, bisa tertanggung itu sendiri atau pihak lain yang memiliki kepentingan dengan risiko yang dialami tertanggung.

Macam-macam Asuransi

Asuransi ada bermacam-macam, tergantung risiko atau objek yang diasuransikan. Secara garis besar digolongkan menjadi dua, yaitu asuransi jiwa (life insurance) dan asuransi umum (general insurance). Untuk mudahnya, asuransi jiwa adalah asuransi untuk orang, dan asuransi umum adalah asuransi untuk harta benda, walaupun terkadang keduanya beririsan.

Contoh asuransi jiwa antara lain asuransi kematian (menanggung risiko meninggal dunia), asuransi kesehatan (menanggung risiko sakit), asuransi penyakit kritis, asuransi kecelakaan, dan asuransi cacat tetap.

Contoh asuransi umum antara lain asuransi kendaraan, asuransi properti, asuransi pengangkutan barang, asuransi proyek, asuransi tanggung gugat (hukum), dan asuransi perjalanan. Terkadang asuransi kesehatan dan asuransi kecelakaan pun ada di asuransi umum.

Kenapa Manfaat Asuransi Jauh Lebih Besar dari Premi?

Ada satu hal yang sering menjadi keheranan orang, yaitu kenapa manfaat asuransi bisa jauh lebih besar daripada premi yang dibayar. Bedanya bisa puluhan hingga ribuan kali lipat. Misal, bayar premi asuransi mobil hanya 5 juta setahun untuk mobil harga 200 juta, tapi jika mobil mengalami kerusakan, biaya puluhan juta hingga maksimal seharga mobil bisa diganti oleh asuransi. Ada pula asuransi jiwa, premi 5 juta setahun bisa mendapatkan uang pertanggungan 1 miliar. Lalu ada asuransi kesehatan yang memberikan plafon hingga puluhan miliar, padahal preminya hanya beberapa juta per bulan. Kenapa asuransi bisa memberikan manfaat hingga ratusan-ribuan kali lipat dari premi yang dibayar?

Jawabnya karena tertanggung asuransi itu banyak sekali, sedangkan yang melakukan klaim jauh lebih sedikit. Kita bisa lihat di lingkungan kita, orang yang sakit jauh lebih sedikit daripada orang yang sehat, kendaraan yang mengalami tabrakan jauh lebih sedikit daripada kendaraan yang tidak mengalami tabrakan, rumah yang kebakaran jauh lebih sedikit daripada rumah yang tidak kebakaran. Seandainya semua orang di lingkungan kita tersebut bergabung dalam asuransi, maka musibah yang dialami salah seorang anggota komunitas akan dengan mudah tertanggulangi.

Dengan kata lain, asuransi itu hakikatnya adalah saling berbagi beban di antara para tertanggung, sehingga beban yang ditanggung oleh tiap-tiap tertanggung menjadi jauh lebih ringan, yaitu hanya sebesar premi.

Asuransi bekerja berdasarkan hukum bilangan besar. Semakin banyak orang yang ikut asuransi, semakin kerugian itu bisa diprediksi, dan semakin mudah pula menghitung preminya, termasuk keuntungan yang layak diambil oleh pengelola.

Perlu Dicatat

  • Asuransi tidak mencegah terjadinya risiko. Asuransi hanya mencegah kerugian keuangan yang timbul akibat terjadinya risiko.
  • Sekali lagi, kerugian yang diganti oleh asuransi adalah kerugian keuangan, bukan kerugian dalam bentuk lain seperti fisik, psikologis, emosional, historis, dan sebagainya.
  • Asuransi bukan untuk cari untung, tapi untuk mengurangi kerugian yang timbul akibat suatu risiko. Ikut asuransi pasti rugi, minimal sebesar premi. Tapi jika tidak ikut asuransi, kerugiannya bisa sebesar aset yang dimiliki.
  • Tidak semua risiko dapat ditanggung oleh asuransi, melainkan hanya risiko tertentu yang secara probabilitas tingkat kejadiannya jauh lebih sedikit dari populasi, misal hanya beberapa kejadian per seribu atau beberapa kejadian per seratus, tergantung jenis asuransinya. Itulah sebabnya orang yang sudah sakit berat tidak bisa masuk asuransi kesehatan, karena peluang orang yang sakit berat untuk melakukan klaim itu sangat besar (bahkan mendekati 100%).

Demikian. []

Untuk konsultasi tentang asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (MDRT Allianz Indonesia)

HP/WA: 082 111 650 732 | Email: myallisya@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network