Asuransi umum

Asuransi Perjalanan sebagai Persyaratan Membuat Visa Schengen

Baru saja saya membantu seorang nasabah membuat polis asuransi perjalanan Travel Pro. Dia dan empat temannya hendak melakukan perjalanan dinas ke Wina Swiss pada tanggal 21 Februari sd 8 Maret 2020. Jadi mereka memesan Travel Pro pada tanggal tersebut sebagai salah satu syarat untuk membuat visa Schengen (visa untuk bepergian ke negara-negara di Eropa).

Namun ketika polis sudah dibuat, premi sudah dibayar, dan mereka hendak melampirkan polis tsb di persyaratan visa, ternyata pihak kedutaan Swiss mensyaratkan polis travel harus berdurasi lebih dari 30 hari (31 hari atau lebih). Ini saya baru tahu juga. Terima kasih kepada nasabah.

Jadi nasabah mengajukan tambahan waktu untuk polisnya, sehingga masa asuransi menjadi 21 Februari sampai 22 Maret 2020 (persis 31 hari). Premi pun tentunya naik, dari sebelumnya 3.607.000 menjadi 4.527.000 untuk lima orang. Alhamdulillah.

Berikut ini adalah persyaratan membuat visa Schengen, seperti saya peroleh dari berbagai sumber:

  1. Mengisi formulir visa Schengen. Bisa diunduh di https://www.government.nl/documents/forms/2013/02/22/schengen-visa-application-for.
  2. Paspor yang masih berlaku, minimal 6 bulan sejak akan bepergian.
  3. Foto diri sesuai ketentuan negara tujuan
  4. Lembar pernyataan dan bukti perjalanan
  5. Bukti pemesanan tiket pesawat
  6. Bukti pemesanan akomodasi hotel
  7. Rekening koran 3 bulan terakhir
  8. Surat keterangan kerja dan surat keterangan penghasilan (bagi yang bekerja).
  9. Polis asuransi kesehatan atau asuransi perjalanan.

Nah, tentang syarat yang terakhir ini, ternyata tidak sembarang polis asuransi bisa dipakai. Polis tersebut harus menanggung biaya medis sekurang-kurangnya 30 ribu euro (hampir 500 juta rupiah). Termasuk biaya medis adalah perawatan di rumah sakit, layanan bantuan darurat dan repatriasi, termasuk kejadian kematian.

Kabar baiknya, semua paket dalam produk Travel Pro telah memenuhi persyaratan ini. Paket terendah, yaitu plan Superior, menanggung biaya medis hingga 700 juta. Plan di atasnya, Deluxe, menanggung biaya medis hingga 1,4 miliar. Bahkan plan Premier menanggung biaya medis hingga tak terbatas.

Berikut tabel manfaat Travel Pro.

Seperti terlihat pada tabel di atas, manfaat Travel Pro sangat luas dan lengkap, bukan hanya biaya medis (poin B), tapi juga segala gangguan terkait perjalanan, seperti pembatalan perjalanan, penundaan, perubahan jadwal, masalah terkait bagasi, kecelakaan, kematian, kehilangan dokumen perjalanan, hingga tanggung jawab pribadi jika terjadi sesuatu yang merugikan orang lain di negara tujuan.

Bagaimana preminya? Silakan dicermati dalam tabel berikut ini:

Jika anda hendak ke Eropa, seperti info yang saya peroleh dari nasabah saya di atas, minimal durasi polisnya adalah 31 hari. Jadi anda dapat memilih premi pada tabel yang paling bawah.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Jadi agen asuransi Allianz sejak November 2011

Asuransi umum

[Sharing Closing] Annual Travel Pro Plan Premier untuk Sekeluarga

Bulan Desember 2019, saya closing produk Annual Travel Pro untuk satu keluarga dengan jumlah 5 orang. Nasabah adalah seorang direktur di perusahaan multinasional, di mana perjalanan ke luar negeri maupun dalam negeri seolah sudah menjadi keseharian, termasuk bersama keluarga.

Annual Travel Pro adalah asuransi perjalanan dengan masa asuransi satu tahun, mencakup perjalanan luar negeri maupun domestik. Annual Travel Pro tidak menghitung jumlah perjalanan dalam satu tahun.

Sebetulnya Annual Travel Pro tidak bisa untuk sekeluarga. Jadi untuk kasus ini polisnya dibuat terpisah untuk tiap orang, dengan pemegang polis kepala keluarga.

Nasabah memilih plan Premier, dengan premi 2,211 juta per tahun per orang ditambah administrasi 36 ribu, jadi 2,243 juta. Dikalikan 5 orang jadi 11,215 juta.

Tabel manfaatnya sebagai berikut:

Di antara keunggulan Annual Travel Pro plan Premier ditandai dengan warna kuning di atas, yaitu:

  1. Menanggung biaya perawatan medis hingga tak terbatas.
  2. Penundaan perjalanan/bagasi diganti untuk setiap periode 4 jam. Di asuransi lain standarnya 6 jam.
  3. Santunan kematian dan cacat tetap akibat kecelakan 1,4 miliar. Mohon maaf, misal ada kejadian seperti pesawat jatuh, maka ahli waris mendapatkan santunan 1,4 miliar. Ini di luar yang mungkin diberikan juga oleh maskapai atau negara.
  4. Tanggung jawab pribadi dibantu hingga 7 miliar. Misalnya di negara tujuan tak sengaja menabrak seseorang, maka Allianz akan membantu menghadapi tuntutan dari korban, baik secara ekonomi maupun biaya hukum, hingga 7 miliar.
  5. Selain itu, setiap peserta Annual Travel Pro mendapatkan sebuah kartu tanda kepesertaan, yang bisa digunakan untuk mendapatkan layanan cashless di rumah sakit di seluruh dunia, jika mengalami kejadian dalam perjalanan yang memerlukan perawatan medis. Peserta tinggal menunjukkan kartu ke admin rumah sakit, dan pihak rumah sakit akan menelepon ke nomor kontak yang tertera di kartu.

Selengkapnya tentang produk Annual Travel Pro bisa dibaca di SINI.


Tertarik memiliki Annual Travel Pro? Silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Agen Asuransi Umum)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan 

Asuransi umum

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan oleh Peserta Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan (travel insurance) sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal tidak terduga yang mungkin terjadi selama perjalanan.

Setelah membeli asuransi perjalanan, penting juga untuk anda ketahui hal-hal yang perlu diperhatikan dan atau anda siapkan sebelum berangkat.

Pertama, pahami hal-hal yang ditanggung dan yang tidak ditanggung dalam polis asuransi perjalanan anda. Ini bisa dilihat di tabel manfaat yang ada di buku polis asuransi perjalanan (dikirim ke email). Tapi soal ini mestinya sudah dipahami sebelum membeli polis.

Kedua, catat nomor kontak dan email penting, yaitu:

  1. Nomor kontak layanan darurat
  2. Nomor kontak perusahaan asuransi penyedia produk
  3. Email perusahaan untuk pengajuan klaim

Semua kontak tsb ada di buku polis elektronik yang dikirim ke email.

Catat juga kontak agen anda, jika membeli asuransi melalui agen.

Ketiga, simpan dokumen-dokumen berikut ini karena dibutuhkan jika terjadi klaim:

  1. Tiket pesawat (boleh fotokopi/print out).
  2. Boarding pass asli.
  3. Tiket itinerary seluruh perjalanan (tiket bus, tiket tempat wisata, tiket paket liburan, dll) dari mulai berangkat, di negara tujuan, dan kembali ke tempat asal.
  4. Fotokopi paspor dengan cap imigrasi untuk tiap tanggal keberangkatan dan tanggal kepulangan.
  5. PIR (Property Irregularity Report) dan/atau tag bagasi (diperlukan untuk klaim kehilangan barang/bagasi/paspor).
  6. Form klaim (ada di email)

Selain itu, untuk tiap jenis klaim ada dokumen yang berbeda-beda. Misalnya untuk klaim perawatan medis, diperlukan resume medis dari dokter, kuitansi asli, resep, hasil tes diagnostik, dan lain-lainnya. Untuk klaim kecelakaan lalu lintas, diperlukan laporan polisi. Untuk klaim kehilangan barang, diperlukan kuitansi asli barang-barang yang hilang.

Anda boleh membuang atau memusnahkan seluruh dokumen tersebut hanya jika anda sudah kembali ke rumah anda dengan selamat tak kurang suatu apa.

Demikian. []


Untuk membeli produk asuransi perjalanan dari Allianz (Travel Pro), silakan klik di SINI, atau hubungi kontak di bawah ini:

Asep Sopyan (Agen Asuransi Umum)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan