Edukasi Asuransi

Memilih Tapro Allianz: Pertimbangan Perusahaan, Proteksi, dan Investasi

TimeAberrations - TaproJika dibedah, bagaimana tabungan dan proteksi (Tapro) Allianz itu bekerja? Sehingga Tapro memberikan jaminan asuransi berupa proteksi jiwa dan proteksi sakit kritis pada nasabahnya dan memberikan harapan dana investasi, walaupun besaran angkanya tidak dijamin, karena kinerja investasi dipengaruhi banyak faktor.

Secara ringkas, bisa dirumuskan:

Tapro = Reksadana – Biaya

Pertama, bagaimana reksadana di dalam Tapro? Dirumuskan: Reksadana = Many Market Fund + Equity Fund (saham). Dengan many market fund, kita berharap mendapat profit 10%, jika dibandingkan dengan rata-rata bank yang memberikan 7%. Alasan lainnya, karena many market fund bebas pajak, dibandingkan dengan deposito bank yang dikenakan pajak 20%.

Dengan equity fund kita juga berharap mendapat profit rata-rata sekitar 20% untuk jangka panjang. Bahkan harapannya, di tahun tertentu mendapat profit 100%, walaupun patut disadari bahwa di sini ada risiko. Dan alasan lainnya, karena equity fund juga tidak dikenakan pajak. Lanjutkan membaca “Memilih Tapro Allianz: Pertimbangan Perusahaan, Proteksi, dan Investasi”

Perencanaan Keuangan

Rahasia Supaya Orang Kaya Tidak Bangkrut

Mengapa Orang Kaya Bangkrut2
Gambar: http://www.busster.net

Dalam sebuah sesi, seorang Senior Business Partner kami di Allianz Star Network (ASN) memberikan pemaparan yang mengejutkan. Ia mengatakan banyak orang kaya yang bangkrut. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri.

Ia mengatakan bahwa menurut data statistik, setiap tahunnya ada 3.000 orang yang bangkrut di Singapura; ada 30.000 orang Hongkong yang bangkrut; ada 100.000 orang Jepang yang bangkrut; bahkan di Amerika Serikat, setiap tahunnya ada 1 juta orang yang bangkrut.

Mengapa orang kaya bangkrut? Jawabnya, karena mereka sibuk mengurus bisnis dan lupa menyiapkan aspek lainnya. Hari ini orang kaya sibuk dengan bisnis dan aset-asetnya, sampai ia lupa membangun aset yang lain. Keuntungan bisnis mereka putar lagi dengan bisnisnya. Bahkan berani berutang ke bank dengan alasan ekspansi bisnis. Lanjutkan membaca “Rahasia Supaya Orang Kaya Tidak Bangkrut”

Berita Klaim, Edukasi Asuransi

8 Penyakit yang Pembiayaannya Tak Lagi Ditanggung 100% oleh BPJS Kesehatan

BPJS

BPJS Kesehatan terus berupaya mencari jalan untuk mengatasi permasalahan defisit keuangan yang selalu membebani kinerja mereka.
Wacana terbaru dengan akan melibatkan peserta dalam mendanai perawatan penyakit berbiaya tinggi dan berbahaya.
Delapan penyakit yang pendanaannya bisa ditanggung bersama antara BPJS Kesehatan dengan pasien; jantung, kanker, gagal ginjal stroke, thalasemia, sirosis hati, leukimia dan hemofilia.
Ke delapan penyakit ini dbiaya dengan cost sharing dengan peserta
Fahmi Idris, Dirut BPJS Kesehatan mengatakan, pembiayaan perawatan penyakit tersebut selama ini cukup menguras kantong BPJS Kesehatan.
Maklum saja, biaya yang harus dirogoh dari kantong BPJS Kesehatan untuk membiayai perawatan penyakit tersebut besar.
Untuk jantung, sepanjang 2016 kemarin, total belanja BPJS Kesehatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membiaya perawatan penyakit tersebut mencapai Rp7,485 triliun.
Untuk kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis hepatitis, leukimia, hemofilia masing-masingnya mencapai; Rp2,35 triliun, Rp2,592 triliun, Rp1,288 triliun, Rp485,193 miliar, Rp232, 958 miliar, Rp183,295 miliar dam Rp119,64 miliar.
Jika ditotal, biaya perawatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk perawatan penyakit tersebut mencapai Rp14,692 triliun atau 21,84% dari total seluruh biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan pada 2016 kemarin.
Untuk mengantisipasi beban biaya 8 penyakit tersebut diatas, Allianz menyediakan dana cash dalam jumlah besar untuk biaya sakit kritis hanya dengan cara menabung di Tapro Allianz.
Delapan penyakit yang merupakan klaim tertinggi di BPJS jika mengacu di Allianz termasuk sakit kritis. Ada 49-100 penyakit kritis yang dimiliki oleh Allianz untuk mendapatkan perlindungan menyeluruh jika nasabah menabung di Tapro Allianz.

Jenis 49 sakit kritis di Allianz.

penyakit kritis

Menfaat perlindungan sakit kritis adalah rider tambahan atau menfaat tambahan untuk perlindungan jiwa nasabah . BPJS dan Allianz bisa menjadi COB: coordination of benefit (Menfaat koordinasi bersama) untuk mengurangi biaya yang tinggi untuk nasabah.
BPJS menydiakan biaya pengganti Rumah Sakit sementara Allianz menyediakan dana cash yang besar untuk nasabah. Keduanya bisa dimiliki oleh nasabah untuk medapatkan proteksi yang maksimal sekaligus untuk memastikan nasabah mendapatkan proteksi perlindungan secara komprehensif.

Untuk Konsutasi gratis silahkan hubungi saya:
Desiderius Bir
Bussiness Executive Allianz
HP/WA: 08114855105│ Email: desideriusland@gmail.com│Blog: gosejahtera.com
Tinggal di Bogor
Nomor Lisensi: 11136394S
Nikmati Ongkos kirim gratis apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agent Asuransi Allianz di Jakarta
Sumber: http://intisari.grid.id/Intisari-News/Catat-Inilah-8-Penyakit-Yang-Pembiayaannya-Tak-Lagi-Ditanggung-100-Oleh-Bpjs-Kesehatan?page=3. Diakses tanggal 25 November 2017 jam 13.00 wib