Asuransi Kesehatan, Uncategorized

Mengantar Polis Asuransi Kesehatan

Pukul 12 tepat, aku segera ke tempat nasabah yang lokasinya di dalam PTC Surabaya. Saat itu cuaca panas, namun aku tidak boleh kalah oleh keadaan.

Polis yang kuantar merupakan produk asuransi kesehatan murni tanpa investasi yang bernama Smarthealth Maxiviolet.

Nasabahku memilih dengan membayar premi tahunan, agar dapat kartu chasles (kartu sakti). Dengan kartu ini nasabah jika opname tidak perlu merogoh uang di saku alias bayar dulu, namun bisa langsung masuk opnane hanya menunjukkan kartu ke admin.

Fasilitas chassles kerjasama dgn Admedika, rekanan perusahaan asuransi Allianz.

Rumah sakit yg sudah bekerjasama dengan Admedika cukup banyak dan sudah tersebar di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.

Fasilitas yang kutawarkan yakni kamar Rp1jt perhari jika opname dan daily cash nya Rp1jt perhari. Preminya kurang lebih Rp7jt pertahun untuk usia 38 tahun. Cukup murah sebenarnya karena bisa masuk di Rumah Sakit sekelas international.

Info lebih jelas bisa hubungi saya

Bagi yg ingin daftar telpon/wa saya, 08113436830 ( Natanael)

Asuransi Kesehatan, Asuransi Penyakit Kritis

Lengkapi Asuransi Kesehatan yang Anda Miliki dengan Asuransi Penyakit Kritis

criticall-illness-hidden-costAsuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis adalah dua produk yang saling melengkapi.

Untuk biaya yang ditagihkan rumah sakit, baik saat rawat inap maupun operasi, kita bisa memakai asuransi kesehatan.

Tapi biaya sakit bukan hanya tagihan dari rumah sakit. Ada sejumlah komponen biaya yang timbul di luar tagihan RS, dan semua ini tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Contoh:

  • Saat seseorang dirawat inap, dia tentu tidak bekerja. Kehilangan penghasilan akibat tidak bekerja ini harus dihitung sebagai biaya sakit.
  • Saat seseorang dirawat inap, mungkin dia ditemani oleh pasangan atau saudaranya. Maka pasangan atau saudaranya ini pun mungkin juga harus izin dari kantornya, jika dia bekerja. Hilang atau berkurangnya penghasilan pasangan/saudara akibat cuti kerja ini harus pula dihitung sebagai biaya sakit.
  • Pasangan atau saudara yang menemani di RS tentu butuh biaya untuk makan-minum, pulsa, transportasi, dan lain-lain. Semua ini tidak ditanggung asuransi kesehatan. Dan ini pun harus dihitung sebagai biaya sakit. Semakin banyak yang menunggui, semakin besar.

Jika sakitnya tergolong sakit biasa, seperti tipes atau diare, biaya-biaya di luar tagihan RS tersebut mungkin tidak terlalu besar dan masih bisa ditoleransi. Setelah sembuh dan pulang dari RS, dia bisa bekerja lagi dan memulihkan keuangannya.

Atau jika seseorang ingin mendapat ganti dari pengeluaran-pengeluaran di luar biaya medis tersebut, dia bisa melengkapi asuransi kesehatannya dengan asuransi Santunan Harian (Cash Plan). Di Allianz, produknya adalah rider Flexicare Family dalam unitlink Tapro Allisya Protection Plus. Misalnya dia memiliki santunan 1 juta per hari, dirawat 7 hari maka dia mendapat uang 7 juta.

Baca juga:

Asuransi Santunan Harian Itu Uang Receh, Jika Kejadiannya Penyakit Kritis

Tapi jika sakitnya bukan sakit biasa melainkan sakit kritis seperti kanker, jantung, stroke, dan gagal ginjal, maka asuransi Santunan Harian tidak akan membantu banyak.

  • Jika sakit biasa, orang tidak bekerja hanya selama beberapa hari, mungkin seminggu atau dua mingguan saja. Tapi sakit kritis, orang bisa tidak bekerja dalam waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, atau bahkan selama-lamanya.
  • Jika sakit biasa, setelah sembuh bisa pulih sepenuhnya tanpa membutuhkan biaya yang besar untuk pemulihan. Tapi sakit kritis, proses pemulihannya bisa sangat lama, butuh terapi khusus, dan suplemen kesehatan yang dibutuhkan bisa sangat banyak dan mahal.
  • Sementara itu, biaya hidup sehari-hari tetap terus berjalan dan tidak bisa dihentikan. Makan, minum, pakaian, cicilan rumah, cicilan kendaraan, sekolah anak, biaya rumah tangga, transportasi, pulsa, dan lain-lain tetap harus dibayarkan. Dari mana uangnya jika bekerja saja tidak?

Untuk mengantisipasi kondisi ini, asuransi kesehatan yang anda miliki perlu dilengkapi dengan asuransi khusus untuk penyakit kritis.

Asuransi penyakit kritis memberikan sejumlah uang dalam jumlah besar secara sekaligus (lumpsum), misalnya 500 juta, 1 miliar, 2 miliar, atau berapa saja tergantung UP yang diambil dan premi yang dibayarkan.

Uang ini bebas digunakan untuk apa saja sesuai kebutuhan. Boleh untuk biaya pengobatan maupun biaya hidup, boleh untuk bayar utang ataupun untuk hiburan.

Di Allianz, produk asuransi penyakit yang direkomendasikan ada dua, yaitu:

  1. Rider CI+, menanggung 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun.
  2. Rider CI100, menanggung 100 kondisi penyakit kritis mulai tahap awal sd usia 100 tahun.

Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada unitlink Tapro Allisya Protection Plus.

Asuransi penyakit kritis pada unitlink Tapro Allisya bisa diambil mulai premi 300 ribu per bulan. Adapun UP yang didapat tergantung usia dan jenis kelamin. Sebagai contoh, untuk usia anak, premi 300 ribu per bulan bisa mendapatkan UP penyakit kritis sebesar 1 miliar. Sedangkan untuk dewasa mulai 350 ribu per bulan untuk mendapatkan UP penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Penawaran tentang produk asuransi penyakit kritis bisa dibaca di artikel “Dapatkan Asuransi Penyakit Kritis 1 Miliar Mulai 300 Ribu per Bulan”.

Jadi, untuk perlindungan optimal, sebaiknya asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis dimiliki dua-duanya.

Kabar baiknya, pada produk Tapro Allisya Protection Plus, asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis bisa diambil bersamaan dalam satu produk.

Untuk kesehatan rawat inap, bisa ditambahkan rider HSC+ (Hospital and Surgical Care +).

Untuk penyakit kritis, bisa ditambahkan rider CI+ atau CI100, atau dua-duanya.

Contoh Ilustrasi

Berikut adalah ilustrasi yang menggabungkan asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis dalam satu produk Tapro Allisya Protection Plus.

Ilustrasi Tapro 2jt CI dan HSC utk wanita 30th

Ilustrasi di atas untuk tertanggung ibu cantik usia 30 tahun, pembayar premi suaminya bapak Ganteng usia 30 tahun. Premi 2 juta per bulan dengan rencana setor 10 tahun, UP jiwa 200 juta, UP penyakit kritis 1 miliar dengan rincian CI+ 500 juta dan CI100 500 juta, HSC+ plan kamar 1 juta, serta dilengkapi rider Payor benefit untuk pembebasan premi jika suami terkena sakit kritis atau cacat tetap total.

Demikian. []

Untuk mendapatkan ilustrasi sesuai profil anda, atau untuk berkonsultasi mengenai produk-produk asuransi Allianz, silakan menghubungi saya, agen asuransi Allianz di wilayah Serpong Tangerang Selatan.

Asep Sopyan (Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com 

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Berita Klaim, Uncategorized

Bukti Allianz Membayar Klaim Santunan

Nasabah saya yang pernah di rawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga sehabis kecelakaan, klaimnya sudah dibayar Allianz.

Klaim tersebut merupakan uang santunan harian sebesar Rp 1,5jt per-hari. Dia di rawat inap selama 9 hari sehingga yang dibayar oleh Asuransi Allianz Rp 13.500.000 (tiga belas juta lima ratus ribu). Lumayan buat menambah biaya rumah sakit.

bukti klaim flexicare update.PNG

Ini adalah contoh bukti manfaat ikut program asuransi Allianz dengan manfaat santunan harian yang disebut flexicare.

Di Tapro Allianz tidak hanya santunan harian (flexicare) saja yang bisa di klaim tetapi juga fasilitas lain yakni: Sakit Kritis, cacat tetap total akibat kecelakaan atau penyakit, penggantian biaya bayar premi, hospital dengan kartu sakti (chassless), warisan meninggal.

Santunan harian di atas sangat bermanfaat bagi kita sebagai nasabah asal diajukan secara jujur dan bertanggung jawab.

Info lebih lanjut hubungi:

Natanael HP/WA 08113436830 (domisili Surabaya-Sidoarjo)