Berita Asuransi

Dan Badai Pun Telah Berlalu

Sejak pertengahan September 2017, Allianz dan agen-agennya direpotkan dengan sebuah kasus yang menyebutkan mantan CEO Allianz sebagai tersangka.

Sebelumnya Allianz telah menyampakan Pernyataan Resmi untuk menyikapi kasus tersebut, bisa dibaca di SINI.

Dan akhirnya pada tanggal 2 November 2017, melalui mediasi dengan Polda Metro Jaya, pelapor setuju untuk mencabut laporannya dan kasus ini pun selesai.

Selengkapnya bisa dibaca di web klaimku.com.

Dan tangkapan layarnya bisa dilihat di bawah ini. Lanjutkan membaca “Dan Badai Pun Telah Berlalu”

Berita Asuransi

Hari Asuransi 2017, Jadilah Keluarga yang Cerdas, Sejahtera, dan Mandiri

Hari Asuransi 2017

Peringatan Hari Asuransi pertama kali diselenggarakan pada konferensi anggota-anggota East Asian Insurance Congress (EAIC) pertengahan tahun 2006 di Brunei Darussalam, di mana ke-11 kota-anggota EAIC menyepakati tanggal 18 Oktober sebagai sebuah “Hari Asuransi” untuk diperingati oleh segenap anggota. (Baca di dai.or.id)

Dalam momentum Hari Asuransi ini, mari kita semakin peduli dengan diri kita, keluarga kita, dan orang-orang yang kita cintai. Jika setiap warga di negeri ini telah memiliki asuransi, bangsa kita akan menjadi bangsa yang cerdas, sejahtera, dan mandiri.

Asuransi apa yang harus dimiliki dalam sebuah keluarga?

Pertama, asuransi jiwa untuk pencari nafkah dalam keluarga.

Kedua, asuransi kesehatan rawat inap untuk seluruh anggota keluarga.

Ketiga, asuransi penyakit kritis dan cacat tetap untuk pencari nafkah dalam keluarga, untuk melengkapi asuransi jiwa dan asuransi kesehatan yang telah dimiliki.

Keempat, asuransi rumah dan kendaraan.

Selebihnya siapkan dana untuk investasi.

Selengkapnya bisa dibaca berikut penjelasannya di “Prioritas Asuransi dalam Keluarga“.

Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

 

Berita Asuransi, Renungan

Pelajaran dari Kasus Afriani, Rasyid Rajasa, AQJ, hingga Christopher tentang Pentingnya Proteksi Kecelakaan

Data Badan Pusat Statistik menyatakan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia tahun 2013 mencapai 100.106 kali. Dari jumlah kecelakaan itu, yang meninggal 26.416 orang. Setiap jam setidaknya terdapat 12 kasus kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga korban jiwa. Sementara setiap harinya, 69 nyawa melayang di jalan raya.

Outlander mautTEMPO.CO, Jakarta – Dalam dua tahun terakhir, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Ibu Kota semakin membuat miris. Mulai dari kasus Afriani Susanti yang menabrak 15 orang dan menewaskan sembilan orang.

Setelah itu, Rasyid Rajasa, putra Hatta Rajasa yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Perekonomian RI, juga menabrak saat mengendarai mobil dengan menabrak kendaraan lain di jalan tol sehingga dua orang meninggal. Kemudian muncul kabar tak kalah memilukan, AQJ, anak di bawah umur yang melintas pembatas jalan tol dan menewaskan tujuh orang.

Data Badan Pusat Statistik menyatakan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia tahun 2013 mencapai 100.106 kali. Dari jumlah kecelakaan itu, yang meninggal 26.416 orang. Setiap jam setidaknya terdapat 12 kasus kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga korban jiwa. Sementara setiap harinya, 69 nyawa melayang di jalan raya.

Kini terjadi lagi tabrakan maut di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa 20 Januari 2015. Christopher Daniel Sjarif pelaku yang menabrak hingga menewaskan empat orang dan dua luka parah ternyata positif menggunakan narkoba. Narkoba yang digunakan adalah LSD (Lysergic Acid Diethyamide) yang merupakan narkotika golongan satu. (Lihat Infografis: Kronologi Tabrakan Maut di Pondok Indah). Lanjutkan membaca “Pelajaran dari Kasus Afriani, Rasyid Rajasa, AQJ, hingga Christopher tentang Pentingnya Proteksi Kecelakaan”