Berita Klaim

Allianz Life Bayar Klaim Meninggal Dunia 301 Juta di Nias

Klaim Foloaro 1
Kiri ke kanan: Saya, ahli waris, agen ibu Maria Theresia, dan suaminya bpk Homerus Arsad, saat prosesi penyerahan klaim di kantor Allianz Serpong.

Selama saya menjadi agen asuransi di Allianz Life Indonesia sejak akhir 2011, atau hampir tujuh tahun, alhamdulillah, di antara nasabah saya tidak pernah ada yang klaim musibah berat. Tapi dari nasabah agen-agen di tim saya ada beberapa yang pernah klaim penyakit kritis dan meninggal dunia.

Yang terbaru adalah klaim dari nasabah ibu Maria Theresia Winarni (bpk Homerus Arsad), agen saya di Bekasi. Nasabahnya seorang bapak berumur 58 tahun, tinggal di Nias Sumatera Utara. Polis ini dibayari oleh anaknya yang bekerja di Serang Banten.

Nasabah masuk asuransi Tapro pada bulan Februari 2017. Premi 1 juta per bulan, manfaat UP jiwa saja sebesar 300 juta. Baru 11 bulan, tepatnya pada tanggal 6 Januari 2018, nasabah meninggal dunia di rumahnya karena sakit. Lanjutkan membaca “Allianz Life Bayar Klaim Meninggal Dunia 301 Juta di Nias”

Berita Klaim

Allianz Bayar Klaim Meninggal Dunia 500 Juta

Klaim Meninggal nasabah Pieter

Pada akhir bulan Agustus 2017, Allianz membayarkan klaim meninggal dunia seorang nasabah dari agen di tim saya. Usia polis baru tiga bulan lebih. Nasabah seorang pria usia 64 tahun, sudah tergolong lanjut usia. Beliau mengambil polis Tapro dengan UP jiwa 500 juta tanpa manfaat tambahan. Preminya 2,98 juta per bulan.

Polis nasabah disetujui pada awal Januari 2017. Di akhir Januari, atau saat usia polis belum genap 1 bulan, nasabah terdiagnosa kanker paru ganas. Lalu pada bulan April, nasabah meninggal dunia.

Karena usia polis masih tergolong baru, Allianz melakukan investigasi mengenai riwayat kesehatan nasabah. Setelah sekitar 3 bulan, ternyata nasabah tidak punya riwayat sakit kanker. Jadi klaim meninggal nasabah pun dibayar berikut nilai investasinya.

Terima kasih Allianz. Terima kasih nasabah yang telah mempercayakan perlindungan keuangannya di Allianz.

Agen yang melayani klaim nasabah adalah bpk Pieter Djatmiko, seorang BP di tim saya, pengelola blog asuransi-jiwa.org.

Sekadar informasi, cara klaim meninggal dunia dan klaim manfaat asuransi lainnya bisa dibaca di Cara Pengajuan Klaim Asuransi.

Tentang produk Tapro, bisa dibaca di artikel “Tapro, Produk Unggulan Allianz“.

Untuk konsultasi GRATIS mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Layanan Polis

Cara Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz

Klaim Allianz Yogie SoediraCara klaim asuransi bisa dikelompokkan menjadi 4 jenis tergantung kejadiannya, yaitu meninggal dunia, cacat, penyakit kritis, dan rawat inap.

Berikut penjelasannya.

Cara Klaim Meninggal Dunia

Produk terkait klaim meninggal dunia yaitu Tapro Allisya Protection Plus dengan manfaat:

No Formulir/Berkas yang Dibutuhkan
1 Formulir Pengajuan Klaim Meninggal Dunia, ditandatangani ahli waris
2 Polis asli
3 Surat Keterangan Dokter tentang Penyebab Kematian
4 Jika tertanggung meninggal karena kecelakaan atau sebab tidak wajar, lampirkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari kepolisian
5 Jika meninggal di rumah tanpa perawatan dokter, buat laporan kronologis kematian dan ditandatangani ahli waris
6 Surat Kuasa Pemaparan Isi Rekam Medis, diisi dan ditandatangani ahli waris
7 Kutipan Akta Kematian dari catatan sipil yang dilegalisir
8 Surat Keterangan Meninggal dari kelurahan yang dilegalisir
9 Surat Keterangan dari perwakilan Indonesia, jika meninggal di luar negeri.
10 Formulir Pemberitahuan Nomor Rekening
11 Fotokopi identitas diri tertanggung dan pemegang polis
12 Fotokopi identitas diri semua ahli waris (akta lahir utk ahli waris anak)
13 Dokumen lain yang menunjang, jika diperlukan.
   

Catatan:
Lanjutkan membaca “Cara Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz”