Berita Asuransi, Berita Klaim

Video Testimoni Nasabah Allianz Ibu dari Artis (alm) Julia Perez

Klaim asuransi jiwa Allianz (alm) Julia Perez telah cair 2x : santunan penyakit kritis dan santunan meninggal dunia

(alm) Julia Perez merupakan nasabah Allianz, yang mempunyai polis asuransi jiwa dengan rider penyakit kritis. Di video berikut ini, Ibu Sri Wulansih yang merupakan Ibunda (alm) Julia Perez menceritakan Allianz telah memberikan santunan uang pertanggungan dua kali.

Yang pertama adalah pada saat (alm) Julia Perez sedang dalam masa pengobatan kanker, cairlah uang pertanggungan dari rider penyakit kritis. Yang kedua adalah pada saat (alm) Julia Perez wafat, cair uang pertanggungan jiwa.

Ibunda (alm) Julia Perez, Ibu Sri Wulansih, mengingatkan kepada kita semua akan pentingnya memiliki asuransi jiwa Allianz. Ibu Sri Wulansih juga menganjurkan kepada kita semua yang belum memakai asuransi Allianz untuk segera memakai asuransi Allianz. Lanjutkan membaca “Video Testimoni Nasabah Allianz Ibu dari Artis (alm) Julia Perez”

Asuransi Penyakit Kritis, Pengetahuan Produk

Perbedaan dan Persamaan antara Rider CI+ dan CI100 pada Tapro Allisya Protection Plus

Iklan resmi CI100
Iklan resmi CI100

Produk Tapro Allianz memiliki tiga rider penyakit kritis, yaitu CI+, CIA, dan CI100. Rider penyakit kritis merupakan unggulan Allianz, merupakan produk terbaik dan termurah di Indonesia. 

Di artikel ini saya akan membahas perbedaan antara CI+ dengan CI100, persamaan keduanya, rincian manfaat CI100, serta keunggulan CI100 dibanding kompetitor.
Lanjutkan membaca “Perbedaan dan Persamaan antara Rider CI+ dan CI100 pada Tapro Allisya Protection Plus”

Penyakit Kritis

Komentar atas Kultwit Ligwina Poerwo-Hananto tentang Asuransi Penyakit Kritis

LigwinaBeberapa waktu lalu seorang klien saya mengirimkan tautan berisi rangkuman kultwit Ligwina Poerwo-Hananto, perencana keuangan di QM Financial, tentang asuransi penyakit kritis. Klien saya meminta saya menanggapi isi kultwit tersebut. Materi kuliah twiter bisa dibuka di web QM Financial, di sini: http://qmfinancial.com/summary-tweet-finclic-22-oktober-2012/

Saya pasang kembali isi kultwit tersebut di blog ini disertai komentar atas sejumlah poin yang menggelitik sel-sel otak saya (ditandai warna biru-tebal). Sebelumnya mohon maaf jika kata-kata saya ada yang keliru atau kurang selayaknya. Terima kasih dan semoga bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

Berikut ini merupakan summary tweet #FinClic 22 Oktober 2012 tentang Asuransi Penyakit Kritis.

Hari ini #FinClic ya! Khusus mau bahas tentang penyakit kritis dan efeknya ke keuangan kita. Silakan mulai pikirin pertanyaan- pertanyaannya.

Oke Bund, topik yang sangat menarik. (Ligwina adalah ibu dari 3 anak).

Gw selalu percaya ketok pintunya dan Tuhan yang pilihkan pintu mana untuk gw lewati. Dan belakangan ini semua tentang penyakit kritis #FinClic

It’s like the universe pulling me to come into new awareness, new knowledge and more importantly new way of life #FinClic

Tentang gaya hidup sehat bisa follow @erikarlebang @dr_Phaidon@rezagunawan atau @carlotamba. Gw bahas tentang sisi keuangannya aja ya #FinClic

Nanti ya jam12-an gw akan mulai #FinClic khusus tentang Penyakit Kritis, efeknya apa ke keuangan kita dan cara mengatasinya

Bahan ngobrol #FinClic hari ini akan nongol jadi artikel di @KontanNews dan blog http://qmfinancial.com 

Heits mari mulai #FinClic tentang penyakit kritis hari ini

Siip, lanjutkan 🙂

Dalam istilah asuransi. Penyakit Kritis: penyakit dengan kondisi irreversible, critically ill. Penyakit Kronis: berlangsung terus menerus #FinClic

Setuju, Bund. Beberapa penyakit kritis tergolong irreversible (gak bisa balik lagi, alias tidak akan pulih seperti sediakala). Setara dengan kejadian meninggal dunia dan cacat tetap. Kalau sudah kejadian, itu namanya “terlanjur”. Tinggal penyesalan jika tak punya persiapan. Ibarat dosa yang tak terampunkan. Atau maaf yang tak sempat disampaikan hujan kepada awan (plesetan dikit dari syair Sapardi Djoko Damono, hehe). Lanjutkan membaca “Komentar atas Kultwit Ligwina Poerwo-Hananto tentang Asuransi Penyakit Kritis”