Edukasi Asuransi

Sanjay Tolani: Kenapa Anda Harus Membeli Asuransi

Kenapa anda harus membeli asuransi? Ini pertanyaan penting yang harus anda jawab sendiri karena apabila anda tidak mengetahui jawaban dari pertanyaan ini, bergerak maju bukan persoalan lagi.  

Nama saya Dr. Sanjay Tolani, saya sudah menjalani bisnis ini lebih dari 17 tahun, dan saya sudah 13 tahun menjadi anggota teratas dari MDRT.

Asuransi adalah produk yang melindungi anda dari 4 atau 5 skenario utama. Skenario paling utama adalah jika anda meninggal dunia, siapa yang akan melindungi keluarga anda?

Skenario kedua adalah jika anda jatuh sakit, siapa yang akan menjamin pendapatan dan gaya hidup anda?

Skenario ketiga adalah ketika anda menjadi tua dan tidak bisa bekerja lagi, anda memerlukan jaminan atas pendapatan anda atau anda memerlukan sumber pendapatan, yang dapat membuat anda terus menjalankan kehidupan anda. Itu adalah skenario ketiga.

Skenario keempat adalah ketika anak anda perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan anda membutuhkan uang untuk membiayainya.

Ini adalah 4 skenario utama kenapa anda harus memiliki asuransi.

Segala sesuatu dalam hidup ini berdasarkan pada satu variabel penting. Ini bukan tentang berapa banyak aset yang anda miliki. Bukan tentang pekerjaan apa yang anda lakukan. Tapi berdasarkan pada satu variabel yaitu PENDAPATAN (Income).

Gaya hidup anda, makanan yang anda makan, pakaian yang anda pakai, dan rumah yang anda tinggal, semua berdasarkan pada satu variabel yaitu PENDAPATAN.

Pendapatan anda menentukan semua hal tersebut.

Jika pendapatan anda hilang, anda memerlukan asuransi untuk melindungi anda. Itu adalah dasarnya.

Jadi jika anda sadar hanya ada satu variabel penting dalam hidup anda, yang mempengaruhi segala hal dalam hidup anda, anda harus melindunginya. Dan itu adalah PENDAPATAN.

Itu adalah satu hal yang bisa kita lindungi… PENDAPATAN anda.

Jadi PENDAPATAN anda harus dilindungi. Itu alasan kenapa anda harus memiliki ASURANSI.

Jika anda memiliki pertanyaan lainnya, konsultasi dengan perencana antargenerasi, berbicaralah dengan perencana keuangan, sehingga anda memiliki gambaran jelas kenapa anda harus membeli asuransi.

Karena pertanyaan mudah ini, apakah saya perlu melindungi pendapatan saya atau tidak. []


Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082111650732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen di Kota Anda

Bisnis Asuransi

2 Misi Agen Asuransi Allianz

 

sukses-asuransi

Setiap pekerjaan ada misi atau tujuannya. Jika misi ini dihayati dengan benar dan dijalankan dengan sungguh-sungguh, hasilnya akan maksimal dan memuaskan.

Adapun misi agen asuransi Allianz, yang tergabung dalam ASN (Allianz Star Network), ada dua:

  1. Membantu banyak orang terhindar dari bencana finansial.
  2. Membantu banyak orang mencapai kebebasan finansial.

Misi pertama dicapai melalui produk asuransi jiwa dan kesehatan yang disediakan oleh Allianz. Misi kedua dicapai melalui bisnis sebagai agen asuransi di ASN.

Hanya dengan menjalankan dua misi tersebut, seorang agen ASN akan mampu meraih kebebasan finansial untuk dirinya sendiri.

Seorang agen bisa saja lebih digerakkan oleh misi pribadinya, misalnya ingin kaya. Tapi dalam praktiknya, dia harus menjalankan dua misi untuk orang lain terlebih dahulu.

Bisnis yang pertama dan terutama bukanlah tentang mencari keuntungan bagi diri sendiri, tapi bagaimana memberikan keuntungan bagi pihak lain melalui layanan yang diberikan.

Semakin baik layanan yang bisa diberikan bagi orang lain, semakin sukses pebisnis itu.

Misi Pertama: Membantu Banyak Orang Terhindar dari Bencana Finansial

Bencana finansial dapat menimpa siapa saja, tak peduli usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan kondisi kesehatan. Bencana finansial dapat berwujud kehilangan sedikit uang, kehilangan seluruh aset, hingga terjebak dalam kubangan utang yang besar.

Produk asuransi membantu para pesertanya terhindar dari bencana keuangan akibat risiko-risiko yang tidak dapat diprediksi, yaitu Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, dan Meninggal dunia, disingkat RSCM. Semua risiko tsb membutuhkan uang yang besar, tapi kebutuhan akan uang tsb dapat disiapkan sejak jauh-jauh hari melalui produk asuransi yang tepat.

Klaim Denny Indrayana
Sakit kritis menimbulkan bencana keuangan yang parah, tapi asuransi penyakit kritis dari Allianz dapat menghindarkannya.

Tugas agen asuransi adalah mengedukasi masyarakat bahwa produk asuransi itu kebutuhan, yang jika tidak dipenuhi dapat mengakibatkan kebangkrutan. Kebutuhan akan asuransi tidak dapat diganti dengan cara lain dengan sama efektifnya. Dengan memiliki produk asuransi yang tepat dan memadai, kebangkrutan dapat dihindari.

Klaim Foloaro 1
Meninggal dunia menimbulkan masalah keuangan bagi keluarga yang ditinggalkan, apalagi pada budaya tertentu. Asuransi jiwa dari Allianz dapat menjadi solusi.

Semakin banyak masyarakat yang dibantu memiliki produk anti-bangkrut, yaitu asuransi, maka semakin besar penghasilan yang diterima agen. Ini wajar, sebagaimana penjual apa pun jika semakin banyak produknya yang terjual maka isi kantongnya pun semakin tebal. Dan justru itu menunjukkan dia seorang agen atau penjual yang bagus. Sebagai nasabah, anda pun tentunya ingin dilayani oleh agen yang bagus, bukan?

Misi Kedua: Membantu Banyak Orang Mencapai Kebebasan Finansial

Membantu banyak orang memiliki produk asuransi agar terhindar dari bencana keuangan adalah satu langkah yang bagus dalam kehidupan. Tapi membantu banyak orang agar mencapai kebebasan finansial adalah langkah yang lebih tinggi lagi.

Kebebasan finansial berarti tidak punya masalah dalam hal keuangan, ingin apa pun bisa diperoleh, atau setidaknya segala kebutuhan hidup terpenuhi dengan mudah.

Banyak orang mengeluh susah dapat pekerjaan, atau punya pekerjaan tapi susah meningkatkan penghasilannya. Bisnis di bidang asuransi bisa menjadi solusi, karena waktunya fleksibel sehingga dapat dilakukan secara sambilan (tapi tetap harus sepenuh hati), tidak membutuhkan pengalaman karena akan diajari caranya, dan tidak membutuhkan modal sehingga tidak usah khawatir soal risiko. Penghasilan yang diperoleh dari menjadi agen asuransi cukup besar, bisa melebihi direktur perusahaan. Tapi semua membutuhkan kerja keras dan ketekunan.

214B5537-C24C-416D-989F-AD88C5402DDF
MDIT, agen-agen Allianz dengan penghasilan minimal 1 miliar per tahun. Ada 200 lebih di Allianz. 

Jadi selain menjual produk asuransi, seorang agen di ASN pun dapat merekrut orang agar menjadi agen asuransi seperti dirinya. Bukan hanya merekrut, tapi juga mengajari orang yang direkrut agar mampu menjual produk asuransi. Agar bisa mengajari orang, tentu diri kita sendiri harus sudah mampu menjual asuransi.

Jadi, untuk langkah awal, fokus pada misi pertama agar terampil dalam menjual asuransi. Setelah mampu, baru lakukan misi kedua. Tapi tidak mengapa jika seorang agen ingin menjual produk sekaligus merekrut agen sejak awal bergabung. Sistem bisnis ASN memungkinkan hal itu.

Dengan membantu agen memiliki penghasilan, penghasilan kita sebagai perekrut pun akan meningkat. Semakin banyak agen yang kita bantu di tim kita, semakin besar pula penghasilan kita. Dan potensinya adalah tidak terbatas.

Baca juga: Daftar Agen Asuransi Allianz Terkaya di Indonesia Tahun 2018.

Demikian. []

Tertarik menjadi agen asuransi di Allianz? Silakan mengisi form berikut:

Anda juga dapat membaca artikel “Cara Menjadi Agen Allianz” untuk penjelasan yang lebih lengkap. 

Untuk konsultasi lebih lanjut tentang menjadi agen asuransi Allianz, silakan menghubungi saya: 

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA 082111650732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Anda pun dapat menghubungi agen-agen di tim saya. Klik “Cari Agen Allianz di Kota Anda“.

 

Edukasi Asuransi

Asuransi Itu Produk yang Unik

Asuransi unik.jpgAsuransi itu produk yang unik. Jika dibilang asuransi itu kebutuhan, sebetulnya dibutuhkannya itu nanti pada saat terjadi risiko. Tapi jika orang baru ambil asuransi saat terjadi risiko, justru tidak bisa. Asuransi hanya bisa diambil sebelum risiko terjadi.

Asuransi itu produk yang unik. Tahukah kita kapan terjadi risiko, seperti kapan sakit, kecelakaan, meninggal dunia? Tidak tahu. Karena kita tidak pernah tahu kapan risiko terjadi, maka waktu terbaik untuk mengambil asuransi adalah dua tahun yang lalu. Kenapa dua tahun lalu? Karena setelah dua tahun, klaim asuransi akan lebih mudah prosesnya tanpa investigasi (untuk asuransi jiwa dan penyakit kritis). Jika dua tahun lalu belum ambil asuransi, setidaknya satu tahun yang lalu. Kenapa? Karena ada beberapa penyakit khusus yang dikenakan masa tunggu satu tahun (untuk produk asuransi kesehatan). Kalaupun satu tahun lalu belum ambil asuransi, setidaknya tiga bulan lalu (masa tunggu untuk asuransi penyakit kritis). Jika tiga bulan lalu belum ambil asuransi, setidaknya satu bulan lalu (umumnya produk asuransi kesehatan baru bisa digunakan setelah satu bulan). Jika satu bulan lalu belum ambil asuransi, setidaknya satu minggu lalu, karena proses pengajuan asuransi butuh waktu sekitar satu minggu. Jika minggu lalu belum ambil asuransi, setidaknya hari ini.

Asuransi itu produk yang unik. Ada yang berkata, buat apa ikut asuransi, toh selama ini saya sehat-sehat saja. Betul, tapi apakah riwayat masa lalu selalu mencerminkan masa depan? Tidak. Justru kalau selama ini anda sering sakit, asuransi pun akan berpikir berulang kali untuk menerima anda.

Asuransi itu produk yang unik. Ada yang bilang, buat apa ikut asuransi, toh belum tentu risiko terjadi. Betul, tapi asuransi tidak mencegah terjadinya risiko. Yang dicegah oleh asuransi adalah kerugian keuangan jika risiko terjadi. Kerugian keuangan bisa berarti hanya kehilangan uang beberapa juta, atau bisa juga kehilangan seluruh aset yang telah dikumpulkan bertahun-tahun.

Asuransi itu produk yang unik. Ada yang bilang ikut asuransi itu seperti mendoakan kena sakit dan mengharapkan meninggal. Tidak begitu. Ikut asuransi atau tidak, sama-sama ada kemungkinan kena sakit, sama-sama mungkin meninggal. Bedanya, siap dengan biayanya atau tidak. Ikut asuransi adalah satu usaha agar siap secara biaya jika kena musibah.

Asuransi itu produk yang unik. Khususnya asuransi jiwa, kita yang ikut tapi yang merasakan manfaatnya adalah ahli waris kita. Asuransi jiwa diambil bukan karena ada yang akan meninggal, tapi karena ada orang-orang yang harus melanjutkan kehidupan. Jadi, asuransi jiwa adalah tanda cinta kepada keluarga.

Asuransi itu produk yang unik. Preminya hanya beberapa ratus ribu atau beberapa juta per bulan, tapi manfaat yang didapatkan bisa ratusan juta sampai miliaran. Uang ratusan juta sampai miliaran ini sudah siap dicairkan sejak pengajuan asuransi disetujui, atau setidaknya setelah masa tunggu terlewati. Sedangkan jika harus mengumpulkan sendiri, misalnya uang 1 juta tiap bulan untuk mendapatkan 1 miliar saja butuh seribu bulan alias 83 tahun. Lama sekali dan tidak mungkin tercapai mengingat rata-rata umur manusia.

Asuransi itu produk yang unik. Ada orang baru bayar premi sekali, mungkin ratusan ribu atau beberapa juta per bulan, tapi ketika terjadi risiko, entah sakit atau meninggal, dia atau ahli warisnya langsung mendapat uang  ratusan juta sampai miliaran. Tapi ada juga orang yang sudah bayar berkali-kali, bertahun-tahun, tapi tidak pernah mendapat uang klaim sepeser pun. Kenapa bisa begitu? Karena asuransi adalah kerja sama di antara semua peserta untuk saling menolong. Yang sehat menolong yang sakit, yang selamat membantu yang kena musibah, yang hidup membantu yang meninggal, yang tidak klaim membantu orang yang melakukan klaim.

Asuransi itu produk yang unik. Mungkin banyak yang heran, kok bisa asuransi membayar sampai miliaran, padahal orang baru bayar premi beberapa juta saja, apakah perusahaan asuransi tidak rugi? Tidak rugi. Buktinya banyak perusahaan asuransi masih eksis sampai sekarang sejak lebih dari seratus tahun lalu. Kalau hal itu merugikan perusahaan, sudah pasti mereka gulung tikar sejak awal.

Ataukah yang rugi itu para peserta yang lain? Cobalah disurvei kepada siapa saja nasabah asuransi, jika ada peserta lain mendapat klaim 1 miliar, apakah mereka merasa rugi? Pasti tidak. Malah para nasabah merasa senang jika ada berita klaim dibayar, karena itu berarti perusahaan asuransi menunaikan janjinya.

Demikian. []

Untuk menjadi nasabah asuransi, klik di SINI.

Untuk menjadi agen asuransi Allianz, klik di SINI.

Untuk konsultasi masalah asuransi dan produk-produk asuransi dari Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda