Asuransi Syariah, Video

[Video] Asuransi Haram? Lalu Apa Gantinya?

Ada yang berpendapat bahwa asuransi itu haram. Termasuk asuransi syariah pun masih haram.

Jika demikian, lalu apa gantinya? Adakah cara lain yg dapat menggantikan fungsi asuransi dg sama baiknya?

Video ini mengajak anda utk mendiskusikan masalah tsb. Dimuat di kanal youtube Asep Sopyan Network.

Video dapat pula dibaca dalam versi versi tulisan di SINI.


Untuk konsultasi tentang asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA 082111650732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Asuransi Syariah

Fatwa MUI No 51 Tahun 2006 tentang Akad Mudharabah Musytarakah pada Asuransi Syariah

Fatwa MUI 51 -1Fatwa MUI 51 -2Fatwa MUI 51 -3Fatwa MUI 51 -4Fatwa MUI 51 -5Fatwa MUI 51 -6Fatwa MUI 51 -7

Salinan fatwa dalam bentuk PDF bisa diunduh di SINI.

Fatwa MUI lainnya terkait asuransi syariah bisa dibaca di SINI.

Produk asuransi syariah di Allianz terdiri dari Tapro Allisya Protection Plus (asuransi jiwa unit-link dg manfaat lengkap) dan Allisya Care (asuransi kesehatan murni).

Artikel lain terkait asuransi syariah:

Untuk konsultasi asuransi syariah dan produk asuransi syariah dari Allianz, atau ingin menjadi agen asuransi Allianz, silakan menghubungi saya: 

Asep Sopyan (Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Menjadi agen asuransi Allianz sejak akhir 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Asuransi Syariah

Apakah Asuransi Mengandung Riba?

insurance-1022558_960_720Ada yang berkata, asuransi itu riba. Di mana letak ribanya? Pada kelebihan dari manfaat yang diterima dibanding premi yang dibayar.

Misalnya ada orang baru bayar premi beberapa sekali, tapi ketika sakit, biaya pengobatannya senilai puluhan sd ratusan juta ditanggung oleh asuransi. Ada orang terkena sakit kritis dan mendapat uang 1 miliar, padahal dia baru beberapa kali bayar premi sebesar 1 juta per bulan. Ada produk asuransi dengan premi di bawah 500 ribu per bulan, tapi dapat memberikan santunan 1 miliar untuk ahli waris dari orang yang meninggal, walaupun baru bayar satu kali. Bahkan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) pun preminya hanya beberapa puluh ribu per bulan, tapi biaya sakit ratusan juta pun bisa dibayari semua.

Jika dihitung-hitung, tingkat kelebihan dalam asuransi itu bisa puluhan, ratusan, bahkan ribuan kali lipat.

Itulah riba, kata mereka yang menganggap asuransi sebagai riba.

Pertanyaannya, silakan dicek sejak zaman Nabi, adakah riba yang kelebihannya mencapai ratusan sampai ribuan kali lipat?

Saya yakin tidak ada, dan memang tidak ada. Berarti kelebihan dalam asuransi beda dengan kelebihan dalam riba. Lanjutkan membaca “Apakah Asuransi Mengandung Riba?”