Edukasi Asuransi

Apakah dalam Asuransi Ada Kezaliman?

Asuransi Itu ProteksiDalam hukum Islam, semua transaksi ekonomi, termasuk asuransi, harus bebas dari unsur-unsur yang diharamkan, antara lain riba, judi, dan gharar (ketidakjelasan). Kenapa tiga unsur itu dilarang? Salah satunya karena mengandung kezaliman, menguntungkan satu pihak dengan merugikan pihak lain.

Riba merugikan karena bisa mencekik orang dengan utang berbunga yang terus menggunung. Judi pun demikian, tak jarang kita dengar ada orang yang mempertaruhkan seluruh hartanya dalam berjudi, bahkan istri sendiri pun bisa dipertaruhkan. Sementara gharar ibarat membeli kucing dalam karung, beruntung jika mendapat kucing yang bagus tapi bisa pula sial jika memperoleh kucing yang buduk.

Lalu bagaimana dengan asuransi, apakah ada kezaliman di dalamnya? Lanjutkan membaca “Apakah dalam Asuransi Ada Kezaliman?”

Asuransi Syariah, Edukasi Asuransi

Perbedaan Asuransi dengan Judi

Hasil gambar untuk asuransiAda sebagian orang menolak asuransi karena, kata mereka, asuransi itu judi.

Sekilas pandang, asuransi dan judi memang terlihat mirip.

  1. Dalam asuransi ada premi, dalam judi ada taruhan.
  2. Dalam asuransi ada uang pertanggungan (UP), dalam judi ada hadiah.
  3. Dalam asuransi ada suatu peristiwa yang menentukan diberikan atau tidaknya uang pertanggungan, dalam judi ada suatu peristiwa yang menentukan diberikan atau tidaknya hadiah.
  4. Dalam asuransi, jika peristiwa yang menentukan itu tidak terjadi, maka premi tidak kembali alias hangus (baik sebagian ataupun seluruhnya, tergantung jenis produk). Dalam judi, jika peristiwa tidak terjadi, uang taruhan hangus.

Tapi benarkah asuransi sama dengan judi?

Sebelum menyimpulkan dua hal itu sama, maka selain kemiripan perlu dilihat juga perbedaan-perbedaannya.

Berikut perbedaan-perbedaan antara asuransi dengan judi. Lanjutkan membaca “Perbedaan Asuransi dengan Judi”

Asuransi Syariah

KH M Cholil Nafis: Asuransi Syariah Halal

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pemirsa rahimakumullah.

Kita bicara asuransi adalah takaful, saling menjaga dan saling melindungi. Oleh karena itu benar atau tidaknya sebuah asuransi tergantung pada akadnya. Tak ada keraguan hukum asuransi adalah halal. Majelis Ulama Indonesia melalui Dewan Syariah Nasional dalam Fatwa No 21 tahun 2001 menyebutkan bahwa hukum asuransi adalah halal manakala mengikuti akad-akad yang telah digariskan oleh fatwa MUI.

Apa akadnya? Akadnya adalah Tabarru, akadnya adalah ta’awun, saling tolong-menolong. Kalau toh ada investasi, itu akadnya adalah akad tijari (komersial). Maka benarnya sebuah transaksi, benarnya muamalah, tergantung pada akadnya.

Inilah intinya hadis: wallahu fi ‘awnil ‘abdi ma kanal ‘abdu fi ‘awnil akhih.

“Allah akan menolong hambanya manakala hambanya menolong hamba yang lain.”

Maka saat kami bayar premi, diniatkan untuk menolong saudara kita kalau nanti kena musibah. Saat saya bayar adalah sedekah saya, maka saat itu juga kita mengeluarkan dari diri kita harta yang kita miliki untuk mendapat pahala dan rida dari Allah karena menolong hamba Allah Swt.

Jangan ragu lagi, silakan berasuransi. Bukan melawan takdir, tapi kita memenuhi terhadap tuntutan takdir. Karena tak mungkin orang hidup tanpa musibah. Hatta sampai asuransi kematian, asuransi jiwa pun bukan kita menghindar dari mati, tapi manakala ada yang meninggal ia punya tabungan yang bisa diwariskan kepada keluarganya, sehingga tidak menyulitkan kepada yang hidup dengan persiapan kita berasuransi.

Percayalah bahwa asuransi syariah adalah halal dan sesuai dengan syariah, asalkan memenuhi apa yang telah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah, mengikuti apa yang telah ditentukan dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia. Terima kasih. Mudah-mudahan bermanfaat.

Wallahul muwafiq ila aqwamit thariq, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(KH Muhammad Cholil Nafis, Lc, MA, PhD adalah Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat.)

Untuk konsultasi GRATIS tentang asuransi syariah, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Iklan Asji 25