Asuransi Jiwa

UP 3,5 Miliar, Tanpa Tes Medis, Premi Mulai 1 Juta Per Bulan

Image by Free-Photos from Pixabay

Kesehatan adalah aset yang sangat berharga. Bagi perusahaan asuransi jiwa, aset tsb dihargai sangat tinggi dengan menjadikan kesehatan sebagai syarat diterimanya seseorang menjadi nasabah, atau setidaknya membuat proses masuk asuransi menjadi jauh lebih mudah. Salah satunya dengan membebaskan calon nasabah dari keharusan menjalani tes medis atau pemeriksaan kesehatan, untuk maksimal uang pertanggungan tertentu.

Jika anda sehat tanpa riwayat sakit dan usia anda masih relatif muda, manfaatkan kondisi tersebut untuk mendapatkan asuransi jiwa dengan UP (uang pertanggungan) yang tinggi tanpa harus menjalani tes medis. Tanpa tes medis, pengajuan asuransi jiwa anda akan otomatis disetujui dalam waktu tak sampai satu menit sejak pengisian form aplikasi dan pembayaran premi pertama. (Catatan: pengajuan SPAJ menggunakan aplikasi Allianz Discover).

Di Allianz Life Indonesia, mulai 10 Januari 2020, diberlakukan tabel tes medis baru dengan batasan tanpa tes medis hingga UP 3,5 miliar, untuk calon nasabah berusia 18 sd 45 tahun. Preminya mulai 1 juta per bulan untuk wanita dan 1,1 juta per bulan untuk pria, usia 30 tahun ke bawah.

Di atas usia 45 tahun, batasan UP tanpa tes medis akan lebih kecil.

Selengkapnya dapat dilihat pada tabel premi berikut ini:

Catatan:

  • Tabel di atas menggunakan produk Tapro Allisya Protection Plus, asuransi jiwa unitlink syariah dari Allianz.
  • UP yang diperoleh merupakan gabungan dari Asuransi Dasar dan rider Term Life. Asuransi Dasar adalah asuransi jiwa dengan masa berlaku sampai usia 100 tahun. Rider Term Life adalah tambahan manfaat meninggal dunia dengan masa perlindungan yang dapat dipilih (berjangka), mulai hingga usia 45 sd 85 tahun. Selengkapnya tentang rider Term Life dapat dibaca di SINI.
  • Premi di tabel adalah premi minimal dengan nilai investasi yang kecil. Jika ingin investasi lebih besar, tambahkan premi top up berkala.
  • Penawaran ini cocok untuk anda yang menginginkan asuransi jiwa dengan UP maksimal tapi dengan premi yang minimal, dan tidak mengharapkan investasi.

Contoh ilustrasinya sebagai berikut (untuk wanita sehat 30 tahun):

Keterangan:

  • Manfaat asuransi: Asuransi Dasar dengan UP 500 juta ditambah rider Term Life dengan UP 3 miliar, sama dengan 3,5 miliar. Komposisi ini bersifat fleksibel, tapi secara umum UP dari rider Term Life harus jauh lebih besar agar preminya murah.
  • Dari segi jangka waktu, untuk rider Term Life dipilih jangka waktu 20 tahun atau sd usia 50 tahun. Kenapa hanya sd usia 50 tahun? Agar preminya murah. Memilih jangka waktu di atas itu membutuhkan premi yang lebih tinggi agar investasinya lebih besar, karena keberlangsungan polis unitlink dipengarui nilai investasi. Term Life itu asuransi jiwa berjangka, jadi anggaplah ini asuransi jiwa berjangka 20 tahun. Setelah usia 50 tahun, jika ingin meneruskan polis, masih ada Asuransi Dasar yang berlaku sd usia 100 tahun.

Form Permintaan Ilustrasi

Tertarik memiliki asuransi jiwa dengan UP 3,5 miliar, atau UP berapa pun sesuai kemampuan anda? Silakan mengisi form berikut.


Oya, kenapa perlu memiliki asuransi jiwa? Apakah harus memiliki asuransi jiwa?

Sebuah keluarga membutuhkan penghasilan agar kehidupan ekonomi bisa berjalan. Penghasilan dihasilkan oleh pencari nafkah, bisa ayah/suami atau ibu/istri atau dua-duanya. Asuransi jiwa akan menggantikan penghasilan ketika pencari nafkah telah tiada. Jika anda adalah pencari nafkah dalam keluarga, anda wajib memiliki asuransi jiwa. Keluarga anda membutuhkan itu.


Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi saya.

Asep Sopyan [Senior Business Partner]

HP/WA: 082-111650732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Asuransi Jiwa

[Sharing Closing] Rider Term Life UP 3 Miliar, Premi 3,9 Juta Per Bulan, Pria Usia 52 Tahun

Pada tanggal 21 Desember 2019, saya bertemu dengan calon nasabah di Bintaro. Seorang pria, usia 52 tahun, mengambil Tapro Allisya Protection Plus dengan manfaat Rider Term Life Syariah 65 sebesar 3 miliar, premi 3,9 juta per bulan. Masa berlaku rider Term Life yang dipilih hanya sampai usia 65 tahun, jadi rencana pembayaran dibuat 13 tahun.

Ilustrasinya seperti ini:

Seperti terlihat di atas, selain rider Term Life Syariah 65, ada Asuransi Dasar sebesar 20 juta. Jadi total UP jiwanya sebenarnya adalah 3.020.000.000,- (tiga miliar dua puluh juta). Asuransi jiwa dasarnya memiliki masa perlindungan sd usia 100 tahun, sedangkan rider Term Life Syariah 65 sampai usia 65 tahun.

Term Life itu aslinya adalah asuransi jiwa berjangka. Tapi di sini, Term Life menjadi rider atau proteksi tambahan pada produk unitlink Tapro Allisya. Sifat berjangkanya tetap dipertahankan, dengan menyediakan pilihan masa perlindungan yaitu sd usia 45 tahun, 50, 55, dan seterusnya kelipatan 5 tahun hingga maksimal sd usia 85 tahun.

Nasabah kali ini memilih jangka waktu perlindungan hanya sd usia 65 tahun, padahal usianya sudah 52 tahun. Artinya, masa asuransi rider Term Life yang diambilnya hanya 13 tahun.

Kenapa tidak ambil jangka yang lebih panjang? Beliau teringat usia Rasulullah Muhammad Saw yang 63 tahun, jadi lebih dari itu adalah bonus. Kedua, anak-anaknya pada saat usianya 65 tahun sudah dewasa, sudah lulus kuliah, dan diharapkan sudah bekerja dan mandiri, sehingga tanpa warisan asuransi jiwa pun hidup mereka akan baik-baik saja. Selain itu, preminya juga lebih murah dibanding jika mengambil masa perlindungan yang lebih lama.


Karena UP yang diambil cukup tinggi dan usia nasabah sudah di atas 50 tahun, maka nasabah dikenakan tes medis tipe E. Ini adalah tes medis tipe tertinggi dengan item-item yang dicek paling lengkap.

Seperti terlihat di atas, item-item yang diperiksa dalam Tes Medis Tipe E terdiri dari: pemeriksaan fisik, analisa urine lengkap, lipid profile, gula darah puasa, tes fungsi ginjal & fungsi hati, tes darah lengkap, HbA1C, HBsAg, & chest X ray, treadmill test dan HIV test.

Selengkapnya tentang persyaratan tes medis pada produk asuransi jiwa Allianz, bisa dibaca di SINI.

Nasabah melakukan tes medis di RS Premier Bintaro pada tanggal 24 Desember 2019. Dan pada 29 Desember, saya menerima informasi bahwa polis nasabah sudah disetujui. Artinya, nasabah sehat. Alhamdulillah. Walaupun tesnya macam-macam, tapi kalau hasilnya bagus, polis akan diterima dengan premi sesuai pengajuan.


Karena Tapro Allisya ini adalah produk unitlink, bagaimana dengan investasinya?

Perkiraan nilai investasi bisa dilihat di gambar berikut.

Ilustrasi manfaat di atas terbagi dua kolom besar. Kolom Nilai Investasi dan kolom Manfaat Meninggal. Nilai Investasi adalah perkiraan dana yang bisa diambil jika nasabah hendak menarik seluruh dana (manfaat hidup). Manfaat Meninggal adalah UP Asuransi Dasar + UP rider Term Life + Nilai Investasi yang ada pada saat itu.

Di kedua kolom tersebut disajikan tiga asumsi kinerja investasi rata-rata per tahun, yaitu 5%, 13%, dan 18%. Dana diinvestasikan di Allisya Rupiah Equity Fund, yang mayoritas diisi saham-saham syariah di Bursa Efek Indonesia.

Mari kita lihat di kolom Nilai Investasi. Dengan menyoroti asumsi investasi yang paling rendah, yaitu 5%, di akhir tahun ke-13 atau saat usia nasabah 65 tahun, tertera angka 56,307 jutaan. Ini adalah perkiraan uang yang bisa diambil jika nasabah ingin menarik seluruh dananya di tahun tsb, dengan asumsi kinerja investasi rata-rata 5% per tahun.

Lalu coba kita lihat di kolom Manfaat Meninggal. Sejak tahun pertama sampai tahun ke-13, tertera angka 3 miliar lebih, dan setelah itu tinggal puluhan juta. Angka 3 miliar lebih itu adalah UP Asuransi Dasar (20 juta) ditambah UP Term Life (3 miliar) ditambah nilai investasi yang ada pada saat itu. Sedangkan setelah lewat 13 tahun, angka yang tertera adalah UP Asuransi Dasar (20 juta) ditambah nilai investasi yang ada pada saat itu.


Mungkin sedikit jadi pertanyaan, apakah premi 3,9 juta per bulan itu tergolong murah untuk mendapatkan UP 3 miliar bagi seorang pria usia 52 tahun?

Saya pun menanyakan hal ini ke nasabah. Dan beliau sudah mencari di beberapa perusahaan asuransi, termasuk yang menyediakan produk asuransi murni tanpa investasi, tapi Tapro Allisya Protection Plus ini adalah yang termurah.

Memang ada yang lebih murah, tapi jangka perlindungannya hanya satu tahun, dan tiap tahun akan naik preminya. Jika dibuat sama 13 tahun, atau 10 tahun, jatuhnya lebih mahal juga. Lalu ada juga yang membatasi UP-nya hanya 1 miliar untuk usia di atas 50 tahun, padahal beliau butuhnya lebih besar.

Dan yang tak kalah penting bagi nasabah, produk ini termasuk asuransi syariah. Jadi, murahnya dapat, syariahnya juga dapat.

Demikian.


Lebih lengkap tentang rider Term Life, bisa dibaca di tautan berikut ini.


Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Serpong Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Asuransi Kesehatan

Setiap Orang Ingin Selalu Sehat

Sumber foto: Pixabay

Setiap orang ingin selalu sehat

Tapi setiap orang mungkin mengalami sakit

Setiap orang jika sakit ingin kembali sehat

Agar kembali sehat harus berobat

Untuk berobat perlu uang

Uangnya sudah siap?

Anda tahu berapa uang yang harus disiapkan?

Saya bisa bantu anda menyiapkan uang, berapa pun itu, untuk biaya berobat ketika sakit.

Kenali dan pelajari produk asuransi kesehatan yang anda butuhkan:

  1. Allisya Care
  2. Maxi Violet
  3. Smartmed Premier
  4. Tapro Allisya Protection Plus dg Rider HSC+

Anda dapat mempelajarinya sekaligus di artikel “4 Produk Asuransi Kesehatan Rawat Inap Cashless dari Allianz“. 

Anda juga dapat melengkapi perlindungan kesehatan anda dengan asuransi penyakit kritis. Asuransi ini memberikan uang pertanggungan jika terkena penyakit kritis, semacam kanker, jantung, stroke, gagal ginjal. Uang pertanggungan diberikan sekaligus (lumpsum), misalnya jika UP penyakit kritisnya 1 miliar, maka akan diberikan uang tunai 1 miliar saat terkena salah satu penyakit kritis.

Uang ini dapat digunakan untuk biaya sakit di luar yang ditagihkan rumah sakit dan tidak akan ditanggung asuransi kesehatan, seperti kehilangan penghasilan akibat tidak bekerja.

Premi asuransi penyakit kritis tidak mahal, mulai 300 ribuan per bulan sudah bisa mendapat uang pertanggungan 1 miliar. Klik di SINI.

Agar perlindungan anda lebih optimal lagi, siapkan juga asuransi jiwa. Terkadang asuransi kesehatan maupun asuransi penyakit kritis bisa saja tidak cukup dan masih meninggalkan utang atau kewajiban yang harus ditanggung ahli waris. Untuk itu asuransi jiwa akan membantu meringankan beban mereka, dan beban kita juga di alam keabadian. 

Produk Tapro Allisya Protection Plus, asuransi jiwa dengan manfaat perlindungan yang lengkap, dapat menjadi solusi atas kebutuhan asuransi anda. 

Ilustrasi berikut ini insya Allah cocok dengan kebutuhan setiap orang yang ingin sehat sekaligus tak ingin memberatkan diri maupun keluarganya di kala hal tak diinginkan mendatangi. Untuk perlindungan yang maksimal, saya tambahkan proteksi cacat/meninggal karena kecelakaan (ADDB), proteksi cacat tetap total (TPD), dan bebas premi jika mengalami sakit kritis atau TPD.

Premi 2 juta per bulan, total manfaat lebih dari 4 miliar. 

Untuk informasi lebih lanjut tentang asuransi Allianz, silakan menghubungi saya: 

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Jadi agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda