Investasi

4 Kriteria Saham Koleksiku

Aku punya empat kriteria yang lumayan ketat soal pilihan saham yang akan kukoleksi.

Pertama, sesuai syariah.

Cara melihatnya mudah saja, yaitu terdaftar di DES (Daftar Efek Syariah) dan lebih bagus lagi jika termasuk dalam JII (Jakarta Islamic Index). Kriteria saham-saham syariah di antaranya perusahaan tidak melakukan kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, seperti usaha perjudian, jasa keuangan ribawi (bank dan asuransi konvensional), barang-barang haram (miras, babi), dan barang-barang yang mudarat (rokok).

Dan di Indo Premier Securities, broker saham yang kulanggani, caranya lebih praktis lagi, karena ada software khusus trading saham syariah. Program ini hanya menampilkan saham-saham yang memenuhi standar syariah, jadi investor yang warak (hati-hati) tak akan keliru membeli saham.

Sebetulnya saham-saham di luar DES belum tentu tidak sesuai syariah, karena yang dilarang syariah itu sedikit. Saham-saham yang ada di DES pun setiap periode tertentu bisa saja didepak keluar jika terbukti melakukan aktivitas-aktivitas tidak sesuai syariah. Dengan mencermati laporan keuangan apakah sehat atau tidak, dan berapa nisbah utangnya di bank konvensional dibandingkan terhadap modal, aku bisa saja mengambil saham-saham di luar DES yang berdasarkan kriteria saham tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariah.

Kedua, ramah lingkungan
Lanjutkan membaca “4 Kriteria Saham Koleksiku”