Asuransi Jiwa, Pengetahuan Produk

Masa Tunggu pada Produk Tapro Allianz

Hasil gambar untuk masa tunggu tapro allianzProduk Tapro Allisya Protection Plus, asuransi jiwa unit-link syariah dari Allianz, memiliki sejumlah manfaat proteksi, baik asuransi dasar maupun rider (asuransi tambahan). Manfaat produk Tapro adalah (klik pada tiap manfaat untuk melihat penjelasan lebih lengkap):

  1. Asuransi Dasar => meninggal dunia (karena sebab apa pun)
  2. Rider Term Life => meninggal dunia (karena sebab apa pun)
  3. Rider ADDB => meninggal dunia karena kecelakaan dan cacat tetap karena kecelakaan
  4. Rider TPD => cacat tetap total, baik karena sakit ataupun kecelakaan
  5. Rider CI+/CIA => 49 penyakit kritis
  6. Rider CI100 => 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal
  7. Rider HSC+ => rawat inap dan pembedahan dengan sistem cashless
  8. Rider Flexicare Family => santunan harian rawat inap dan pembedahan dengan sistem reimburse
  9. Rider Payor Benefit dan Spouse Payor Benefit => pembebasan premi karena sebab sakit kritis atau cacat tetap total
  10. Rider Payor Protection dan Spouse Payor Protection => pembebasan premi karena sebab meninggal dunia

Tiap manfaat memiliki masa tunggu yang berbeda-beda. Masa tunggu adalah masa di mana perlindungan belum berlaku. Disebut juga periode eliminasi, artinya klaim yang terjadi pada masa ini akan dieliminasi (tidak dibayar).

Baca juga: “Masa Tunggu Produk Asuransi Kesehatan Allianz

  1. Asuransi Dasar

Iklan Asji 25 LurusAsuransi Dasar menanggung risiko meninggal secara umum, karena sebab apa pun. Di luar dari sebab yang disebutkan di bawah ini, asuransi dasar tidak memiliki masa tunggu.

  • Untuk sebab meninggal karena HIV/AIDS, ada masa tunggu 2 tahun.
  • Untuk sebab bunuh diri, tidak ditanggung selamanya (pada polis syariah, tapi pada polis konvensional dikenakan masa tunggu 1 tahun).
  • Untuk sebab meninggal karena dihukum mati pengadilan atau menjadi pelaku kriminal, tidak ditanggung selamanya.
  1. Rider Term Life

Sama seperti halnya Asuransi Dasar, Rider Term Life pun menanggung risiko meninggal secara umum, karena sebab apa pun. Di luar dari sebab yang disebutkan di bawah ini, Rider Term Life tidak memiliki masa tunggu.

  • Untuk sebab meninggal karena HIV/AIDS, ada masa tunggu 2 tahun.
  • Untuk sebab bunuh diri, tidak ditanggung selamanya (pada polis syariah, tapi pada polis konvensional dikenakan masa tunggu 1 tahun).
  • Untuk sebab meninggal karena dihukum mati pengadilan atau menjadi pelaku kriminal, tidak ditanggung selamanya.

Perbedaan Rider Term Life dengan Asuransi Dasar hanyalah pada jangka waktu perlindungan.

Asuransi Dasar sampai usia 100 tahun, sedangkan rider Term Life memiliki pilihan jangka waktu perlindungan, mulai sampai usia 45 tahun, 50, 55, 60, 65, 70, 75, 80, dan 85 tahun.

  1. ADDB (Accidental Death and Disability Benefit, Meninggal atau Cacat karena Kecelakaan)

ADDB tidak memiliki masa tunggu, baik kecelakaan yang mengakibatkan meninggal ataupun cacat tetap.

Tapi untuk cacatnya ada syarat harus bertahan selama 180 hari (6 bulan). Ini untuk membuktikan bahwa cacatnya bersifat tetap (permanen, tidak bisa dipulihkan).

Kecelakaan adalah sebab yang paling murni di antara segala sebab dalam asuransi, karena kecelakaan tidak pandang usia, jenis kelamin, maupun kondisi kesehatan. Kecelakaan hanya dipengaruhi risiko pekerjaan. Tapi ini hanya menentukan jumlah premi atau biaya asuransi yang harus dibayar, tidak berpengaruh ke masa tunggu.

  1. Rider TPD (Total Permanent Disability, Cacat Tetap Total)

Rider TPD tidak memiliki masa tunggu.

Tapi untuk cacatnya sendiri ada syarat harus bertahan selama 180 hari (6 bulan). Ini untuk membuktikan bahwa cacatnya bersifat tetap (permanen, tidak bisa dipulihkan).

  1. Rider CI+ dan CIA (49 Penyakit Kritis)

Rider CI+ dan CI Accelerated memiliki masa tunggu 90 hari untuk semua penyakit yang ditanggung.

  1. Rider CI100 (100 Kondisi Penyakit Kritis)

Rider CI100 memiliki masa tunggu 90 hari untuk semua kondisi penyakit yang ditanggung.

Bedanya dengan CI+ dan CIA, pada CI100 ada tambahan syarat survival periode (masa bertahan hidup) selama 7 hari dari tanggal diagnosa sakit kritis. Jika nasabah meninggal sebelum tujuh hari, maka klaim CI100 tidak ditanggung, tapi klaim meninggalnya tetap ditanggung.

  1. Rider HSC+ (Hospital and Surgical Care Plus, Rawat inap dan Pembedahan Cashless)

Masa tunggu rider HSC+ dibedakan berdasarkan sebabnya.

  • Untuk sebab kecelakaan, tidak ada masa tunggu.
  • Untuk sebab sakit biasa, masa tunggu 30 hari
  • Untuk sebab penyakit khusus, masa tunggu 12 bulan
  • Untuk sebab penyakit yang sudah ada (preexisting), tidak ditanggung selamanya.

Selengkapnya, bisa dibaca juga di artikel “Berapa Lama Masa Tunggu pada Produk Asuransi Kesehatan Allianz?

  1. Rider Flexicare Family (Santunan Harian Reimburse)

Masa tunggu rider Flexicare Family adalah 30 hari, baik untuk sebab kecelakaan maupun sakit biasa.

Tapi untuk penyakit khusus dan penyakit preexisting, masa tunggu 12 bulan.

Baca juga:

Santunan Harian Itu Uang Receh Jika Kejadiannya Penyakit Kritis

  1. Rider Payor Benefit dan Spouse Payor Benefit

Payor Benefit dan Spouse Payor Benefit memberikan pembebasan premi karena satu dari dua sebab: CI+ (49 penyakit kritis) atau TPD (cacat tetap total). Perbedaan Payor dan Spouse Payor hanya pada pihak yang ditanggung dalam rider ini. Payor berarti pembayar, Spouse Payor berarti pasangan (istri/suami) dari pembayar.

Untuk pembebasan premi disebabkan penyakit kritis, masa tunggu 90 hari.

Untuk sebab TPD, tidak ada masa tunggu. Tapi untuk cacatnya ada syarat harus bertahan selama 180 hari untuk menunjukkan bahwa cacatnya bersifat tetap (permanen, tidak dapat pulih).

  1. Rider Payor Protection dan Spouse Payor Protection

Payor Protection dan Spouse Payor Protection memberikan pembebasan premi jika pembayar/pasangan pembayar meninggal dunia. Dengan demikian, ketentuan mengenai masa tunggunya mengikuti ketentuan masa tunggu meninggal dunia, yaitu pada umumnya tidak ada masa tunggu, kecuali jika disebabkan sakit HIV/AIDS (2 tahun), bunuh diri, dan dihukum mati pengadilan atau terlibat sebagai pelaku kejahatan.

Demikian ketentuan mengenai masa tunggu perlindungan polis pada produk Tapro Allisya Protection Plus. []

Untuk konsultasi gratis mengenai asuransi Allianz, silakan menghubungi saya, agen asuransi Allianz di Serpong Tangerang Selatan:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com 

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Iklan Smartmed

Asuransi Kesehatan

Berapa Lama Masa Tunggu pada Produk Asuransi Kesehatan Allianz?

Kartu Smartmed Premier AsepMasa tunggu adalah masa ketika perlindungan polis belum berlaku. Masa tunggu disebut juga periode eliminasi, artinya klaim yang terjadi pada periode tsb akan dieliminasi (tidak dibayar). 

Masa tunggu dihitung dari tanggal polis mulai berlaku. Atau jika polis pernah lapse, masa tunggu dihitung dari tanggal pemulihan. Setelah masa tunggu terlewati, barulah perlindungan dimulai. Jika terjadi klaim setelah masa tunggu selesai, dan klaim tersebut memenuhi syarat, klaim akan dibayar.  Lanjutkan membaca “Berapa Lama Masa Tunggu pada Produk Asuransi Kesehatan Allianz?”

Asuransi Kesehatan, Uncategorized

Waspada Masa Tunggu Penyakit Khusus 12 Bulan

HNP 2Pada suatu hari di minggu terakhir bulan Juli 2016, seorang nasabah saya memberi tahu lewat whatsap bahwa dia mengalami sakit pada pinggangnya sehabis berolahraga. Hari itu dia mau periksa ke dokter.

“Apakah bisa diklaim untuk manfaat rawat jalan darurat karena kecelakaan?” tanyanya. “Mungkin bisa,” jawab saya. “Yang penting pergi ke dokternya di hari yang sama dengan kejadian kecelakaan.” Lalu saya kirimkan form klaim rawat jalan ke emailnya.

Sore harinya, nasabah menghubungi saya lagi. “Ternyata saya harus rawat inap nih. Dicurigai syaraf kejepit, besok pagi MRI.”

Nasabah pun menandatangani surat penjaminan, dengan ketentuan penjaminan akan tidak berlaku jika diagnosanya termasuk penyakit yang dikecualikan atau masih dalam masa tunggu.

Dari hasil tes MRI, diketahui diagnosanya adalah HNP (Hernia Nukleus Pulposus). “Apakah HNP kena masa tunggu 1 tahun?” tanya nasabah. Lanjutkan membaca “Waspada Masa Tunggu Penyakit Khusus 12 Bulan”