Agen Allianz, Bisnis Asuransi

Business Partner Pertama Saya: Yessi Dian Novita dari Bogor

IMG_0800
Ibu Yessi Dian Novita saat menghadiri acara penghargaan sebagai peraih CPC (Consistent Producers Club) kuartal 2.

Setelah hampir tiga tahun saya menjadi Business Partner di Allianz Star Network, akhirnya pada bulan Desember 2015, di tim saya lahir pula seorang Business Partner (BP). Ibu Yessi Dian Novita dari Bogor, pemilik blog proteksisyariah.com. Alhamdulillah.

Business Partner adalah level kedua sekaligus puncak dalam sistem keagenan di ASN. Level pertama disebut Business Executive (BE). Syarat promosi dari BE ke BP, menurut Pedoman Keagenan ASN tahun 2015, adalah ALP (Annualized Life Premium) 200 juta. Setelah menjadi BP, tugasnya merekrut BE-BE dan menjadikan mereka BP juga.

Ibu Yessi mengawali perjalanan bisnisnya di ASN sebagai BE pada bulan Mei 2014 (profilnya klik di SINI). Tapi dia baru mulai fokus di tiga bulan terakhir tahun 2014. Sejak itu secara konsisten dia mencetak penjualan polis setiap bulan hingga akhirnya mencapai premi lebih dari 200 juta pada akhir November 2015.

Sebelumnya, suami dari ibu Yessi adalah nasabah saya sejak bulan September 2013. Usianya waktu itu 37 tahun. Dia mengambil polis Tapro Allisya Protection Plus dengan premi 475 ribu per bulan, manfaat UP jiwa 1 miliar dengan skema penggabungan UP dasar + rider Termlife (penjelasan tentang rider Termlife bisa dibaca di SINI).

Meski merupakan lulusan Fakultas Pertanian IPB, ibu Yessi memiliki ketertarikan pada dunia perencanaan keuangan. Dia telah membaca banyak nasihat para perencana keuangan seperti Aidil Akbar Madjid dan Ligwina Hananto yang cenderung menyarankan untuk memisahkan asuransi dari investasi. Awalnya dia mencari produk asuransi jiwa berjangka murni non unit-link (term-life). Tapi anehnya, akhirnya dia membelikan unit-link untuk proteksi jiwa suaminya. Salah satu alasannya ialah dia menghendaki produk asuransi jiwa yang berprinsip sesuai syariah, sedangkan produk asuransi jiwa murni yang ada di pasaran sangat jarang sekali yang syariah. Faktor lain ternyata produk unit-link pun bisa memberikan uang pertanggungan yang tak kalah besarnya dibanding asuransi murni dengan premi yang setara. (Cerita tentang ini bisa dibaca di salah satu artikel di blog bu Yessi: Sharing Pengalaman Mencari Produk Asuransi Jiwa Termlife Syariah).

Seperti halnya saya yang merupakan perekrutnya, ibu Yessi pun melakukan promosi asuransi melalui blog. Mula-mula dia membuat blog dengan alamat cerdasfinansialyuk.wordpress.com. Di awal tahun 2015, blognya diubah menjadi proteksisyariah.com tapi alamat lama masih tetap bisa digunakan. Bu Yessi bukan berlatar belakang penulis ataupun blogger. Tapi dengan kesungguhan dan ketekunan, semakin lama blognya semakin dipercaya dan telah menempati peringkat yang bagus di mesin pencari. Dia pun kini telah mengandalkan sepenuhnya penjualan asuransi melalui blog.

Ibu Yessi termasuk agen yang rajin belajar dan mampu belajar mandiri. Meski rumahnya termasuk jauh di Bogor, dia sering hadir pada pertemuan tiap Sabtu di kantor pusat grup Busster di APL Tower, Grogol, untuk mendengarkan cerita dari para agen yang telah lebih dulu berhasil. Berbagai materi belajar yang disajikan di awan grup Busster (box.com) telah dia unduh dan direguknya bagai orang kehausan. Konsultasi dengan saya dilakukan setiap waktu seiring persoalan dan pertanyaan yang timbul dalam interaksi dengan klien. Semua ini membuat saya nyaman dan merasa beruntung menemukan mitra bisnis seperti ibu Yessi.

Dan yang membuat saya lebih bersyukur, berkat sistem bisnis jaringan yang diterapkan di ASN, keberhasilan bu Yessi menjadi BP adalah keberhasilan saya juga. Tidak mudah menjadikan seorang agen mencapai level leader. Merekrut agen itu gampang, tapi menjadikan agen tsb bisa menjual produk seperti kita, itulah yang penuh tantangan. Saya mencapai level BP pada tahun 2013, waktu itu istilahnya BM (Business Manager). Di tahun 2013, saya merekrut lebih dari 20 agen tapi belum ada yang berhasil menjadi BP. Di tahun 2014 saya pun merekrut lebih dari 20 agen, juga belum ada yang menjadi BP. Hal itu memunculkan pertanyaan di diri saya sendiri tentang kemampuan saya sebagai seorang leader. Baru di akhir tahun 2015 inilah terlahir seorang BP di tim saya, mudah-mudahan segera disusul dengan agen-agen lainnya.

Akhirnya, saya ucapkan selamat untuk bu Yessi. Menjadi BP adalah tiket untuk mengembangkan bisnis lebih luas lagi, tentunya dengan tantangan yang juga lebih tinggi. Tetap semangat dan sukses selalu.

Dan kepada para pembaca yang tertarik untuk menjadi nasabah atau menjadi agen asuransi, khususnya dari daerah Bogor, saya persilakan untuk menghubungi ibu Yessi Dian Novita. Nomor kontak, email, dan lain-lainnya ada di blognya proteksisyariah.com. []

 

Untuk informasi lebih lanjut tentang bisnis asuransi di Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Pengetahuan Produk, Unit Link

Term Life dalam Unit Link, Lebih Murah dan Fleksibel.

Bagi anda yang sedang mencari asuransi jiwa murni term-life, saya menawarkan sebuah alternatif yang menarik, yaitu term-life dalam unit-link. Di Allianz, Term Life merupakan rider (proteksi tambahan) dari produk Allisya Protection Plus atau Tapro Allisya.

Rider Term Life memberikan tambahan UP (uang pertanggungan) selain yang ada pada Asuransi Dasar. Manfaatnya sama persis dengan UP dasar, yaitu memberikan uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam masa asuransi, baik karena sakit, kecelakaan, usia tua, ataupun sebab lain, selama bukan merupakan pengecualian. Rider Term Life dapat diambil dengan UP sebesar-besarnya, tanpa batasan dibanding UP dasar. Minimum UP dasar 20 juta, UP Term Life boleh berapa saja.

Perbedaan utama Rider Term Life dengan Asuransi Jiwa Dasarnya adalah pada masa perlindungan. Sesuai dengan pengertian “term life” yaitu asuransi jiwa berjangka, rider Term Life dapat diambil dengan masa perlindungan yang dapat dipilih, mulai hingga usia 45, 50, 55, dan seterusnya kelipatan lima tahun, hingga maksimal usia 85 tahun.

Dengan menambahkan rider Term Life, manfaat meninggal akan menjadi seperti ini:

  • Jika orang yang diasuransikan meninggal dunia sebelum jangka waktu rider Term Life berakhir, ahli warisnya memperoleh UP Dasar + UP Term Life + nilai investasi.
  • Jika orang yang diasuransikan meninggal dunia setelah jangka waktu rider Term Life berakhir dan sebelum umur 100 tahun, maka yang diperoleh ahli waris adalah UP Dasar + nilai investasi.

Contoh Ilustrasi

Dengan premi 360 ribu per bulan, seorang pria usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 miliar (gabungan UP Dasar 250 juta + Term Life 750 juta).

Catatan manfaat:

  • Jika Tn Pinter meninggal sebelum usia 85 tahun, ahli warisnya memperoleh uang 1 miliar (750 juta + 250 juta) + nilai investasi yang ada pada saat itu.
  • Jika Tn Pinter meninggal setelah usia 85 tahun dan sebelum usia 100 tahun, ahli warisnya memperoleh uang 250 juta + nilai investasi yang ada pada saat itu.
  • UP Term Life 750 juta dan UP dasar 250 juta hanyalah contoh. Komposisi keduanya dapat diatur secara fleksibel, misalnya 800 juta + 200 juta, 900 juta + 100 juta, atau 980 juta + 20 juta (minimum UP dasar), yang penting totalnya 1 miliar.
Ilustrasi Tapro dg rider Term Life UP 10M + UP dasar 20 juta. Premi hanya 3 juta per bulan.

Tanya-Jawab

Apa keuntungan dengan ditambahkan rider Term-life?

Dengan ditambahkan rider Term-life, premi jadi jauh lebih murah tapi mendapatkan UP yang besar. Contohnya, premi 360 ribu bisa mendapatkan UP 1 miliar utk pria usia 30 tahun. Jika UP 1 miliar seluruhnya Asuransi Dasar, preminya 760 ribu per bulan.

Karena preminya kecil tapi UP besar, tentu investasinya juga kecil. Di ilustrasi ini, investasi bukan tujuan.

Apa betul manfaat rider Term Life sama dengan manfaat Asuransi Dasar?

Ya, sama persis, yaitu memberikan uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia oleh sebab apa pun, di luar pengecualian.

Apa pengecualian rider Term Life?

Pengecualiannya sama dengan pengecualian pada Asuransi Dasar, yaitu:

1. Bunuh diri.

2. Terkena HIV/AIDS di dua tahun pertama polis.

3. Dihukum mati oleh pengadilan.

4. Meninggal dunia saat terlibat sebagai pelaku kejahatan.

5. Dibunuh oleh orang yang berkepentingan dengan uang pertanggungan.

Bagaimana biaya asuransi (cost of insurance) atau Tabarru rider Term Life dibandingkan Asuransi Dasar?

Tabarru rider Term Life sama persis dengan tabarru Asuransi Dasar.

Lalu apa bedanya rider Term Life dengan Asuransi Dasar?

Bedanya hanya di jangka waktu proteksi. Rider Term Life memiliki pilihan masa perlindungan, mulai sd usia 45, 50, 55, dan seterusnya kelipatan 5 tahun sampai maksimal usia 85 tahun, sedangkan Asuransi Dasar hanya satu pilihan yaitu sampai usia 100 tahun.

Apa betul dengan menambahkan rider Term Life, premi jadi lebih murah dibanding jika ambil term life pada produk tradisional?

Ya. Silakan dicek sendiri di asuransi lain.

Apa yang dimaksud lebih fleksibel?

  • Cara pembayaran dapat dilakukan secara bulanan, triwulanan, semesteran, dan tahunan. Di lain pihak, asuransi term life tradisional biasanya hanya menyediakan cara bayar tahunan dan semesteran, jarang sekali yang bisa bulanan. Kalaupun ada, preminya akan lebih mahal, dan itu pun cara bayarnya harus dengan kartu kredit.
  • Masa pembayaran premi dapat lebih pendek daripada masa berlaku proteksinya. Dengan catatan, hasil investasi sedang atau bagus. Selanjutnya, penagihan biaya-biaya asuransi akan dipotong otomatis dari nilai investasi yang telah terakumulasi.
  • Ada fasilitas cuti premi (berhenti bayar premi untuk sementara). Fasilitas ini sangat diperlukan jika suatu saat lupa bayar premi atau tidak punya uang untuk bayar premi, karena penagihan biaya akan otomatis dipotong dari nilai investasi yang ada pada saat itu. Dengan demikian, kondisi lupa bayar tidak mengakibatkan polis langsung lapse.
  • Jika ditambah rider, maka UP rider dapat diatur sesuai keperluan sepanjang masih dalam batasan minimum dan maksimum. Pada sejumlah produk term life murni, UP rider seringkali dipatok dalam rasio tertentu dari UP dasar, tidak boleh kurang atau lebih (misal: harus setengah atau harus sama dengan UP dasar).

Apa kelebihan lainnya jika ambil rider Term Life pada unit link Tapro Allisya?

  • Akadnya sesuai syariah. Di sisi lain, produk asuransi term life tradisional yang saat ini ada di pasaran hampir semuanya bukan syariah.
  • Dapat ditambahkan aneka rider yang bagus dengan harga bersaing, yaitu HSC+, HSC Premier X, Flexi CI, ADDB, TPD, dan Payor Benefit.

Pembuatan Ilustrasi

Untuk mendapatkan ilustrasi, silakan mengisi Form berikut:

Terima kasih.

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, silakan hubungi saya.

Asep Sopyan [Senior Business Partner]

HP/WA: 082-111650732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Baca Juga:

Iklan CI