Bisnis Asuransi

Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Keenam (2017)

Stadion San Siro 2Sudah enam tahun saya menjadi agen asuransi di Allianz. Alhamdulillah, sejauh ini secara umum semua berjalan baik mesti tidak setiap detailnya sesuai dengan harapan.

Para nasabah saya yang masih bertahan, yang berjumlah sekitar 250 orang, alhamdulillah, hampir semuanya sehat dan tidak ada yang pernah klaim musibah berat. Klaim yang lumayan sering hanya sakit ringan seperti diare dan tiphus. Beberapa dari mereka menghubungi saya tatkala ada masalah klaim, dan ketika berkat andil saya masalah tersebut terselesaikan, di situlah saya merasa pekerjaan saya sebagai agen asuransi terasa bermakna.

Yang namanya bisnis lazim ada naik-turun. Begitu pula bisnis saya di asuransi. Setelah pada lima tahun sebelumnya cenderung naik, di tahun 2017 ini, atau tahun keenam sebagai agen asuransi, saya merasakan mengalami penurunan.

Penjualan pribadi saya turun hampir setengahnya dibanding tahun sebelumnya. Omset unit turun sekitar seperempatnya. Polis nasabah di grup banyak yang lapse karena terpengaruh pemberitaan miring tentang Allianz di kuartal terakhir 2017. Untungnya ada satu kabar baik, yaitu omset grup saya masih mencatat kenaikan sekitar 20%. Semua itu berpengaruh ke penghasilan saya, yang turun sekitar 10%. Semoga tahun ini naik kembali.

Ringkasnya, produksi saya dan grup pada tahun 2017 bisa dilihat di bawah ini: Lanjutkan membaca “Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Keenam (2017)”

Bisnis Asuransi, Catatan Pribadi

Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Keempat (2015)

IMG_2488
Keluarga besar di Pandeglang

Kebahagiaan ada pada pertumbuhan. Begitulah yang saya rasakan hingga tahun keempat saya menjadi agen asuransi di ASN (Allianz Star Network). Saya bersyukur telah melalui empat tahun ini dengan kemajuan demi kemajuan.

Seperti kata pepatah: hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik dari hari ini. Itulah yang membuat hidup ini menarik untuk dijalani. Orang yang hari ininya sama dengan hari kemarin dan hari esoknya sama dengan hari ini, kemungkinan besar hidupnya tak betah lagi.

Saya bersyukur telah diperkenalkan dengan bisnis ini pada pertengahan tahun 2011 melalui seorang teman kuliah yang menawari saya asuransi. Walaupun saya tidak bergabung sebagai agen di perusahaan yang sama dengannya, jasanya tak akan saya lupakan seumur hidup saya. Lanjutkan membaca “Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Keempat (2015)”

Blog dan Penulisan, Catatan Pribadi

1 Anugerah yang Paling Saya Syukuri: Keterampilan Menulis

Kafe Bang Flo di Taman Jajan BSD, tempat saya biasa nge-blog sambil ngopi enak.
Kafe Bang Flo di Taman Jajan BSD, kedai tempat saya biasa nge-blog sambil nyeruput kopi aceh yang nikmat.

Satu hal yang paling saya syukuri dari diri saya adalah bahwa saya dianugerahi keterampilan menulis. Dengan anugerah ini, saya menjalani pekerjaan saya sebagai agen asuransi dengan cara yang sangat nyaman.

Lazimnya, pekerjaan ini dilakukan dengan cara membuat janji temu lalu keluar rumah untuk menemui beberapa orang setiap hari. Tapi saya cukup duduk di rumah atau di kafe, menulis artikel untuk blog sambil fesbukan, dan calon nasabah muncul sendiri menghubungi saya melalui sms, telepon, BBM, whatsapp, email, atau komentar di blog. Tugas saya adalah melayani permintaan mereka, menjawab pertanyaan, dan mengirimkan penawaran melalui email. Jika calon nasabah setuju dengan penawaran saya, barulah saya keluar rumah untuk menemui mereka.

Perbedaannya: saya mengalami penolakan yang lebih minim dibandingkan agen asuransi pada umumnya. Itu sisi positifnya. Sisi negatifnya ada juga, yaitu kemungkinan mental saya jadi kurang teruji dibandingkan agen yang mengalami penolakan setiap hari.

Bagaimana hasilnya? Lanjutkan membaca “1 Anugerah yang Paling Saya Syukuri: Keterampilan Menulis”