Asuransi Jiwa, Investasi, Perencanaan Keuangan

Rudiyanto: Lebih Prioritas Mana, Asuransi atau Investasi Reksadana?

Pengantar

Rudiyanto adalah penulis Buku “Sukses Finansial dengan Reksa Dana” dan “Fit Focus Finish” yang diterbitkan oleh Elex Media. Head of Operation and Business Development Panin Asset Management. Rudiyanto juga merupakan anggota Kelompok Kerja (POKJA) Otoritas Jasa Keuangan untuk peningkatan Literasi Keuangan di Indonesia.  Blog: rudiyanto.blog.kontan.co.id

Pada artikel Rudiyanto di bawah ini, ada beberapa poin yang relevan dengan misi saya sebagai agen asuransi Allianz Life Indonesia. 

1. Dicantumkannya asuransi penyakit kritis sebagai salah satu asuransi yang penting dimiliki, selain asuransi jiwa (warisan), kecelakaan, dan kesehatan. Ini sejalan dengan fokus Allianz pada proteksi penyakit kritis melalui produk rider CI+ dan CI100. Saya pun dalam berbagai artikel di blog ini, selalu menempatkan asuransi penyakit kritis sebagai asuransi yang sangat penting untuk dimiliki, seperti bisa dibaca pada artikel “Prioritas Asuransi“.

2. Asuransi (jiwa, penyakit kritis, kecelakaan, kesehatan) harus didahulukan daripada investasi. Bahkan jika pun produk asuransi yang dibeli adalah berjenis unit-link, tujuannya tetaplah untuk asuransi, bukan investasi.

3. Asuransi yang wajib dimiliki seorang pencari nafkah setidaknya ada 3: asuransi jiwa (warisan), asuransi penyakit kritis, dan asuransi kesehatan.

4. Kebanyakan orang yang bekerja di perusahaan sebetulnya sudah memiliki asuransi, minimal asuransi kesehatan. Dan bagi yang didaftarkan pada Jamsostek, berarti sudah pula memiliki asuransi jiwa dan kecelakaan. Bagi mereka yang merasa fasilitas asuransi dari kantor sudah mencukupi, berarti tinggal menambah asuransi penyakit kritis.

Silakan membaca selengkapnya artikel di bawah ini. Lanjutkan membaca “Rudiyanto: Lebih Prioritas Mana, Asuransi atau Investasi Reksadana?”