Bisnis Asuransi

Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Ketujuh (2018)

Sebelumnya saya mohon maaf karena cerita pengalaman di tahun ketujuh ini baru diterbitkan di akhir Mei, sampai ada pembaca yang menanyakannya di kolom komentar blog ini. Jika anda membaca lebih lanjut, anda akan dapat menduga sebabnya.

Alhamdulillah, ternyata saya telah melewati tujuh tahun sebagai agen asuransi Allianz. Tidak pindah profesi. Tidak pindah perusahaan. Juga tidak nyambi. Itu artinya pekerjaan ini dapat diandalkan sepenuhnya sebagai sandaran hidup.

Tapi memang, saya juga tidak bertumbuh dalam dua tahun terakhir ini. Bahkan omset dan penghasilan saya cenderung menurun.

Dapat dilihat pada tabel berikut ini, pencapaian saya di tahun 2018 dibandingkan dengan 2017.

Keterangan 2018 2017 Perubahan
Penjualan pribadi 211 juta, 30 polis 160 juta, 33 polis +31%
Omset unit 871 juta, 103 polis 912 juta, 165 polis -4%
Omset grup 1,620 M, 195 polis 2,525 M, 366 polis -36%
Agen baru 15 agen 31 agen -52%
Agen aktif (minimal 1 polis) 25 44 agen -43%
Promosi BE menjadi BP 2 0 ~
BP direct 3 3 =
BP grup 3 3 =
Penghasilan (per Desember) 35 jutaan per bulan 40 jutaan per bulan -12%
Penghargaan 1. Champion Club (trip Korea Selatan)

2. BP Build BP (2 BP)

3. CPC Champion Club Unit Challenge (iPad)

1. CPC 12 bulan

2. Champion Club (trip Cruise)

3. Early Bird Champion (Singapore)

4. SBP (Senior Business Partner)

~

Kecuali penjualan pribadi yang sedikit naik (tapi masih jauh dari target), omset unit dan grup menurun. Jumlah agen baik yang baru maupun yang aktif menurun. Memang ada dua agen (BE) yang promosi menjadi BP, tapi pada saat yang sama, ada pula dua BP yang turun menjadi BE. Jadi dalam hal ini impas. Dan sebagai hasil akhirnya, penghasilan saya pun turun. Bahkan saya tidak lagi memenuhi kriteria sebagai SBP (Senior Business Partner), yaitu agen yang memiliki penghasilan antara 500 juta sd kurang dari 1 miliar setahun. Tapi saya tetap akan menggunakan gelar ini dalam pengertian yang lain, yaitu BP yang membawahi beberapa BP, atau bisa juga diartikan BP yang sudah senior alias sudah lama jadi BP.

Memang, jadi agen asuransi yang sukses itu tidak mudah. Butuh kerja keras dan ketahanan diri yang luar biasa, serta dukungan  yang kuat dari grup leader (support system). Saya mungkin kurang kerja keras, karena terlanjur nyaman dengan cara saya selama ini, yaitu menjual dan merekrut melalui blog, yang cukup dilakukan dari rumah. Dukungan dari grup leader bukannya tidak ada, tapi memang saya kurang memanfaatkannya.

Sampai saat ini saya masih merasa belum sukses. Masih jauh. Ukuran sukses seorang agen asuransi di Allianz, setidaknya, adalah ketika dia menjadi seorang MDIT (Million Dollar Income Team), alias agen dengan penghasilan miliaran. Lebih dari itu, ukuran sukses yang sebenarnya adalah ketika dia mampu menjadikan agen-agen di bawahnya menjadi MDIT juga. Setelah tujuh tahun ini ternyata saya belum juga menjadi MDIT. Padahal standarnya cukup lima tahun, bahkan ada yang tiga tahun. Di bawah saya pun belum ada yang MDIT.

Tapi saya tetap akan berada di bisnis ini. Ada 300 lebih nasabah yang berada dalam tanggung jawab saya dan belasan agen aktif, yang semuanya menjadi jalan rezeki saya. Saya tidak bisa memikirkan, khususnya untuk diri saya yang tidak punya keahlian lain, pekerjaan apa lagi yang dapat menghasilkan lebih dari 30 juta per bulan. Kadang saya merasa puas dengan penghasilan di atas 30 juta per bulan, walaupun sering merasa kurang. Dan mungkin ini yang membuat kerja keras saya tidak lagi seperti di lima tahun awal.

Kedinginan di bawah N-Seoul Tower, Korea

Meskipun secara umum saya mengalami penurunan, saya bersyukur di tahun 2018 masih ada sedikit pencapaian. Saya mencapai kontes ASN Champion Club dengan hadiah trip ke Seoul Korea Selatan. Tripnya telah dilaksanakan pada tanggal 25 sd 31 Maret 2019. Selain itu saya pun mendapatkan kontes CPC Champion Club Unit Challenge berhadiah sebuah iPad Pro, hadiahnya saya terima pada bulan Juli 2018.(Ceritanya bisa dibaca di SINI).

Lalu di tim saya pun ada dua BE yang naik menjadi BP, yaitu Natanael di Surabaya dan Anton Dwi Cahyono di Jakarta. Naiknya dua BP ini mengkompensasi turunnya dua BP. Menurut saya, dua-duanya mencapai BP lebih disebabkan kerja keras mereka sendiri, bukan karena bantuan saya. Saya beruntung mendapatkan beberapa agen yang bergerak aktif sendiri tanpa harus didorong-dorong. Saya hanya menyediakan info-info yang diperlukan, seperti pengetahuan produk, administrasi pengajuan polis, atau info terbaru dari perusahaan. Selebihnya mereka sendiri yang aktif menemukan apa yang mereka butuhkan.

Dari sini, saya menyimpulkan bahwa kunci keberhasilan seorang agen adalah sikap proaktif. Dengan proaktif, artinya dia punya inisiatif untuk bergerak sendiri tanpa harus didorong oleh pihak luar, entah leadernya atau keluarganya. Saat dia bergerak, masalah akan timbul dan jika dia tetap bergerak, akan muncul pula solusinya. Jadi, masalah itu bukan untuk dihindari tapi justru untuk dicari dan dihadapi. Seperti halnya dalam permainan games, itulah cara untuk naik tingkat ke level yang lebih tinggi.

Selanjutnya, saya pun beruntung masih bisa jalan-jalan ke luar negeri pada tahun 2018 ini. Berkat pencapaian di tahun sebelumnya, saya mendapat tiket trip kapal pesiar ke Singapura, Malaysia, dan Thailand. Bahkan saya mendapatkan dua tiket, yang saya manfaatkan untuk mengajak serta istri saya ke kapal pesiar Mariner of the Seas Royal Caribbean. Ini bagaikan bulan madu yang tertunda bagi kami. Ceritanya bisa dibaca di SINI. Alhamdulillah.

IMG_20180315_100959
Menatap keluasan lautan dari balkon kapal pesiar Mariner of the Seas

Demikian cerita saya, kali ini tidak sepanjang tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai tambahan, berikut beberapa hal yang sempat tercatat dari perjalanan tahun 2018.

  1. Saya membantu agen saya di Balaraja mengurus klaim nasabahnya yang meninggal dunia. Meninggal bulan Januari 2018, klaim cair bulan Oktober sebesar 81 juta. Prosesnya lama karena ada kesalahan nama ahli waris dan kekurangan dokumen sehingga kami harus berkali-kali bolak-balik pengadilan negeri dan pengadilan agama Tangerang. Ceritanya bisa dibaca di SINI.
  2. Klaim meninggal dunia juga terjadi pada nasabah dari dua agen saya yang lain. Yang satu nasabah dari Homerus Arsad, tinggal di Nias, klaim sebesar 300 juta, cair dalam lima bulan (ceritanya bisa dibaca di SINI). Yang satu lagi nasabah dari Pieter Djatmiko, tinggal di Bogor, meninggal karena kecelakaan, nilai klaim 1 miliar, klaim cair dalam empat bulan (ceritanya di SINI). Semua prosesnya cukup lama karena usia polis belum dua tahun sehingga memerlukan investigasi.
  3. Pada bulan Juli 2018, Allianz meluncurkan produk baru yaitu Rider Flexi Critical Illness. Ini adalah asuransi penyakit kritis terbaik dari Allianz, terdiri dari tiga plan (Silver, Gold, Platinum), menanggung 88 sd 168 kondisi penyakit kritis, tahap awal (early stage) sudah bisa cair, dan masa perlindungan hingga usia 99 tahun. Informasi produk bisa dibaca di SINI.
  4. Pada bulan September, saya mulai menjual produk asuransi umum dari Allianz Utama. Produk yang saya jual antara lain asuransi mobil (Mobilku), asuransi rumah (Rumahku Plus), dan asuransi perjalanan (Travel Pro). Silakan hubungi saya jika anda membutuhkan jenis asuransi di atas.
  5. Pada bulan Oktober, Allianz menjadi sponsor Asian Paragames yang dilangsungkan pada tanggal 8-13 Oktober 2019 di Jakarta. Asian Paragames adalah ajang perlombaan olahraga untuk atlet difabel di Asia (info di SINI). Selain itu, pada bulan yang sama, Allianz juga menjadi rekan Kidzania Jakarta untuk dua permainan seru: Secret Agent dan Building Climbing (info di SINI).

Terakhir, target saya pada tahun 2019 ini tidak muluk-muluk. Dua tiket Champion Club ke Turki, yaitu penjualan pribadi 360 juta dan unit 900 juta, plus menaikkan satu agen menjadi BP. Semoga tercapai. Dan semoga penghasilan saya meningkat lagi, demikian pula penghasilan agen-agen di tim saya. Amin. []

Tertarik menjadi agen asuransi Allianz seperti saya?

Klik “Cara Menjadi Agen Allianz“. 

Untuk konsultasi mengenai bisnis asuransi di ASN, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Business Partner)

HP/WA 082111650732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Simak cerita saya selengkapnya dalam judul “Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz“:

Pengetahuan Produk

Hospital & Surgical Care Premier, Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan Terbaik dari Allianz

Pada bulan Januari 2019, Allianz Life Indonesia meluncurkan produk asuransi kesehatan terbaik di kelas premium, yaitu rider Hospital & Surgical Care Premier. Produk ini merupakan rider (asuransi tambahan) pada asuransi jiwa unitlink Tapro (Allisya Protection Plus dan Smartlink Flexi Account Plus).

Keunggulan

Rider HSC Premier memiliki sejumlah keunggulan antara lain:

  1. Menanggung biaya perawatan SESUAI TAGIHAN (as charged).
  2. Klaim secara cashless di Indonesia dan luar negeri, sesuai wilayah pertanggungan.
  3. Plan didasarkan pada jumlah tempat tidur, bukan harga kamar.
  4. Akomodasi untuk pendamping bagi pasien di bawah usia 15 tahun dan di atas 55 tahun.
  5. Menanggung transplantasi dan donor organ
  6. Perawatan kanker dan cuci darah sesuai tagihan
  7. Kondisi penyakit yang sudah ada (preexisting) ditanggung setelah 24 bulan.
  8. Masa tunggu kanker dan penyakit kritis katastropik hanya 90 hari.
  9. Memberikan santunan tunai hingga 500 juta untuk penyakit katastropik
  10. Menanggung pengobatan tradisional China
  11. Menanggung peralatan medis dan anggota tubuh buatan.
  12. Menanggung perawatan paliatif (perawatan untuk penyakit yang tidak diharapkan dapat sembuh)
  13. Dilengkapi opini medis kedua (expert medical opinion)
  14. Dilengkapi manfaat booster untuk menambah limit seumur hidup.
  15. Klaim reimburse dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Allianz Eazy Claim.
  16. Masa perlindungan hingga usia 99 tahun.
  17. Tersedia dalam produk syariah (Allisya Protection Plus)

Pilihan Plan

Rider HSC Premier memiliki 5 pilihan plan, yaitu Silver, Gold, Platinum, Titanium, dan Infinite. Plan dibedakan berdasarkan jumlah tempat tidur, wilayah pertanggungan, dan limit tahunan.

Plan HSC Premier

Tabel Manfaat

Selengkapnya manfaat HSC Premier dapat dilihat pada tabel berikut:

Berapa Preminya?

Premi tergantung usia, jenis kelamin, dan plan yang diambil. Selain itu, karena produk ini merupakan rider dari asuransi jiwa, premi juga tergantung besarnya UP jiwa dan rider lainnya.

Berikut adalah tabel premi Rider HSC Premier dengan UP jiwa minimal sesuai ketentuan dan tanpa rider lain.

Ketentuan Umum

Nama produkRider Hospital and Surgical Care Premier (HSC Premier)
Jenis produkRider (asuransi tambahan) pada asuransi jiwa unitlink
Manfaat produkRawat inap dan pembedahan, dilengkapi dg:  

– Manfaat rawat jalan terkait rawat inap

– Manfaat rawat jalan darurat

– Manfaat penyakit kritis

– Manfaat tambahan lainnya

(Selengkapnya lihat Tabel Manfaat HSC Premier)

Produk dasarTapro Allisya Protection Plus (syariah)  

Tapro Smartlink Flexi Account Plus (konvensional)

KontrakMengikuti produk dasar
Mata uangRupiah
Usia masukMulai 30 hari sd 70 tahun
Masa perlindunganTersedia pilihan mulai usia 50, 60, 70, 80, 90, sd usia 99 tahun
Pilihan plan  

(didasarkan pada jumlah tempat tidur, wilayah perlindungan, dan limit tahunan)

Ada 5 plan:  

1. Silver (2 tempat tidur, Indonesia & Malaysia, limit 1,5M)

2. Gold (1 tempat tidur, Indonesia & Malaysia, limit 3M)

3. Platinum (1 tempat tidur, Asia, limit 5M)

4. Titanium (1 tempat tidur, seluruh dunia kecuali USA, limit 7,5M)

5. Infinite (1 tempat tidur, seluruh dunia, limit 12,5M)

Persyaratan UP dasarSyarat minimal UP jiwa dasar untuk setiap plan:  

1. Silver => minimal UP 100 juta

2. Gold =>  minimal UP 200 juta

3. Platinum => minimal UP 300 juta

4. Titanium => minimal UP 400 juta

5. Infinite => minimal UP 500 juta

Masa tungguMasa tunggu dibedakan berdasarkan sebabnya:  

– Kecelakaan => tanpa masa tunggu

– Penyakit secara umum => masa tunggu 30 hari

– Penyakit khusus/kronis => masa tunggu 12 bulan

– Penyakit yang sudah ada => masa tunggu 24 bulan

Cara klaim– Cashless di RS rekanan Allianz di wilayah perlindungan  

– Reimburse di luar RS rekanan Allianz di wilayah perlindungan

Klaim di luar wilayah perlindunganHanya berlaku untuk kondisi darurat atau karena kecelakaan.
  

Daftar RS Rekanan Allianz

Daftar rumah sakit rekanan Allianz untuk produk HSC Premier bisa dilihat di web allianz.co.id.

Pilih kategori: Daftar Rumah Sakit/Klinik Asuransi Individu (untuk klaim di Indonesia) dan Daftar Rumah Sakit Luar Negeri (untuk klaim di luar negeri).

Cara Pendaftaran Polis

Untuk mendaftar produk ini, caranya mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa) dengan melampirkan dokumen sbb:

  1. KTP calon tertanggung/pemegang polis
  2. Akta lahir (untuk calon tertanggung anak)
  3. Dokumen lain jika diperlukan

Sebelumnya pastikan anda telah mendapatkan ilustrasi produk dan menyetujui penawaran yang diberikan.

Permintaan Proposal Ilustrasi

Untuk mendapatkan ilustrasi produk ini, silakan mengisi form berikut:

Terima kasih.


Untuk konsultasi secara gratis, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082111650732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen di Kota Anda

Bisnis Asuransi

Daftar Agen Asuransi Allianz Terkaya di Indonesia Tahun 2018

214B5537-C24C-416D-989F-AD88C5402DDF
Iklan Allianz di Harian Kompas 9 Maret 2018

Agen asuransi merupakan salah satu profesi dengan penghasilan terbesar. Potensinya adalah tak terbatas. Bukan hanya itu, penghasilan besar itu pun sebagiannya diperoleh secara pasif, yang dihasilkan dari skema bisnis jaringan. (Baca juga: Agen Asuransi, Profesi dengan Waktu Kerja Fleksibel dan Menawarkan Passive Income).

Pada tahun 2018 ini, Allianz Life Indonesia kembali mengumumkan daftar agen-agennya yang mencapai MDIT (Million Dollar Income Team) atau agen dengan penghasilan miliaran per tahun. Pencapaian ini dihitung dari akumulasi penghasilan sepanjang tahun 2017.

Total MDIT berjumlah 251 orang, naik dari tahun sebelumnya 206 MDIT.

Posisi tertinggi masih diraih Liem Lie Sia dengan torehan 19 bintang (penghasilan 19 miliar rupiah setahun atau hampir 1,6 miliar per bulan).

RINGKASAN

Ringkasan MDIT 2018

Berikut adalah daftar peraih MDIT ASN 2018 sebagaimana dimuat di Harian Kompas tanggal 9 Maret 2018. Dicantumkan juga posisi tiap agen di tahun 2017 dan 2016. Pasangan yang penghasilannya di atas 1 miliar dihitung dua orang.

No Nama Domisili Penghasilan (miliar/tahun)
2018 2017 2016
1 Liem Lie Sia Jakarta 19 17 17
2 Jojef Sujanto Sugianto Jakarta 7 7 7
3-4 Hartono & Liliana Budihardjo Surabaya 7
5-6 Esra Manurung & Ivan Maleakhi Jakarta 6 6 7
7 Hendy Winata Jakarta 6 6 6
8-9 Linda Chandra Adi & Nathan Rudi Setiawan Solo 5 6 7
10 Wong Sandy Surya Jakarta 5 5 5
11 Venny Wantouw Jakarta 5 5 5
12 Irwan Poerwoko Jakarta 5 5 5
13 Ummaya Khuzaimah Jakarta 4 4 5
14-15 Richard Karyadi & Santi Febiani Jakarta 4 4 4
16 Ali Sugiharto Jakarta 4 4 4
17 Linda Herawati Jakarta 4 4 4
18 Thomas Djojo Nihardjo Jakarta 4 4 4
19 Sonny Arief Jakarta 4 4 4
20-21 Richard Santosa & Susan Meity Jakarta 4
22 Bambang Sudianto Jakarta 4
23 Romy Pramudji Jakarta 4
24-25 Tan Choon Hong & Linda Santosa Solo 3
26 Kelvin Indrawan Jakarta 3 2
27 Paulus Gunawan T Jakarta 3
28 Cristine Adi S Sugito Bandung 3 3 4
29 A Salam Muhammadong Jakarta 3 3 3
30 Beriman Sinaga Jakarta 2 3 3
31 Gunarso Adikerta Jakarta 2 3 3
32 Siawarri Siabini Jakarta 2 2 2
33 Rita Ventarini Jakarta 2 2 3
34 Shanty Apriyanti Jakarta 2 2 2
35 Marisa AT Jakarta 2 2 2
36 Yohannes Harjono S Bandarlampung 2 2 2
37 Muliady The Jakarta 2
38 Alim Hanny Soegiharto Jakarta 2 1
39 Devi Ekajanti Murti Denpasar 2 2 2
40-41 Trifina Tjaya Seriati & Makmur Siman Jakarta 2 2 2
42 Dewi Ratna Anggraeni Surabaya 2 2 2
43-44 Ivan Budiman & Desy Tatang Jakarta 2 2 2
45-46 Suwanto & Jenni Medan 2 2 2
47 Hendry Medan 2 2 2
48-49 Ang Hendy & Lily Batam 2 2 2
50 Gregorius Uce Bandung 2 1 1
51 Suria Sing Medan 2 2 2
52 Sinaga Yandy Jakarta 2 2 2
53-54 Herman & Fifi Sandora Tanjungpinang 2 2 2
55-56 Andreas Gunawan T & Anda Dewi Y Solo 2 2 2
57 Alexander Agus TK Surabaya 2 2 2
58 Wan Kek Ali Sumitro Medan 2 2 2
59-60 Agustinus S Sulistyo & Irene Rosita S Jakarta 2 2 2
61 Tien-Tien Wahono Jakarta 2 1 1
62 Maria Santoso Jakarta 2 2 2
63 Thalia Jakarta 2
64 Sugiarto Kurniadi Jakarta 2
65 Fitriana Bekasi 2
66 Anggreni Jakarta 2 1
67 Jackson Howard Jakarta 2
68 Harun Taslim & Yanti Tjendana Jakarta 1 1 2
69 Edison Jakarta 1 2 1
70 FX Yusmar Jakarta 1 2 1
71 Merry Chandra Jakarta 1
72 Jamie Setiawan Jakarta 1
73 Benjamin Bonaparte D & Julia Winarto Medan 1
74 Stephen Riyadi Jakarta 1
75 Ali Widodo Jakarta 1
76 Dikky Jolesar Jakarta 1
77 Rio Chico Mihardja Jakarta 1
78 Bernardus Frederick Jakarta 1
79 Jeanny Surjani Jakarta 1
80 Indra Wijaya Jakarta 1
81 Magdalena Kurniawati & Regi Djunata Jakarta 1
82 Tjoe Hariyanto Jakarta 1
83 Lily Chandra Teo Jakarta 1
84 Anita Verlina Tangerang 1
85 Mina Rimba Jakarta 1
86 Erli Erlawati Jakarta 1
87 Florida & Jahja Hadi Wijanto Malang 1
88 Yoby Jakarta 1
89 Fransiska Yuliana BD Jakarta 1
90 Lim Sioe Hwa Jakarta 1
91 Lucille Soethono T Jakarta 1
92 Sylvia Erlina Irwan Jakarta 1
93 Christian Saputra & Lisa Indriati Sugiono Jakarta 1
94 Herlynda Medan 1
95 Yuliawati Japar Jakarta 1
96 Wiliam Tanamas Jakarta 1
97 Arief Budiman Jakarta 1
98 Chavia Zagita Jakarta 1
99 Elizabeth Pahlevi T Jakarta 1
100 Ria Christinadia Jakarta 1
101 Herna Rustandi Jakarta 1
102 Lilik Kurniawan Jakarta 1
103 Moh Zainur Rofiq Surabaya 1 1
104 Johan Jakarta 1 SBP
105 Ernawati Jakarta 1
106 Herwin Johansyah Jakarta 1
107 Lisia Jakarta 1
108 Holy Jakarta 1
109 Esther Yanti Liliany S Padang 1 1 1
110 Heruyanto Kusuma Jakarta 1
111 Lenny Jakarta 1 1 2
112 I Wayan Uthana Denpasar 1 1 2
113 Susanty Batam 1 1 2
114 Lily Rahardja Jakarta 1 1 2
115 Susanto Chandra Jakarta 1 1 2
116 Hartono & Liena Gunawan Jakarta 1 1 2
117 Ernie Djuari Jakarta 1 1 1
118 Veronika Theresia DR Jakarta 1 1 1
119 Lina Mokar & Yan Alexander Jakarta 1 1 1
120 Agustinus Sukmawan Jakarta 1 1 1
121 Irene Angelica Jakarta 1 1 1
122 Mariana Denpasar 1 1 2
123 Meiske Tan & Koesnadi Permadi Jayapura 1 1 1
124 Henry Tanzil Medan 1
125 Dewi Sukarniawati Jakarta 1
126 Jolim Medan 1 SBP
127 Bety Jakarta 1
128 Rendhy Santoso Jakarta 1
129 Zulhamdi M Saad Jakarta 1
130 Febyella Ekaputri H Jakarta 1
131 Madan Jakarta 1
132 Frengki Jakarta 1
133 Rina Liem Makassar 1
134 Karina Setiawan Jakarta 1
135 Christine Hartanto Jakarta 1
136 Anton P Djajalaksana Jakarta 1
137 Angelita Inesia Sutte Makassar 1
138 Juneidi Salim Jakarta 1
139 Eddy Gunawan Jakarta 1
140 Vincent & Tineke Y Notowijoyo Jakarta 1
141 Apriliana Jakarta 1
142 Wanita Khristiana Solo 1
143 Supriyati Bekasi 1
144 Siti Fatimah Zuhra Jakarta 1
145 Eka S Tjuhendra Jakarta 1
146 Ong Tjun Sie Jakarta 1
147 Yunny Megawati Thio Surabaya 1 1 1
148 Betty Wijaya Padang 1 1 1
149 Henny Batam 1
150 Yudi T Sarosa Jakarta 1 SBP
151 Jimmy Pontianak 1
152 Widijanti Adhipurna Jakarta 1
153 Dhea A Sugianto Jakarta 1
154 Bayu Indra Pambudi Jakarta 1
155 Kenny Soegianto Jakarta 1
156 Irma Astaria Leonardo Jakarta 1
157 Norman Kosasih & Caroline Jakarta 1
158 Madha Lanny Bandarlampung 1 1 1
159 Andi S Kurniawan Tangerang 1
160 Kho Emilia Jakarta 1 SBP
161 Yulianti Jakarta 1
162 Yanti Wongso Winoto Denpasar 1 1 1
163 Martha Tjhay Jakarta 1 1 1
164 Deddy Suristo Bandarlampung 1 1 1
165 Henny Wati Jakarta 1 1 1
166 Ludi Tanjungpinang 1 1 1
167 Simon Scorpio Bandung 1 1 1
168 Andrian Yonatan Jakarta 1 1 1
169 Leni Ong Medan 1 1 1
170 Lie Fe Lie Jakarta 1 1 1
171 Lucy Chrysantina Jakarta 1 1 1
172 Moeljati Suprajogi Jakarta 1 1 1
173 Vincentius Afen Syafei Tangerang 1 1 1
174 Sri Budi Rahayu Manokwari 1 1 1
175 Meilinda Jauwhanes Makassar 1 1 1
176 Roben Denpasar 1 1 1
177 Marwali Lino Medan 1 1 1
178 Anastasia Sumartini Bontang 1 1 1
179 Asia Pekanbaru 1 1 1
180 Yogie Soedira & Cilica Jakarta 1 1 1
181 Ariadny Widyanti Jakarta 1 1 1
182 Tony Gunawan Jakarta 1 1 1
183 Tiarma Simare Mare Medan 1 1 1
184 Tasliaty Jakarta 1 1 1
185 Mervina Gunawan Makassar 1 1 1
186 Jony Soedjono & Lisa Mulyadi Jakarta 1 1 1
187 Denny Wijaya Batam 1 1 1
188 Sumino Samarinda 1 1 1
189 Grace Karina P Jakarta 1 1 1
190 Dina Febriana Jakarta 1 1 1
191 Meliantha Jakarta 1 1 1
192 Cindy Rahardja & Adi Arif Wibawa Jakarta 1 1 1
193 Indra Gunawan Batam 1 1 1
194 Lina Kwok Tanjungpinang 1 1 1
195 Osrinita Oesman Jakarta 1 1 1
196 Tri Ari Noviyanti Bogor 1 1 1
197 John Edwin Asmara Jakarta 1 1 1
198 Risa Elga Gozali Jakarta 1 1 1
199 Fendy Sentoso Medan 1 1 1
200 Freddy Jakarta 1 1 1
201 Lenny Anglia Halim Jakarta 1 1 1
202 Ignatius Anthony Spiro Jakarta 1 1 1
203 Michael Lesmana Tjahyadi Jakarta 1 1 1
204 Daniel Jonathan Jakarta 1 1 1
205 Sri Puji Utami Jakarta 1 1 1
206 Andrew Jakarta 1 1 1
207 Khoe Wiwi Kurniawati Jakarta 1 1
208 Yudi Haliman Tangerang 1 1 1
209 Johan Bachtiar T Permana Jakarta 1 1 1
210 Lia Indra Harto Jakarta 1 1 1
211 Margayawati Jakarta 1 1 1
212 Yuli Thanuwijaya & Anastasia Suryani H Jakarta 1 1 1
213 Jauw Suliyana Makassar 1 1 1
214 Lucia Dewani Soeradji Jakarta 1 1 1
215 Trisnaningsih Jakarta 1 1 1
216 Budi Andrianto Jakarta 1 1 1
217 Sutrisno Medan 1 1 1
218 Dodot Ery Julianto & Ruth Yunita Jakarta 1 1 1
219 Ni Made Widiari Jakarta 1 1 1
220 Muhammad Niswadi Bandarlampung 1 1 1
221 Agnes Surjadi Jakarta 1 1 1
222 Herlinwaty Medan 1 1 1
223 Denny Michael Karundeng Medan 1 1 1
224 Fenny Jakarta 1 1 1
225 Gede Budiada & Sriwaty Denpasar 1 1 SBP
226 Tjiptawan Halim Denpasar 1 1 SBP
227 Johan Medan 1 1 SBP
228 Tji Phin Bun Jakarta 1 1
229 Sarah Devianti Jakarta 1 1
230 Nixsonking Jakarta 1 1 SBP
231 Melinda Jakarta 1 1 SBP
232 Christian Sontani Jakarta 1 1 SBP
233 Qserin Chandra Medan 1 1 SBP
234 Suwarto Batam 1 1 SBP
235 Fitrie Yulianti Jakarta 1 1 SBP
236 Yeny Dewi Krismawati Denpasar 1 1 SBP
237 Yulaifatur Rosida & Mas Kahono Heri BN Madiun 1 1 SBP
238 Ali Adrian Wirakusuma Medan 1 1 SBP
239 Sinny Jakarta 1 1 SBP
240 Monica Boentaran Jakarta 1 1
241 Kim Hon Jakarta 1 1
242 Bong Henny Bandung 1 1 SBP
243 Eva Simawaty Tangerang 1 1 SBP
244 Bebih Cendrawati & Gemawan Muljana Jakarta 1 1
245 Shanty Widjaja Jakarta 1 1 SBP
246 Ratna Mariana RY Jakarta 1 1 SBP
247 Helena Virginia Gunario Jakarta 1 1 SBP
248 Ratna Kusuma Dewi Denpasar 1 1 SBP
249 Nico Maryono Jakarta 1 1 SBP
250 Wie Wie Medan 1 1 SBP
251 Ati Jakarta 1 1

Tertarik memiliki penghasilan miliaran melalui bisnis asuransi di ASN? Klik di Cara Menjadi Agen Allianz. []

Untuk konsultasi bisnis asuransi di Allianz secara gratis, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA 082111650732 | Email myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Anda pun dapat menghubungi agen-agen di tim saya. Klik “Cari Agen Allianz di Kota Anda“.

Iklan Asji 25