Asuransi Kesehatan

[Sharing Closing] Asuransi Kesehatan Kumpulan Blue Sapphire untuk 13 Peserta

Pada hari Selasa tanggal 25 Februari 2020, saya berangkat ke sebuah co-working space di Metropolitan Tower, Jakarta Selatan. Ada satu perusahaan kecil yang bergerak di bidang SDM hendak mengasuransikan karyawan mereka yang berjumlah empat orang, berikut keluarga jadi 13 orang.

Di sana saya bertemu dengan seorang direktur dan stafnya. Sehari sebelumnya mereka telah mempelajari dan menyetujui proposal yang saya tawarkan. Mereka mengambil manfaat rawat inap dan rawat jalan plan 750. Rincian manfaatnya sebagai berikut:

Manfaat rawat inap plan 750
Manfaat rawat jalan plan 750

Berapa preminya?

Premi tergantung jenis kelamin dan status anak atau dewasa. Selengkapnya bisa dilihat di tabel berikut:

Tabel premi rawat inap dan rawat jalan plan 750

Premi rawat inap untuk pria dewasa adalah 2.317.600 setahun per orang, untuk wanita 2.620.400 setahun per orang, dan untuk anak 1.742.500 setahun per orang.

Premi rawat jalan untuk pria dewasa adalah 1.836.400 per tahun per orang, untuk wanita 2.139.300 per tahun per orang, dan untuk anak 1.833.000 per tahun per orang.

Total premi untuk 13 orang di atas adalah 54.138.000 setahun.

Setelah klien menandatangani form pengajuan asuransi kumpulan, saya langsung menuju Allianz Tower untuk menyerahkan berkas ke bagian Health Corporate. Waktu itu pagi harinya Jakarta tengah dilanda banjir, tapi sorenya sudah surut sehingga saya bisa pergi ke kantor Allianz pusat di Rasuna Said dengan nyaman, bahkan tidak macet sama sekali karena sebagian kantor meliburkan karyawannya.

Setelah berkas diserahkan, selanjutnya kami (saya dan klien) menunggu keluarnya invoice atau surat tagihan premi dari Allianz. Invoice keluar hari Kamis atau dua hari kemudian. Seperti ini bentuknya:

Invoice Blue Sapphire

Premi ditambah dengan administrasi dan meterai sebesar 31 ribu, sehingga jumlah yang harus dibayar menjadi 54.169.000.

Klien membayar premi pada hari Senin 2 Maret 2020. Alhamdulillah. Berikut bukti transfernya lewat bank Mandiri:

Terima kasih kepada klien atas kepercayaannya berasuransi di Allianz melalui saya. Semoga perusahaan anda semakin sukses dan para karyawan berikut keluarga selalu sehat sejahtera. Amin.


Apakah anda punya karyawan yang perlu diasuransikan?

Atau anda seorang karyawan dan ingin mendapatkan benefit lebih dari asuransi Allianz? Silakan usulkan kepada pimpinan anda.

Sekilas tentang Blue Sapphire:

  • Memberikan manfaat kesehatan yang lengkap. Terdiri dari manfaat dasar Rawat inap (wajib diambil), dapat ditambah rider Rawat jalan, Rawat gigi, Rawat kacamata, dan Persalinan.
  • Dilengkapi fasilitas cashless untuk seluruh manfaat, baik untuk rawat inap maupun yang lainnya.
  • Premi lebih murah hingga 50% daripada asuransi kesehatan untuk perorangan.
  • Tidak ada masa tunggu untuk penyakit khusus (pada asuransi kesehatan perorangan, penyakit khusus dikenakan masa tunggu 12 bulan atau satu tahun).
  • Dapat menanggung kondisi yang sudah ada (preexisting condition) setelah kepesertaan 12 bulan. Bahkan preexisting dapat ditanggung sejak awal bergabung jika peserta mencapai minimal 80 orang atau karyawan minimal 40 orang.
  • Minimum peserta 10 orang, boleh termasuk keluarga.
  • Jaringan rumah sakit yang luas di seluruh Indonesia. Daftar RS bisa dilihat di web allianz.co.id.

Selengkapnya bisa dibaca di Blue Sapphire, Asuransi Kesehatan untuk Karyawan.


Tertarik memiliki asuransi kesehatan Blue Sapphire untuk perusahaan anda? Silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082111650732  | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Asuransi umum

[Sharing Closing] Annual Travel Pro Plan Premier untuk Sekeluarga

Bulan Desember 2019, saya closing produk Annual Travel Pro untuk satu keluarga dengan jumlah 5 orang. Nasabah adalah seorang direktur di perusahaan multinasional, di mana perjalanan ke luar negeri maupun dalam negeri seolah sudah menjadi keseharian, termasuk bersama keluarga.

Annual Travel Pro adalah asuransi perjalanan dengan masa asuransi satu tahun, mencakup perjalanan luar negeri maupun domestik. Annual Travel Pro tidak menghitung jumlah perjalanan dalam satu tahun.

Sebetulnya Annual Travel Pro tidak bisa untuk sekeluarga. Jadi untuk kasus ini polisnya dibuat terpisah untuk tiap orang, dengan pemegang polis kepala keluarga.

Nasabah memilih plan Premier, dengan premi 2,211 juta per tahun per orang ditambah administrasi 36 ribu, jadi 2,243 juta. Dikalikan 5 orang jadi 11,215 juta.

Tabel manfaatnya sebagai berikut:

Di antara keunggulan Annual Travel Pro plan Premier ditandai dengan warna kuning di atas, yaitu:

  1. Menanggung biaya perawatan medis hingga tak terbatas.
  2. Penundaan perjalanan/bagasi diganti untuk setiap periode 4 jam. Di asuransi lain standarnya 6 jam.
  3. Santunan kematian dan cacat tetap akibat kecelakan 1,4 miliar. Mohon maaf, misal ada kejadian seperti pesawat jatuh, maka ahli waris mendapatkan santunan 1,4 miliar. Ini di luar yang mungkin diberikan juga oleh maskapai atau negara.
  4. Tanggung jawab pribadi dibantu hingga 7 miliar. Misalnya di negara tujuan tak sengaja menabrak seseorang, maka Allianz akan membantu menghadapi tuntutan dari korban, baik secara ekonomi maupun biaya hukum, hingga 7 miliar.
  5. Selain itu, setiap peserta Annual Travel Pro mendapatkan sebuah kartu tanda kepesertaan, yang bisa digunakan untuk mendapatkan layanan cashless di rumah sakit di seluruh dunia, jika mengalami kejadian dalam perjalanan yang memerlukan perawatan medis. Peserta tinggal menunjukkan kartu ke admin rumah sakit, dan pihak rumah sakit akan menelepon ke nomor kontak yang tertera di kartu.

Selengkapnya tentang produk Annual Travel Pro bisa dibaca di SINI.


Tertarik memiliki Annual Travel Pro? Silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Agen Asuransi Umum)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan 

Asuransi Jiwa

[Sharing Closing] Rider Term Life UP 3 Miliar, Premi 3,9 Juta Per Bulan, Pria Usia 52 Tahun

Pada tanggal 21 Desember 2019, saya bertemu dengan calon nasabah di Bintaro. Seorang pria, usia 52 tahun, mengambil Tapro Allisya Protection Plus dengan manfaat Rider Term Life Syariah 65 sebesar 3 miliar, premi 3,9 juta per bulan. Masa berlaku rider Term Life yang dipilih hanya sampai usia 65 tahun, jadi rencana pembayaran dibuat 13 tahun.

Ilustrasinya seperti ini:

Seperti terlihat di atas, selain rider Term Life Syariah 65, ada Asuransi Dasar sebesar 20 juta. Jadi total UP jiwanya sebenarnya adalah 3.020.000.000,- (tiga miliar dua puluh juta). Asuransi jiwa dasarnya memiliki masa perlindungan sd usia 100 tahun, sedangkan rider Term Life Syariah 65 sampai usia 65 tahun.

Term Life itu aslinya adalah asuransi jiwa berjangka. Tapi di sini, Term Life menjadi rider atau proteksi tambahan pada produk unitlink Tapro Allisya. Sifat berjangkanya tetap dipertahankan, dengan menyediakan pilihan masa perlindungan yaitu sd usia 45 tahun, 50, 55, dan seterusnya kelipatan 5 tahun hingga maksimal sd usia 85 tahun.

Nasabah kali ini memilih jangka waktu perlindungan hanya sd usia 65 tahun, padahal usianya sudah 52 tahun. Artinya, masa asuransi rider Term Life yang diambilnya hanya 13 tahun.

Kenapa tidak ambil jangka yang lebih panjang? Beliau teringat usia Rasulullah Muhammad Saw yang 63 tahun, jadi lebih dari itu adalah bonus. Kedua, anak-anaknya pada saat usianya 65 tahun sudah dewasa, sudah lulus kuliah, dan diharapkan sudah bekerja dan mandiri, sehingga tanpa warisan asuransi jiwa pun hidup mereka akan baik-baik saja. Selain itu, preminya juga lebih murah dibanding jika mengambil masa perlindungan yang lebih lama.


Karena UP yang diambil cukup tinggi dan usia nasabah sudah di atas 50 tahun, maka nasabah dikenakan tes medis tipe E. Ini adalah tes medis tipe tertinggi dengan item-item yang dicek paling lengkap.

Seperti terlihat di atas, item-item yang diperiksa dalam Tes Medis Tipe E terdiri dari: pemeriksaan fisik, analisa urine lengkap, lipid profile, gula darah puasa, tes fungsi ginjal & fungsi hati, tes darah lengkap, HbA1C, HBsAg, & chest X ray, treadmill test dan HIV test.

Selengkapnya tentang persyaratan tes medis pada produk asuransi jiwa Allianz, bisa dibaca di SINI.

Nasabah melakukan tes medis di RS Premier Bintaro pada tanggal 24 Desember 2019. Dan pada 29 Desember, saya menerima informasi bahwa polis nasabah sudah disetujui. Artinya, nasabah sehat. Alhamdulillah. Walaupun tesnya macam-macam, tapi kalau hasilnya bagus, polis akan diterima dengan premi sesuai pengajuan.


Karena Tapro Allisya ini adalah produk unitlink, bagaimana dengan investasinya?

Perkiraan nilai investasi bisa dilihat di gambar berikut.

Ilustrasi manfaat di atas terbagi dua kolom besar. Kolom Nilai Investasi dan kolom Manfaat Meninggal. Nilai Investasi adalah perkiraan dana yang bisa diambil jika nasabah hendak menarik seluruh dana (manfaat hidup). Manfaat Meninggal adalah UP Asuransi Dasar + UP rider Term Life + Nilai Investasi yang ada pada saat itu.

Di kedua kolom tersebut disajikan tiga asumsi kinerja investasi rata-rata per tahun, yaitu 5%, 13%, dan 18%. Dana diinvestasikan di Allisya Rupiah Equity Fund, yang mayoritas diisi saham-saham syariah di Bursa Efek Indonesia.

Mari kita lihat di kolom Nilai Investasi. Dengan menyoroti asumsi investasi yang paling rendah, yaitu 5%, di akhir tahun ke-13 atau saat usia nasabah 65 tahun, tertera angka 56,307 jutaan. Ini adalah perkiraan uang yang bisa diambil jika nasabah ingin menarik seluruh dananya di tahun tsb, dengan asumsi kinerja investasi rata-rata 5% per tahun.

Lalu coba kita lihat di kolom Manfaat Meninggal. Sejak tahun pertama sampai tahun ke-13, tertera angka 3 miliar lebih, dan setelah itu tinggal puluhan juta. Angka 3 miliar lebih itu adalah UP Asuransi Dasar (20 juta) ditambah UP Term Life (3 miliar) ditambah nilai investasi yang ada pada saat itu. Sedangkan setelah lewat 13 tahun, angka yang tertera adalah UP Asuransi Dasar (20 juta) ditambah nilai investasi yang ada pada saat itu.


Mungkin sedikit jadi pertanyaan, apakah premi 3,9 juta per bulan itu tergolong murah untuk mendapatkan UP 3 miliar bagi seorang pria usia 52 tahun?

Saya pun menanyakan hal ini ke nasabah. Dan beliau sudah mencari di beberapa perusahaan asuransi, termasuk yang menyediakan produk asuransi murni tanpa investasi, tapi Tapro Allisya Protection Plus ini adalah yang termurah.

Memang ada yang lebih murah, tapi jangka perlindungannya hanya satu tahun, dan tiap tahun akan naik preminya. Jika dibuat sama 13 tahun, atau 10 tahun, jatuhnya lebih mahal juga. Lalu ada juga yang membatasi UP-nya hanya 1 miliar untuk usia di atas 50 tahun, padahal beliau butuhnya lebih besar.

Dan yang tak kalah penting bagi nasabah, produk ini termasuk asuransi syariah. Jadi, murahnya dapat, syariahnya juga dapat.

Demikian.


Lebih lengkap tentang rider Term Life, bisa dibaca di tautan berikut ini.


Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Serpong Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda