Asuransi umum

Asuransi Perjalanan ke Hamburg, Jerman

Kemarin (20 Februari) saya dihubungi seseorang yang meminta dibuatkan travel insurance untuk pergi ke Hamburg, Jerman, dan beberapa kota di Eropa. Dia bersama istrinya akan berangkat tanggal 28 April dan pulang tanggal 27 Mei 2020. Persis 30 hari.

Saya sarankan agar masa asuransi travelnya ditambah satu hari sampai tanggal 28 Mei, karena ada beberapa negara Eropa yang mensyaratkan minimal 31 hari. Saya tidak tahu apakah Jerman termasuk atau tidak, tapi tak ada salahnya berjaga-jaga hingga 31 hari. Kebetulan preminya sama.

Kenapa berangkatnya masih dua bulan lagi tapi membuat asuransi travelnya sekarang? Karena polis travel insurance dibutuhkan untuk membuat visa. Nasabah akan membuat visa Schengen (visa ke negara Eropa) di VFS Global pada tanggal 24 Februari.

Berikut adalah sertifikat polis Travel Pro selama 31 hari ke Eropa.

Preminya adalah 1.659.000 untuk berdua. Sangat murah dibanding manfaat yang diperoleh, seperti biaya medis hingga 1,4 miliar, pembatalan dan penundaan pesawat, cacat tetap atau meninggal karena kecelakaan, dan lain-lain.

Selengkapnya tentang asuransi perjalanan Travel Pro dapat dibaca di SINI.

Bagi anda yang hendak melakukan perjalanan ke Eropa, entah itu ke Jerman, Belanda, Perancis, Portugal, Spanyol, Inggris, atau ke mana pun itu, silakan menghubungi saya untuk mendapatkan polis asuransi perjalanan Travel Pro.

Kontak saya:

Asep Sopyan (HP/WA 082111650732, email myallisya@gmail.com)

Asuransi umum

Asuransi Perjalanan sebagai Persyaratan Membuat Visa Schengen

Baru saja saya membantu seorang nasabah membuat polis asuransi perjalanan Travel Pro. Dia dan empat temannya hendak melakukan perjalanan dinas ke Wina Swiss pada tanggal 21 Februari sd 8 Maret 2020. Jadi mereka memesan Travel Pro pada tanggal tersebut sebagai salah satu syarat untuk membuat visa Schengen (visa untuk bepergian ke negara-negara di Eropa).

Namun ketika polis sudah dibuat, premi sudah dibayar, dan mereka hendak melampirkan polis tsb di persyaratan visa, ternyata pihak kedutaan Swiss mensyaratkan polis travel harus berdurasi lebih dari 30 hari (31 hari atau lebih). Ini saya baru tahu juga. Terima kasih kepada nasabah.

Jadi nasabah mengajukan tambahan waktu untuk polisnya, sehingga masa asuransi menjadi 21 Februari sampai 22 Maret 2020 (persis 31 hari). Premi pun tentunya naik, dari sebelumnya 3.607.000 menjadi 4.527.000 untuk lima orang. Alhamdulillah.

Berikut ini adalah persyaratan membuat visa Schengen, seperti saya peroleh dari berbagai sumber:

  1. Mengisi formulir visa Schengen. Bisa diunduh di https://www.government.nl/documents/forms/2013/02/22/schengen-visa-application-for.
  2. Paspor yang masih berlaku, minimal 6 bulan sejak akan bepergian.
  3. Foto diri sesuai ketentuan negara tujuan
  4. Lembar pernyataan dan bukti perjalanan
  5. Bukti pemesanan tiket pesawat
  6. Bukti pemesanan akomodasi hotel
  7. Rekening koran 3 bulan terakhir
  8. Surat keterangan kerja dan surat keterangan penghasilan (bagi yang bekerja).
  9. Polis asuransi kesehatan atau asuransi perjalanan.

Nah, tentang syarat yang terakhir ini, ternyata tidak sembarang polis asuransi bisa dipakai. Polis tersebut harus menanggung biaya medis sekurang-kurangnya 30 ribu euro (hampir 500 juta rupiah). Termasuk biaya medis adalah perawatan di rumah sakit, layanan bantuan darurat dan repatriasi, termasuk kejadian kematian.

Kabar baiknya, semua paket dalam produk Travel Pro telah memenuhi persyaratan ini. Paket terendah, yaitu plan Superior, menanggung biaya medis hingga 700 juta. Plan di atasnya, Deluxe, menanggung biaya medis hingga 1,4 miliar. Bahkan plan Premier menanggung biaya medis hingga tak terbatas.

Berikut tabel manfaat Travel Pro.

Seperti terlihat pada tabel di atas, manfaat Travel Pro sangat luas dan lengkap, bukan hanya biaya medis (poin B), tapi juga segala gangguan terkait perjalanan, seperti pembatalan perjalanan, penundaan, perubahan jadwal, masalah terkait bagasi, kecelakaan, kematian, kehilangan dokumen perjalanan, hingga tanggung jawab pribadi jika terjadi sesuatu yang merugikan orang lain di negara tujuan.

Bagaimana preminya? Silakan dicermati dalam tabel berikut ini:

Jika anda hendak ke Eropa, seperti info yang saya peroleh dari nasabah saya di atas, minimal durasi polisnya adalah 31 hari. Jadi anda dapat memilih premi pada tabel yang paling bawah.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Jadi agen asuransi Allianz sejak November 2011

Asuransi umum

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan oleh Peserta Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan (travel insurance) sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal tidak terduga yang mungkin terjadi selama perjalanan.

Setelah membeli asuransi perjalanan, penting juga untuk anda ketahui hal-hal yang perlu diperhatikan dan atau anda siapkan sebelum berangkat.

Pertama, pahami hal-hal yang ditanggung dan yang tidak ditanggung dalam polis asuransi perjalanan anda. Ini bisa dilihat di tabel manfaat yang ada di buku polis asuransi perjalanan (dikirim ke email). Tapi soal ini mestinya sudah dipahami sebelum membeli polis.

Kedua, catat nomor kontak dan email penting, yaitu:

  1. Nomor kontak layanan darurat
  2. Nomor kontak perusahaan asuransi penyedia produk
  3. Email perusahaan untuk pengajuan klaim

Semua kontak tsb ada di buku polis elektronik yang dikirim ke email.

Catat juga kontak agen anda, jika membeli asuransi melalui agen.

Ketiga, simpan dokumen-dokumen berikut ini karena dibutuhkan jika terjadi klaim:

  1. Tiket pesawat (boleh fotokopi/print out).
  2. Boarding pass asli.
  3. Tiket itinerary seluruh perjalanan (tiket bus, tiket tempat wisata, tiket paket liburan, dll) dari mulai berangkat, di negara tujuan, dan kembali ke tempat asal.
  4. Fotokopi paspor dengan cap imigrasi untuk tiap tanggal keberangkatan dan tanggal kepulangan.
  5. PIR (Property Irregularity Report) dan/atau tag bagasi (diperlukan untuk klaim kehilangan barang/bagasi/paspor).
  6. Form klaim (ada di email)

Selain itu, untuk tiap jenis klaim ada dokumen yang berbeda-beda. Misalnya untuk klaim perawatan medis, diperlukan resume medis dari dokter, kuitansi asli, resep, hasil tes diagnostik, dan lain-lainnya. Untuk klaim kecelakaan lalu lintas, diperlukan laporan polisi. Untuk klaim kehilangan barang, diperlukan kuitansi asli barang-barang yang hilang.

Anda boleh membuang atau memusnahkan seluruh dokumen tersebut hanya jika anda sudah kembali ke rumah anda dengan selamat tak kurang suatu apa.

Demikian. []


Untuk membeli produk asuransi perjalanan dari Allianz (Travel Pro), silakan klik di SINI, atau hubungi kontak di bawah ini:

Asep Sopyan (Agen Asuransi Umum)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan